Pengasuh Untuk Anak Angkat Ku

Pengasuh Untuk Anak Angkat Ku
part 75


__ADS_3

setelah itu zaka langsung membawa asael ke UKS untuk mengganti pakaiannya dan memeriksa kondisi perutnya apakah dia baik-baik saja, dingin-dingin seperti itu zaka juga peduli terhadap sesama terlebih lagi asael mungkin spesial untuk nya.


sementara itu zaka dengan santai dan tenang berjalan melewati murid-murid lainnya yang menatap ke arah mereka berdua, ada yang menatap tajam dan tidak suka tidak ada tatapan suka kecuali tatapan mata polos saudara kembar Zaki dan zeka pemandangan yang harus di laporkan kepada kai dan Acha, berbeda dengan zaka yang enteng sekali berjalan sambil menggendong nya asael justru ingin mengubur dirinya sendiri sampai ke dalam perut bumi malu yang luar biasa di rasakan nya.


karena tatapan mata yang di arahkan kepadanya serasa menusuk setiap rongga kulitnya hingga menembus tulang, terutama pada satu gadis cantik yang menatap sangat tidak suka dengan asael yang di gendongan oleh zaka, bukan hanya perempuan saja yang tidak suka namun dari kaum pria juga pandangan mereka sama-sama tidak bisa di toleransi.


zaka dan asael sama-sama menjadi idola di sekolah itu tampan dan cantik jadi jika salah satu di antara mereka ada yang memiliki atau ada yang mendekati mereka baik itu hanya teman biasa tapi jika menurut mereka orang yang mendekati idola nya sudah lebih dari teman maka mereka akan sangat marah, marah tanpa alasan yang jelas hanya karena zaka dan asael adalah idola mereka, setiap orang memiliki hak untuk bahagia.


"sudah sampai"ucap zaka menurunkan asael dengan hati-hati


"terimakasih"sahut asael segera masuk ke dalam kamar kecil yang ada di ruang UKS itu membawa beberapa pakaian ganti dan barang yang tidak perlu di sebutkan


tanpa sadar zaka menarik senyuman simpul di bibir nya melihat tingkah gemas asael, ingin sekali rasanya zaka menerkam gadis mungil itu.


setelah beberapa menit akhirnya asael keluar dengan pakaian yang baru.


"k kau masih di sini?"pertanyaan polos muncul dari bibir asael


"blazer ku"sahut zaka tanpa basa-basi menarik blazer nya dari tangan asael


"i itu"ucap asael terbata-bata


"iyuuu ambil ini bawa pulang dan cuci sampai bersih aku tidak mau melihat satu titik pun noda"ucap zaka merubah mimik wajahnya yang tadi datar menjadi jijik melihat banyak noda di blazer nya, sambil dengan kasar melemparkan blazer itu ke wajah asael dan berlalu pergi tanpa rasa bersalah meninggalkan asael yg mematung di sana


"haha ku pikir dia mulai menyukai ku"batin asael tersenyum kecut


"asael kau baik-baik saja?"tanya seorang gadis memegang bahu asael, yang baru muncul setelah memperhatikan dari jauh kelakuan zaka yang kasar melempar blazer ke wajah cantik asael


"iya tidak usah khawatir"sahut asael melempar senyum kepada Nia teman sekelasnya sekaligus teman yang benar-benar tulus padanya

__ADS_1


"zaka menyuruhku kemari untuk memeriksa kondisi mu kemari biar ku periksa perutmu"ucap Nia yang bertugas untuk memeriksa setiap murid yang di bawa ke UKS


"terima kasih kau selalu ada untuk ku"ucap asael yang membuat Nia bingung di tambah lagi asael memeluk nya dengan tiba-tiba.


dengan senyuman manis Nia mengangguk dan membalas pelukan hangat dari asael


...*************...


