Pengantin Simpanan

Pengantin Simpanan
Episode 23


__ADS_3

maaf, bukannya berenti nulis dan tidak menamatkan cerita, akhir- akhir ini sibuk kerjain novel lain, repost cerita di platform lain hehe. jangan lupa beli ebook'' karyaku do google play, tulis aja namaku Putri maheta nanti keluar semua novel buatanku. follow imstagramku Putrimahetta******. cerita di google play gak kalah seru dari ini kok, best seller novelku the secret keana... boleh mampir dan di beli.


terima kasih sudah menunggu kelanjutannya.


*************


 ‘’Jadi gini...’’ Kimberly mulai menjelaskan. ‘’Saaat Mba Lonas datang ke kaffe ia


diam- diam memperhatikan saya dan memberi senyum. Agak aneh, lalu saya


mendatanginya dan melayaninya. Saat itu ia menyuruh saya duduk dan berkenalan.


Flashback


‘’Namau siapa?’’ tanya Lonas.


‘’Nama saya Kimberly, Mrs.’’ Jawab Kimberly.


‘’Jam berapa pulang?’’ tanya Lonas lagi.


‘’Jam delapan malam, Memangnya ada apa ya?’’


‘’Tidak apa- apa, Oh ya... nama saya Lonas salam kenal...’ Lonas


mengulurkan tangannya dan Kimberly menerimanya.


‘’Oh, kalau gitu mau pesan apa Mrs?’’


‘’Mokacino aja...’’ jawab Lonas. Kimberlyy mencatat pesanannya dankan


segera pergi.


‘’Kalau gitu silahkan ditunggu.’’ Kimberly  membungkuk sedikit lalu pergi.


**


Pertemuan kedua di hari yang berbeda Lonas datang kali ini di saat Kimberly


pulang kerja.


‘’Erly?’’ Lonas melambaikan tangannya ke Lonas yang baru saja keluar dari


restoran.


‘’Iya, ada apa Mrs?’’ tanya Kimberly.


‘’Ayo ikut saya.’’ Dengan sedikit kasar Lonas memegang pergelangan


tangannya dan masuk ke dalam mobil.


‘’Erly maukah membantuku? Aku akan memberikanmu imbalan 5M, pekerjaannya


gampang kok. Kamu menggantikan posisi istri muda suami saya untuk memiliki


anak. Sebenarnya ini terlalu cepat apaagi kita baru bertemu, tapi please mau


ya?’’ kata lonas. Kimberly langsung tercekat ia merasa di terpa angin topan


yang ingin menjatuhkannya dari tepi jurang.


‘’maaf Mrs , saya tidak mengerti. Lagia  kenapa harus saya di ikutkan itu kan masalah


anda.’’ Kata Kimberly yang terang- terangan menolak.


‘’Tidak lama, kamu punya putra tampan kan?’’ beritahu Lonas.


Kimberly langsung menegang jangan- jangan anaknya akan jadi sanderanya ck.


‘’Terus? Kenapa? Maaf ya Mrs. Lonas... saya tidak ingin terlibat dengan


anda dan menjadikan anak saya sebagai sandera anda. Jangan pernah sentuh anak


saya apapun keadaannya.’’ Kimberly menarik tuas mobil dan hendak ingin keluar. Lona


menahan Kimberly.


‘’Kamu akan bekerja di perusahaan terkenal jadi serketaris CEO. Pekerjaanmu


mudah ambil hari suami saya dan kamu hamil anaknya, setelah hamil aku akan


bayar kamu 5M dan tinggalkan anakmu bersama suami saya.’’ Kata Lonas.


‘’Di mana perusahannya?’’ tanya Kimberly, bukan ia bukan tertarik dengan penawaran


Lonas namun adalah masalah lain.


‘’PRC company.’’ Jawab Lonas.


Kimberly langsung berfikir, perusahaan itu adalah tempat di mana seseorang

__ADS_1


bekerja dan membuatnya hamil di usia muda.


‘’Baik, aku akan membantumu Lonas, hanya satu tahun setelah itu kirimkan


aku uangnya. Kapan aku bisa bekerja di sana?’’ tanya Kimberly.


‘’Secepatnya kamu siap.’’


‘’Besok aku bekerja disana.’’ Jawab Kimberly.


Tujuan sebenarnya bukan untuk mendekati Ceo tetapi mencari ayah dari


anaknya.


Flashback


‘’Tjuan saya bukan untuk Pak


Allexe tetapi mencari ayah dari anak saya. Hanya itu... masalah uang 5M saya


tidak mengambil karena Lonas belum memberikannya.’’ Kata Kimberly jujur. Allexe


dan Farel bernafas lega sedangkan Suri menghapus air matanya namun Gerald


menegang ia berbeda sendiri.


‘’Jadi saya minta maaf untuk


Mba Suri, saya tidak bermaksud apa- apa disini.’’ Kimberly mendekati Suri dan


meminta maaf. Suri tersenyum dan menggeleng pertanda tidak apa- apa.


