Pengasuh Untuk Anak Angkat Ku

Pengasuh Untuk Anak Angkat Ku
part 23


__ADS_3

pagi yang indah pun menyongsong menggantikan malam yang bertabur bintang, disebuah kamar mewah dan luas itu terlihat satu kamar tidur king size dan satu box bayi.


dua insan yang masih tertidur pulas itu dibangunkan oleh suara panggilan dari zaka yang sudah bangun dari tidurnya,kai yang mendengar sang anak tercinta memanggil nya, perlahan membuka matanya dan yang pertama kali ia lihat adalah wajar damai Acha saat tidur.


"ada apa anak papa"ucap kai membawa zaka ke ranjang untuk bermain bersama disana.


zaka melihat sang mama belum bangun merangkak kearah Acha dan menciumi kedua pipinya, merasakan sesuatu yang basah menempel di pipinya, dengan perlahan Acha membuka matanya samar-samar ia melihat wajah tampan zaka.


"anak mama udah bangun"ucap Acha membelai lembut pipi tembem zaka


kai tersenyum tipis melihat keakraban kedua orang ibu dan anak angkatnya yang diperlakukan seperti anak kandung nya sendiri,"kau sudah tumbuh dengan baik anakku"batin Acha merasa bangga karena sudah berhasil membesarkan anak angkatnya itu.


"tuan sekarang sudah jam tujuh tiga puluh setengah menit lagi anda ada meeting"ucap Sam dari luar kamar sambil mengetuk pintu, dengan terpaksa kai harus bersiap untuk berangkat ke kantor, padahal dia masih ingin untuk melihat istri dan anaknya.

__ADS_1


entah kenapa akhir-akhir ini kai tidak rela jika berlama-lama meninggalkan kedua orang itu,"ada apa denganku"


Sam yang melihat tuan mudanya berjalan menuruni tangga dengan wajah yang murung menjadi bertanya-tanya ada apa dengan tuanya tidak biasanya dia seperti itu,


didalam mobil Sam mulai membuka percakapan dengan bertanya apa yang terjadi pada tuannya sehingga membuat nya begitu,"aku tidak tahu apa yang terjadi padaku Sam"sahut kai menatap kosong ke jalanan yang mereka lalui.


"Sam apa aku boleh bertanya padamu"


"tidak jadi bagaimana keadaan ars disana"ucap kai mengganti topik pembicaraan mereka,"dia sangat baik tuan"jawab Sam melihat spion mobil


jawab terakhir Sam menjadi penutup pembicaraan antara keduanya, keheningan terjadi hingga mereka tiba di kantor utama.


ditempat lain di rumah tempat tinggal kai, dalam kamar terlihat Acha yang berjalan kesana-kemari sambil menggigit jarinya sesekali mengecek ponselnya,"bagaimana ini"gumam Acha khawatir

__ADS_1


drettt bunyi ponsel bergetar tanda panggilan masuk rupanya Acha tadi sedang menunggu telepon dari dokter tempatnya meminta obat pencegah kehamilan, sebenarnya Acha ingin langsung menemui dokter tersebut tapi ia tidak memiliki izin untuk keluar rumah,"halo dok"sapa Acha dari seberang telepon "ia nona maafkan saya tadi saya sedang sibuk"


tanpa basa-basi lagi Acha menceritakan kekhawatiran nya kepada dokter, mendengar penjelasan Acha yang khawatir jika ia akan hamil karena semalam dia sudah berbuat tapi tidak meminum obatnya.


"anda tenang saja nona kekhawatiran anda tidak akan terjadi meskipun tidak meminum obat anda tidak akan hamil, karena satu obat bisa bereaksi selama tiga hari"jelas dokter menjawab semua kekhawatiran acha, karena sudah mendapat jawaban Acha menyudahi pembicaraan itu dan menutup telepon nya.


"hah syukurlah"ucap Acha bersyukur karena kekhawatiran nya tidak terjadi.


apa saja bisa terjadi di dunia cerita jadi jangan sangkut pautkan dengan dunia nyata,,,,,,,


kaya gak mau lanjutin cerita ini


...see you next part 🖐️🖐️...

__ADS_1


__ADS_2