"ciieeee yang lagi bucin"ledek Yosua setelah zaka masuk dalam kelas


"bucin matamu"sahut zaka merebut minuman yang berada di tangan Wily dan meminumnya dengan lahap, ee bukan lahap tapi emosi karena kaleng minuman itu sampai tidak berbentuk lagi di tangan zaka


"itu minuman baru aku belum sempat meminumnya"ucap wily


menatap dengan mata yang berkedut kedut melihat minuman nya habis di minum zaka bahkan kalengnya pun remuk redam karena di remas oleh zaka


"🗿"mewakili ekspresi wajah Wily dan Yosua


"sudah jam segini kenapa belum ada guru yang masuk"tanya seorang murid lelaki kepada zaka karena tidak biasanya guru akan telat masuk seperti ini


"oh iya kau benar, tunggu sebentar aku akan mengecek di kantor"sahut zaka mengajak kedua temannya itu untuk pergi bersama ke kantor guru


...************...


hari ini kai dan Sam akan pergi ke markas baru mereka karena telah selesai di bangun tidak di butuhkan waktu yang lama.


setelah beberapa lama mengemudi akhirnya Sam memberhentikan mobilnya di sebuah gedung hitam yang sangat besar dan tinggi dan tak lupa dengan banyak kamera pengintai di dindingnya yang tidak terlihat agar memudahkan mereka mengintai sekeliling gedung besar itu,dengan kamera pengintai yang di lengkapi senjata tanpa suara musuh-musuh yang datang menyelinap masuk akan langsung mati dengan satu tembakan tanpa menimbulkan suara.


keduanya berjalan masuk menuju ke dalam gedung megah itu setelah memeriksa bagian luar, dengan penuh semangat keduanya mengeksplor tempat itu mulai dari ruang senjata,ruang eksekusi,ruang khusus,dan masih banyak ruang mengerikan dalam gedung megah itu, walaupun megah gedung itu di rancang bukan untuk tempat berwisata.

__ADS_1


"aku sangat puas dengan hasil rancangan mu"ucap kai memuji Sam karena memang Sam mengerti apa yang diinginkan oleh kai tanpa harus dijelaskan lagi


"untuk a apa ini"ucap Sam terkejut melihat kai meletakkan sebuah cek di atas meja yang berada di hadapannya yang tidak diketahui berapa nominal Rp nya


"anggap saja itu hadiah dariku untuk kerja keras mu selama ini"sahut kai sambil mendudukkan tubuhnya di kursi yang tersedia di sana


"aku sudah menerima banyak dari mu,aku tidak bisa lagi menerima ini selama hidupku kau telah membantu sangat banyak"ucap Sam tetap menolak


"oh ayolah sam ini tidak seberapa terima saja apa susahnya tinggal ambil dan masukkan dalam saku mu"ucap kai sambil mengambil cek itu dan memasukkannya ke dalam saku jas Sam


"terima kasih banyak,hanya ini yang bisa aku ucapkan"ucap Sam


dengan senyuman hangat nya kai membalas ucapan terimakasih Sam


"aku hampir lupa jika ada waktu bisakah kau dan keluarga mu datang untuk dinner bersama di rumahku?"tanya Sam dengan penuh harap supaya kai bisa datang


"tumben sekali ada apa dengan dirimu"sahut kai dengan penasaran


"aku hanya ingin keluarga kita berkumpul"ucap Sam masih penuh harap


"bagaimana jika tidak bisa"ucapan kai berhasil membuat Sam tertunduk"lesu mata yang tadinya memancarkan sinar harapan sekarang semuanya gelap


"ahaha tidak aku bercanda,mari kita dinner bersama"ucap kai tertawa kecil karena berhasil membuat Sam tertunduk lesu tidak ada yang bisa membuat Sam seperti bunga layu selama ini kecuali sekarang di hadapan kai


"baik aku menunggu kalian di rumah malam ini"sahut Sam kembali bersemangat


kai yang melihat tingkah aneh Sam menjadi heran sendiri kenapa dia seperti ini baru kali ini kai melihat tingkah Sam yang seperti ini sungguh aneh..


bersambung...🙏

__ADS_1


__ADS_2