‘’Gakpapa, lain kali jangan


seperti itu. Bagaimana kalau suamimu diambil? Apalagi kamu sudah mencintainya


sejak remaja.’’ Kata Suri. Allexe langsung menatap Suri.


‘’Jadi waktu itu kamu sudah


suka sama aku hm?’’ goda Allexe ke Suri. Suri langsung menengok ke Allexe dan


salah tingkah


‘’Eh enggak juga, Cuma suka aja


lihat bule- bule hehe.’’ Jawab Suri. Allexe mencubit pipi Suri lalu merangkul


istrinya.


samanya. Terus aja bersnadiwara seolah- olah mengejarku. Aku sedang menyelidiki


Lonas dan menceraikannya.’’ Kata Allexe serius.


‘’Baik pak.’’ Jawab Kimberly.


‘’Permisi, jadi ayahnya anakmu


siapa dong? Aku gitu? Jangan aku belum siap,’’ kata farel sambil menyentuh


keningnya. Kimberly tersenyum masam lalu menggeleng.


‘’Ayahnya bukan anda Tuan


Fareel, anda bukan tipe saya jadi tidak mungkin ayah dari Tian. Lagian waktu


itu aku mabuk dan hanya mengingat bayangannya saja. Tinggi, bajunya lebar dan


pinggangnya ramping, rambutnya persis Tian dan suaranya sangat berat dan laki


banget.’’ Jawab Kimberly


Fareel langsung datar sejelek


itukah dirinya? Suri tertawa sambil menunjuk wajar Farel.


‘’Maaf ya Tuan Fareel.’’ Jawab Kimberly.


‘’Ah jangan- jangan Gerald.’’ Tunjuk


Farel. Allexe melihat Gerald, lelaki itu kaget dan merubah ekspresinya seperti


semula.


‘’Aku penyuka sesama jenis


termasuk menyukaimu Fareel.’’ Jawab Gerald. ‘’Mana mungkin aku sama Kimberly.’’


Jawab Gerald asal.

__ADS_1


‘’Najis, lagian ciri- cirinya


mirip kamu tapi beda ding.’’


‘’Oke, jadi penjelasan tadi


sudah akurat ya. Erly tolong bantuannya. Saya akan cari ayah dari anakmu kalau


masalah ini sudah selesai.’’ Putus allexe serius.


‘’Terima kasih Tuan, Baik saya


akan menurutinya.’’


Allexe berdiri bersama Suri


lalu membawa istrinya ke kamar.


‘’Ayo sayang, temani aku mandi


dan tidur. Sejak semalam aku terjaga karena mengingatmu.’’


‘’Ayo.’’


**


Setelah sampai di kamar, Allexe


segera membuka pakaiannya dan hendak mandi sedangkan Suri menunggunya di sofa.


15 menit kemudian Allexe keluar dengan badan yang segar ia mengambil pakaian di


kper lalu memakainya.


‘’Sur.’’ Allexe mendatangi Suri


setelah memakai pakaian. Ia kemudian duduk di samping istrinya.


‘’Aku minta maaf kalau selama


ini memperlakukanmu dengan kejam. Aku menyesal.’’ Kata Allexe. Suri merapikan


rambut Allexe yang masih berair dan belum disisir.


‘’Gakpapa Al, Aku juga minta


maaf kalau ada salah.’’


‘’Sur, kamu mau kan jadi


istriku beneran? Jadi Mommy untuk baby dan mengurusnya. Aku gak sampai hati


memisahkanmu dengan mereka nanti. Setelah kupikir dan telaah kamu lebih baik


dari lonas.’’ Kata Allexe. Suri memeluk suaminya dan mengecup dagunya sekilas.


‘’Aku sayang kamu.’’ kata Suri.


Suri jadi bucin semenjak hamil.


Allexe memeluknya balik.


‘’Aku akan mengurus Lonas di


sana dan pulang dalam waktu yang cukup lama tapi aku pastikan akan pulang sebelum


anak kita lahir.’’ Allexe mengelus perut Suri.


‘’Aku akanm menunggumu Al.’’


‘’Bisakah kita ubah nama


panggilannya jadi Mommy dan Daddy atau sayang, honey or something like that.’’ Kata Allexe karena merasa


terganggu.


‘’Semua itu tidak cocok dengan


dirimu yang kejam dan jahat Allexe, Allexe, Allexe.’’ Panggil Suri berulang


kali membuat yang punya nama merasa kesal. Suri bangun dan tertawa ia segera


berdiri dan menghindar dari tangkapa Allexe nantinya. Allexe langsung berdiri


dan sekali melangkah ia mendapatkan Suri.


‘’Sepertinya  mulutmu perlu training deh.’’ Allexe tertawa


dan membawa Suri menuju kasur.

__ADS_1


‘’Al.’’ Kata Suri memelas.


‘’I know, temani aku tidur aja.’’


__ADS_2