Pengantin Simpanan

Pengantin Simpanan
Episode 2:


__ADS_3

Sejak Axelle kerumah Suri sejak itu pulalah kehidupan Suri dan ibunya sedikit terbantu. Setiap hari


Axelle menyuruh anak buahnya untuk mengantar makanan ataupun pakaian layak


bahkan Axelle berniat untuk membelikan rumah agar tinggal di tempat layak.


Tapi, Ibu menolak karena tidak ingin memiliki utang budi. Menurut ibu hidup


sederhana lebih enak disbanding hidup atas belas kasih orang.


Setiap hari suri selalu


diantar kesekolah oleh Axelle bahkan di jam sibukpun ia menyempatkan diri untuk


menjemputnya pulang. Hal yang indah sebelum terjadinya kerusuhan


Axelle menunggu Suri di


depan pintu rumahnya tak lama dua orang preman datang tanpa permisi ia masuk


dan mendatangi ibunya Suri


‘’Om mau apa? Ibu sedang


sakit.’’ Kata Suri sambil menghadang jalannya. Salah sau preman itu memegang


kepala Suri lalu meminggirkannya.


‘’Sakit? Hah kami butuh


pelampiasan jadi biarkan kami lewat, kamu pergilah sekolah.’’ Kata Preman itu,


Suri mendengar suara batuk ibunya.


‘’Jangan.’’ Kata Suri sambil


menarik baju preman itu.


‘’Hei, gak dengar kata gadis


ini.’’ Axelle angkat suara.


‘’Diamlah mister, ibunya


Suri ini dulu pelacur dan jadi langganan kami untuk bermain.’’ Jawab preman


satunya.


‘’Oke, Suri kemarilah.’’


Axelle membawa Suri keluar.


‘’Ibu… Ibu.’’ Panggil Suri


seraya menangis ia memberontak tak ingin ikut.


‘’Suri, diamlah aku akan

__ADS_1


membantumu.’’ Kata Axelle. Axelle mengeluarkan gawainya lalu menelfon anak


buahnya untuk memberesi dua preman tersebut.


‘’Datanglah ke sini dan


habisi dua preman itu. bawa ibu gadis itu ke rumah sakit terdekat untuk di


rawat.’’ Kata Axelle setelah itu mneutup telfonnya.


‘’Ayo kuantar sekolah,


percayalah denganku Suri.’’ Kata Axelle dan Suri mengangguk sambil menghapus


air matanya.


***


Dulu ibunya adalah seorang


wanita baik- baik tapi ia terpaksa menjual dirinya demi menghidupi Suri yang


waktu itu pernah kecelakaan dan butuh biaya besar. Papah Suri waktu itu memilih


untuk pergi dan tidak bertanggung jawab, ia pergi untuk menikahi janda kaya


yang memiliki harta yang berlimpah.


Setiap malam ibunya menjadi


mereka, lalu lama- kelamaan Suri mulai besar dan di bully oleh temannya karena


memiliki ibu seorang lonte binal. Melihat anaknya di ejek akhirnya ibu berhenti


dan mengurung diri dirumah makan sekedarnya dan mengurusi Suri.


Setiap lelaki yang datang


Ibu harus bersikap datar dan menolak bila melayani klien terlebih ia sudah


mulai sakit- sakitan. Untung saja Suri merawatnya dan menjaga dirinya saat ini.


****


Suri pulang sekolah ia


dengan terburu- buru ia pulang kerumahnya dan ia langsung terduduk ketika rumah


itu rata dengan tanah.


‘’Ibuku.’’ Suri menangis


tapi dua tangan kokoh memegang pundaknya dan membantunya berdiri.


‘’Jangan menangis jadilah


kuat seperti ibumu. Ibumu berada di rumah sakit.’’ Kata Axelle. Suri menghapus

__ADS_1


air matanya lalu berdiri


‘’Ayo.’’ Axelle membawa Suri


menuju mobilnya dan mengantarkannya ke rumah sakit. Sampai disana ia mengikuti


langkah Axelle hingga sampai disebuah ruang yang hanya ada ibunya di dalam


sana.


‘’Ibu kenapa?’’ Tanya Suri.


‘’Ibumu berada diruang


isolasi, ia tidak bisa didekati karena masa kritis.’’ Kata Axelle. Axelle tadi


berkonsultasi dengan dokter katanya Ibunya suri mengalami infeksi mulut Rahim


dan sudah sangat parah karena tidak segera di sembuhkan lalu memiliki gangguan


saluran pernafasan kritis hingga ketika ia batuk akan meneluarkan darah.


Suri menghapus air matanya


ia kemudian duduk seraya memanggil


‘’Ibu… Ibu… Ibu…’’


Sungguh jika ibunya mati ia


sama siapa dan bagaimana nasibnya. Axelle duduk di samping Suri dan melihat


gadis malang itu.


‘’Ibumu tidak bisa di rawat


disini minimal harus keluar kota untuk mendapatkan penanganan yang maksimal.’’


Beritau Axelle. Suri berfikir mau dapat biaya dari mana kalau harus keluar


kota. Suri akhirnya menatap Axelle untuk pertama kalinya ia berani menatap


manik mata tajam lelaki itu.


“Dulu ibuku menjual dirinya


demi kesembuhanku sekarang aku akan menjual diriku demi kesembuhan ibuku.’’


Kata Suri


Flashback


Lima tahun kemudian…


Wanita cantik dengan dress putih gading tengah berdiri


di depan balkon sambil melihat

__ADS_1


__ADS_2