Pendekar Tiga Dunia

Pendekar Tiga Dunia
186: Jatidiri Roh Gadis Suci


__ADS_3

Mendengar ucapan Roh Gadis Suci itu, Yao Chan sempat tertegun, namun itu tidak membuatnya menahan tenaga menghadapi Roh Pedang Gadis Suci itu.


Ia melesat dengan langkah Dewa Angin dan menggunakan Jurus Tinju Naga. Kurang dari sedetik ia telah berada di hadapan Roh Gadis Suci dan mencecarnya dengan jurus Dari Kitab Dewa Naga itu.


Roh Gadis Suci tersenyum tipis, serangan tinju Yao Chan pada titik buta dari bagian tubuhnya, dengan mudah ia hindari bahkan gerakan tipuan jurus itu pun, bisa ia baca dengan tepat.


Yao Chan mendengus kesal setelah puluhan jurus, tak satu pun pukulannya mengenai sosok gadis yang masih saja tersenyum menerima serangan hebat darinya.


Saat hendak mengganti jurusnya, Yao Chan memperlihatkan celah terbuka yang dimanfaatkan gadis itu dengan cepat.


Sebuah tendangan kembali bersarang pada pinggul Yao Chan membuatnya kembali membentur sebuah pohon hingga hancur berkeping-keping.


"Lambat, gerakan mu masih terlalu lambat."


Mata Zhu Yin melotot lebar mendengar perkataan Roh Gadis Suci itu. Ia tidak bisa melihat gerakan calon suaminya itu karena begitu cepat ia bergerak. Namun hal itu masih dikatakan lambat oleh Roh Gadis Suci.


"Ayolah ... dulu kau begitu mudah mengalahkan aku, hingga membuatku .. "


Perkataan roh Gadis Suci terhenti, saat melihat sesosok Naga berbentuk api melesat kearahnya, dengan sangat cepat.


Ia berhasil menghindari serangan itu dengan tersenyum, namun sebuah serangan dari naga api yang lain kembali melesat kearahnya. Dua Sosok Naga dari energi qi itu, kembali menyerangnya dari dua sisi.


Roh Gadis Suci itu, terlihat tenang walau kedua serangan itu hanya berjarak dua jengkal lagi dari dirinya.


Sesaat sebelum tubuhnya terhantam sosok naga api itu, ia melesat dengan sangat cepat menghindari serangan energi yang akhirnya saling berbenturan itu.


BLAAAAR


Tubuh Zhu Yin terpental akibat fluktuasi udara yang berguncang sangat hebat efek dari benturan itu. Namun Roh gadis suci berhasil menahan tubuhnya agar tidak membentur sebuah batu besar di belakangnya.


Yao Chan mendengus kesal, ia benar benar sangat marah melihat serangan hebat dari tekniknya, tidak satupun yang bekerja pada Roh Gadis Suci tersebut.

__ADS_1


Setelah menyelamatkan Zhu Yin, roh Gadis Suci melambaikan tangannya, sebuah kubah perisai kasat mata telah ia buat untuk melindungi Zhu Yin dari tekanan energi qi Yao Chan.


"Masih adakah teknikmu yang belum kau keluarkan? Jika belum, keluarkanlah sebelum aku balas menyerangmu."


Merasa diremehkan oleh sosok Roh Gadis Suci itu, Yao Chan menggeram sesaat sebelum menggunakan teknik Auman Naga dari Kitab Dewa Naga.


GOOOOAAARRRR


Suara yang yang sangat keras membuat udara di depan mulut Yao Chan berfluktuasi membentuk lingkaran-lingkaran kecil yang semakin membesar dan melesat ke arah Roh Gadis Suci dengan sangat cepat.


Lingkaran udara yang terbentuk akibat Fluktuasi itu tidak hanya satu arah melainkan ada tiga arah. Dimana dua lainnya tidak mengarah kepada Roh Gadis Suci melainkan ke arah kanan dan kiri Yao Chan.


Hal itu membuat Roh Gadis Suci tersenyum mengejek Yao Chan.


GOOOOAAARRRR


Di luar dugaan Yao Chan, Roh Gadis Suci itu menggunakan teknik yang sama dengan yang Yao Chan gunakan. Membuatnya bertanya-tanya darimana Roh Gadis itu mempelajari teknik itu.


