Pengasuh Untuk Anak Angkat Ku

Pengasuh Untuk Anak Angkat Ku
part 12


__ADS_3

"apa syaratnya sebanyak ini dan aku juga harus memberikan ASI ku pada zaka,ya sudah toh hanya memberi ASI saja"batin Acha menandatangani surat itu tanpa pikir panjang lagi


melihat Acha yang sudah menandatangani surat itu,kai tersenyum tipis melihat kebodohan gadis cantik itu


"cepat sekali kenapa kau tidak baca semua nya terlebih dahulu"


"untuk apa palingan surat itu hanya berisi syarat-syara saja"


"apa kau yakin tidak menyesal karena telah menandatangani semua surat perjanjian ini"ucap kai menyakinkan sekali lagi


"bukannya itu hanya surat perjanjian untuk jadi pengasuh saja"


"gadis bodoh"


"apa maksudmu menyebut ku bodoh"


"lihat ini"ucap kai mengangkat sebuah surat yang berisi tentang pernikahan kontak yang sudah ditandatangani Acha tanpa membacanya


"apa bagaimana bisa aku menolak menikah dengan mu batalkan saja kontak nikah itu"ucap Acha yang menolak keras akan pernikahan kontak itu


"baiklah aku memberi mu dua pilihan menikah dengan ku atau ganti rugi 5 miliar"sahut kai yang tak ingin kalah berdebat


"kau tenang saja setelah 3 tahun kita akan bercerai"


"b baiklah tapi aku ingin selama pernikahan pihak pria tidak boleh menyentuh pihak wanita"jawab Acha dengan bibir gemetar


"aku tidak janji soal itu"sahut kai lagi sambil berjalan ke arah ayunan zaka


"persiapkan diri mu aku memberi mu waktu sebulan penuh untuk kau merawat diri"ucap kai dibalas anggukan oleh Acha


"ya Tuhan apa secepat ini aku akan berkeluarga"batin Acha meneteskan air mata


"jangan menangis seperti itu aku tidak akan memakan mu"

__ADS_1


"siapa yang menangis"sahut Acha sambil menghapus air matanya


sebenarnya kai juga kasian melihat Acha yang menangis seperti itu, tapi apa boleh buat itu juga salah nya sendiri menandatangani kontrak itu tanpa membacanya


"jangan menangis lagi kemari duduk di samping ku"mendengar ucapan kai dengan langka gonta-ganti Acha berjalan ke arah sofa tempat kai duduk


"apa yang kau tangisi Hem"tanya kai lembut menarik kepala Acha untuk bersandar di bahunya


"tidak ada aku hanya sedih saja mood ku sedang tidak baik"balas Acha berbohong


"tuan bagaimana dengan kuliahku"ucap Acha mengalihkan pembicaraan


"kau tidak perlu khawatir meski tidak ikut kelas kau akan tetap di wisuda tepat waktu"balas kai menjelaskan.


skip malam hari


setelah mengerjakan semua pekerjaan nya kai langsung masuk ke dalam kamar milik nya, ketika membuka pintu ia melihat zaka dan Acha yang sedang bermain layaknya anak dan ibu


"kenapa kau tidak mandi"ucap kai saat sudah berada di dekat zaka dan Acha


dengan cepat kai menahan Acha dengan memeluk pinggang nya "siapa yang menyuruhmu pulang di sini juga rumah mu"balas kai di telinga Acha


seketika juga badan Acha langsung meremang karena mendapat perlakuan seperti itu dari kai


"mandi untuk baju tenang saja aku sudah menyuruh Sam mengantarkannya untuk mu"


dengan terpaksa Acha pergi ke kamar mandi dan berendam di bathtub selama beberapa saat, setelah dirasa cukup Acha segera keluar dari kamar mandi menggunakan jubah mandi kai.


"hei kenapa kau menggunakan jubah mandi ku"


"dia itu kenapa sebentar baik sebentar jahat"batin Acha kesal dengan sikap kai yang berubah-ubah


"terus saya harus pakai apa,apa tuan mau saya bertelanjang dihadapan anda"ucap Acha kesal

__ADS_1


"hah terserah kau saja,gendong zaka aku juga mau mandi"ucap kai pasrah


selesai mandi kai keluar mendapati Acha yang masih menggunakan jubah mandi menggendong zaka, yang menangis tidak mau lepas dari Acha


"kenapa kau tidak memakai baju"


"maaf tuan saya tidak punya baju"


"dimana Sam kenapa dia tidak datang"batin kai bertanya-tanya


"kemarikan zaka pakai ini dan ambil baju ku di lemari"ucap kai memberi Acha paper bag.saat melihat isinya bluss pipi Acha merona malu bagaimana tidak isi paper bag itu adalah pakaian dalam wanita.


karena mendengar suara zaka yang semakin keras Acha bergegas memakai baju tanpa menggunakan bra, dan melapisi bajunya dengan jubah mandi kai agar tidak terlalu kelihatan.


"tuan kemarikan zaka padaku"


"kenapa dia tidak mau diam apa kau sudah memberinya makanan atau susu"tanya kai sambil menaruh zaka digendong Acha


"sudah tuan tapi dia tidak mau minum nya"sahut Acha sambil menenangkan zaka


"apa kau sudah pernah memberi nya ASI"


"belum tuan saya lupa membawa pompa ASI ku"


"coba berikan ASI langsung saja, siapa tahu dia mau diam"ucap kai khawatir karena bukannya reda malah tangisan zaka makin kencang


"b baik akan saya coba tuan"ucap Acha tak kalah khawatir


tanpa ragu lagi Acha membuka bajunya dan nampak lah dua aset masa depan itu dan memasukkannya kedalam mulut kecil zaka, sedangkan kai yang melihat itu hendak beranjak pergi tapi sebuah tangan mulus memberhentikan langkahnya dengan memegang handuk yang melilit tubuhnya,untung saja lilitan itu kuat dan tidak terlepas.saat melihat wajah Acha yang kesakitan karena zaka yang menghisap *********** sangat keras terpaksa kai membiarkan Acha memegang handuknya.


"sial kalau seperti ini aku harus mandi 2 kali"gerutu kai dalam hati


hai saya up lagi sambungnya banyak typo bertebaran ya?

__ADS_1


semoga kalian suka 😊


...^^^see you next part 🖐️🖐️^^^...


__ADS_2