Pendekar Tiga Dunia

Pendekar Tiga Dunia
223: Murka Seribu Naga


__ADS_3

Menyadari sosok pemuda reinkarnasi Yuan Long berniat membunuh mereka, Ketua Zeng Hu segera mengeluarkan senjata dari Gelang Ruang dimensinya.


Sementara Tetua Zhao Wu segera mengalirkan qi-nya ke arah kedua telapak tangannya.


Keduanya tidak ingin gegabah saat mengetahui Yao Chan adalah Reinkarnasi Yuan Long.


Dengan golok besarnya, Ketua Zeng Hu kembali menyerang Yao Chan dan bergerak lebih Cepat dari sebelumnya.


TRANG!!


DUAG !!


Mata ketua Zeng Hu molotot lebar saat goloknya mengenai tubuh Yao Chan dan memperdengarkan suara seperti dua besi yang saling berbenturan.


Tetua Zhao Wu yang menyerang sedikit lebih lambat dari ketua Zeng Hu segera melepaskan tendangan kuat yang tepat mengenai punggung Yao Chan.


Tendangan itu melemparkan tubuh Yao Chan sejauh tiga puluh meter dengan punggung yang serasa remuk.


“Serangan Pendekar Dewa memang berbeda dengan Pendekar Roh, mampu membuat dada ku sesak seperti ini.”


Yao Chan berdecak kesal setelah berguman demikian, karena Ketua Zeng Hu kembali menyerangnya dengan tebasan kuat kearah lehernya.


Yao Chan segera menangkis tebasan tersebut dan balik menyerang dengan Jurus Murka Jiwa Pedang.


Lagi-lagi Tetua Zhao Wu menyerang Yao Chan dari belakang punggung dengan serangan tinjunya dimana terlihat kepalan tangannya membara terbungkus api.


Yao Chan yang sudah menduga akan hal tersebut, segera berbalik dan dengan Jurus Tinju Naga Es,


BLAM


Api di tangan Tetua Zhao Wu seketika padam dan tangannya segera saja membeku saat tubuhnya terpental belasan meter akibat beradu tinju dengan Yao Chan.


Sementara tubuh Yao Chan terpental dua meter dan nyaris saja lehernya tertebas golok Ketua Zeng Hu yang melesat sangat cepat.


Ia berhasil menghindari tebasan tersebut dan kembali menyerang dengan jurus Murka Jiwa pedang.


Pertarungan dua lawan satu pun mulai berlangsung dengan sengitnya. Sementara Lin Mo yang sudah tiba beberapa waktu lalau terpana melihat pertarungan yang tidak bisa Ia lihat gerakannya dengan jelas.


Walau kini memiliki tingkat Pendekar Dewa level 2, namun tidak mudah bagi Yao Chan sekalipun untuk merobohkan kedua Orang di tingkat Pendekar Dewa Level satu tersebut.

__ADS_1


Pertarungan semakin mendahsyat saat energi Pedang maupun energi tombak yang digunakan oleh Tetua Zhao Wu, melesat keluar dan berbenturan di udara.


Kedua Petinggi Klan Naga Hitam itu, merasa kesal karena belum bisa merobohkan Yao Chan yang semakin lama semakin meningkatkan kecepatan serangannya.


“Pedang Bayangan!”


Yao Chan segera mengubah secara tiba-tiba serangan Pedangnya dengan menggunakan energi pedang yang telah teraliri energi qi sangat besar.


Yao Chan menghilang dengan jurus berpindah tempat dalam sekejap dan berada di belakang keduanya.


Ia pun melepaskan enam bayangan pedang dengan Energi qi. Bayangan pedang itu terlihat sangat nyata, membuat kedua lawannya berjibaku berusaha menghindari dan menangkisnya.


Pedang bayangan itu Yao Chan kendalikan dengan Teknik Pedang melayang, membuat ke enam bayangan pedang, menyerang dari arah berbeda dan terlihat seperti di kendalikan oleh banyak orang.


Ketua Zeng Hu segera melesat mundur sejauh dua puluh meter dan segera saja golok besarnya itu terangkat ke udara.


Golok pusaka itu bersinar terang sesaat setelah Ia mengaliri energi qi dalam jumlah yang besar.