Dua lingkaran udara itu bertemu dan saling berbenturan namun lingkaran udara yang Yao Chan buat tertelan oleh lingkaran suara dari Roh Gadis Suci.


Lingkaran udara itu terus melesat kearah Yao Chan dengan suara yang memekakkan telinga, Yao Chan tak sempat lagi menghindarinya.


Serangan Auman Roh Gadis Suci mengurung Yao Chan yang membuatnya segera menutup telinga dan mengerahkan energi qi untuk melindungi bagian itu.


Roh Gadis Suci mengibaskan tangannya saat melihat darah keluar dari telinga Yao Chan. Lingkaran udara yang mengurung Yao Chan, sirna akibat kibasan itu.


Yao Chan jatuh terduduk, dengan telinga dan tangannya yang terlihat berdarah. Ia segera bermeditasi dan menyembuhkan luka itu dengan bantuan Mutiara Jiwa Naga.


Zhu Yin terpekik melihat hal itu, namun Roh Gadis Suci, mengangkat tangannya untuk menyuruh Zhu Yin diam dan tak perlu khawatir.


Beberapa saat kemudian, Yao Chan membuka matanya seraya bangkit, seluruh luka di telinganya telah sembuh seperti sediakala.

__ADS_1


Tenaganya pun kembali pulih setelah mengeluarkan teknik Auman Naga yang sangat menguras Energi qi nya itu.


Ia berjalan santai ke arah Roh Gadis Suci yang segera melipat kedua tangannya di dada saat menyadari Yao Chan menatap lekat di bagian itu.


Wajah Roh Gadis Suci itu memerah, ia terkadang merasa risih dengan kelebihan pada bagian itu, yang sebenarnya banyak diinginkan oleh para gadis.


Yao Chan mengalihkan pandangannya dan menggaruk kepala menyadari yang dilakukannya itu sebuah hal yang memalukan. Hanya saja ia tak bisa untuk tidak melihat kelebihan yang indah itu.


"Bagaimana kau bisa menggunakan Teknik Auman Naga yang berasal dari Kitab Dewa Naga itu?"


"Kau yang mengajari aku teknik itu, melihat kau menggunakan teknik seperti tadi, aku teringat saat pertama kali menggunakannya. Memiliki tiga arah lingkaran udara."


Yao Chan tidak bisa untuk tidak terkejut, ia memandang lekat wajah cantik Roh Gadis Suci itu yang tersenyum sangat memikat kepadanya.


Namun bola matanya yang hitam semua membuat Yao Chan tak bisa menatapnya berlama-lama.


"Tentu kau ingin bertanya mengapa kau mengajari aku teknik itu, dan siapa sebenarnya aku hingga mengetahui banyak tentang dirimu."


Lagi-lagi Yao Chan dibuat terkejut oleh Sosok Roh cantik yang bisa dengan tepat menebak apa yang sedang ia pikirkan.


"Maukah kau menceritakan bagaimana diriku di masa lalu, dan siapa dirimu sebenarnya bagiku dimasa lalu?"


"Aku bisa menjawab pertanyaan terakhir mu, karena untuk menjawab pertanyaan pertamamu, waktuku tidak akan cukup. Ketahuilah, Aku adalah tunangan mu dimasa lalu, tunangan yang kau tinggalkan mati karena kejahatanmu yang sangat mengerikan."


Wajah Roh Gadis Suci terlihat sedih sementara Yao Chan terkejut senang mendengar hal tersebut.


Tidak memperdulikan wajah Yao Chan yang terkejut senang, Roh Gadis Suci mulai menjelaskan bahwa sosok dirinya yang Yao Chan lihat adalah sosok rohnya saja, sedang tubuhnya masih tersegel di sebuah tempat di Dunia Kultiva.


Roh Gadis Suci juga menjelaskan bahwa kekuatan Yao Chan masih rendah saat ini, yaitu Pendekar langit Tahap Awal. Sedang Sosok Yao Chan dimasa lalu telah berada pada tingkat Pendekar Dewa Tahap Awal. Dua tingkat diatas tingkatannya saat ini.


Yao Chan terkejut mendengar hal itu, ia ingin bertanya lebih lanjut, namun Roh Gadis Suci itu terlihat mulai samar, kata terakhir yang diucapkan Roh Gadi Suci membuat Yao Chan tidak sabar untuk menunggu waktu berganti hari.

__ADS_1


*****


__ADS_2