Tetua Zhao Wu segera melesat menjauhi ke enam pedang yang masih saja menyerang dirinya dengan dahsyat itu, saat melihat serangan yang akan di gunakan oleh Tetua Zeng Hu.


Dari Golok itu pun, melesat sebentuk ular naga berwarna hitam yang sangat besar dan semakin panjang saat menderu ke arah enam Pedang Bayangan buatan Yao Chan


BLAAR BLAAR BLAAR


BLAAR BLAAR BLAAR


Tidak hanya sampai di situ saja, kepala ular naga itu menderu ke arah dimana Yao Chan berada dan segera bersiap dengan jurus terkuatnya.


Setelah memasukan Pedang Dewa Perang, Yao Chan segera mengalirkan Energi qi dalam jumlah besar pada kedua telapak tangannya.


Sedetik kemudian terlihat dua ekor kepala Ular Naga berwarna kuning keemasan dari kedua telapak tangannya dan langsung saja terbuka mulutnya.


Seribu Ular Naga kecil berwarna kuning itu, segera melesat dan menghujani Ular Naga besar.


BOOOM


Setiap satu ular naga kecil meledak kuat saat menghantam ular naga itu membuat Sosok ular Naga pun hancur dan meledak dengan suara yang sangat keras.


Zeng Hu terkejut saat mendapati serangan kuatnya itu, hancur meledak oleh ribuan ular naga kecil yang terlihat lemah namun memiliki daya ledak yang sangat besar.

__ADS_1


Tetua Zhao Wu yang hanya melihat Serangan Ketua Zeng Hu telah gagal, lalu melesat mendekati Ketua Klan Naga Hitam itu.


“Ketua, Kita serang sekali dengan gabungan Serangan kita berdua.”


“Baiklah … Kerahkan segenap Kekuatan kita, hanya dengan cara ini kita mungkin bisa mengalahkannya.”


Ketua Zeng Hu menyetujui hal tersebut dan segera bersiap mengeluarkan jurus yang sama dengan kekuatan yang dua kali lipat lebih besar dari sebelumnya.


Tetua Zhao Wu pun melakukakan hal yang serupa, Ia mengalirkan kekuatan penuhnya ke dalam tombak Pusakanya yang kini mengeluarkan cahaya biru yang sangat panas.


“Rupanya mereka berdua memang sudah ingin mati dengan menyerang sekuat itu.”


Yao Chan yangn melihat hal tersebut, segera menyiapkan Jurus Tangan Seribu Naganya dengan kekuatan penuh.


“Li’er Buat perisai untuk melindungi mereka!”


Yao Chan segera berteriak kepada Gong Li yang juga mengetahui akan kekuatan serangan gabungan itu.


Gong Li pun segera melesat ke arah lima orang gadis rekannya, hal sama dilakukan oleh Lin Mo. Gong Li pun segera membuat perisa energi dengan mengerahkan sembilan puluh persen energi qi yang Ia miliki.


Hal ini dilakukan Gong Li karena dirinya mengetahui sebesar apa akbiat dari ledakan kedua energi mereka nanti.


“Teknik Seribu Tangan Naga, Jurus Murka Seribu Naga”


Yao Chan segera berteriak keras dan dari kedua tangannya melesat ratusan ekor Naga yang sangat besar dan menderu ke berbagai arah lalu melesat kembali menyerang ke arah Ketua Xeng Hu dan Tetua Zhao Wu.


Seekor ular Naga hitam keluar melesat dari Golok Ketua Zeng Hu dan Tombak Tetua Zhao Wu mengeluarkan Seekor Naga yang sama besar yang berwarna biru.


Kedua Ular Naga hitam dan biru tersebut meliuk-liuk satu sama lain dan segera melesat ke arah Yao Chan.


Namun lima ratus ular naga dari energi yang besarnya setengah dari besar ular naga hitam dan Biru itu, melesat menghadang kedua energi Ular naga hitam bIru.


BLAAAAAAMMM


Suara dentuman menggelegar membuat Dunia Moxian bergetar dalam radius sepuluh kilometer dari sumber ledakan.


Dua Ular Naga hitam dan Biru Lenyap dan lima ratus ekor Ular Naga dari energi qi Yao Chan, segera melesat menyerang kedua lawannya yang sedang terkesiap melihat serangan gabungan mereka berdua, telah gagal.


******

__ADS_1


__ADS_2