Pengasuh Untuk Anak Angkat Ku

Pengasuh Untuk Anak Angkat Ku
part 90


__ADS_3

"mau kemana kau?"tanya ZAKA menatap ASAEL yang sedang bersiap untuk pergi.


"mati!"batin ASAEL tersenyum pahit, padahal rencananya dia akan kabur sewaktu ZAKA tertidur lelap,namun entahlah waktu tidak berpihak pada dirinya.


"a aku hanya bersiap-siap saja,hari ini ada kelas pagi"karang ASAEL tersenyum palsu di hadapan ZAKA agar ZAKA tidak curiga


"I'll kill you if you get caught lying"ucap ZAKA santai sambil tersenyum manis menatap wajah cantik ASAEL


seketika tubuh ASAEL bergetar hebat mendengar ucapan ZAKA,siapa yang mati di usia muda seperti ini pikirannya, terlebih lagi dia belum membahagiakan kedua orang tuanya dan masih banyak sisi dunia yang belum di jelajahi olehnya.


"apakah sekarang kau mencintaiku?"tanya ASAEL menatap lekat wajah ZAKA yang tengah berbaring di ranjang nya juga sambil menatap ASAEL.

__ADS_1


"obsesi"jawaban singkat ZAKA yang membuat hati ASAEL terasa nyeri seakan ditusuk ratusan jarum perasaan nya sungguh tidak bisa dijelaskan betapa sakitnya itu, ditambah lagi dengan luka memar di tubuhnya.


awalnya ASAEL berpikir akan mencintai ZAKA seperti dulu dan menyerahkan seluruh hatinya dan menjadi kan ZAKA dunianya walaupun ZAKA sedikit kasar padanya namun itu tidak menjadi masalah besar untuknya,dia percaya seiring berjalannya waktu ZAKA pasti akan berubah, namun semuanya runtuh setelah mendengar ucapan ZAKA kini hanya rasa benci yang menjalar keseluruhan hati dan pikiran nya.


"hhmphh bajingan!"sahut ASAEL penuh amarah yang tidak terbendung, dengan langkah kaki yang cepat dia melangkah keluar kamar ZAKA.


melihat reaksi ASAEL ZAKA hanya tersenyum tipis dirinya sama sekali tidak menahan ASAEL pergi.


"apa yg membuat anda seperti ini,anda mengancam saya dengan cara menjijikan ini pria bedebah!"bentak ASAEL penuh emosi entah apa yang ada dipikiran ZAKA saat ini.


"memangnya apa yang aku lakukan hmm?"sahut ZAKA melembutkan nada suaranya,sambil terus menatap wajah ASAEL seraya rebahan di atas ranjangnya.

__ADS_1


"anda sengaja menempatkan orang-orang suruhan berjas hitam itu di rumah kami,dan anda tau orang-orang itu membidik orang tuaku dari jauh menggunakan senjata api,apa yang ada dipikiran anda, orang tua saya tidak terlibat dalam hal ini,dan ini masalah antara saya dan anda jadi saya mohon jangan libatkan mereka!"ucap ASAEL berlinang air mata setelah melihat sebuah rekaman video yang ditunjukkan oleh beberapa orang tadi setelah dirinya keluar dari kamar ZAKA video itu menunjukkan bahwa kedua orangtuanya saat ini sedang tidak aman.


"aku bisa melakukan apapun kepada siapa saja tapi tidak kepada kedua orang itu"sahut ZAKA bangun dan duduk di pinggir ranjangnya sambil terus menatap ASAEL


"lalu apa maksud anda mengirim orang-orang itu?"tanya ASAEL sedikit tenang namun tatapan nya saat ini tidak bisa berbohong bahwa dia sangat membenci ZAKA.


"tidak ada, sekarang diam lah dan patuhi perintahku jika kau ingin semua tetap aman!"ucap ZAKA berdiri mengambil air minum untuknya sendiri.


"sialan"batin ASAEL menatap sinis ke arah ZAKA


"bersihkan dirimu,kita akan ke suatu tempat agar kau sedikit tenang,dan pastikan luka memar itu tidak kelihatan"ucap ZAKA tersenyum sambil menciumi pipi mulus ASAEL.

__ADS_1


"pria ini sungguh brengsek"ASAEL Hanya bisa berbicara dalam hatinya, kemudian dia langsung ke kamar mandi untuk membersihkan seluruh tubuhnya


__ADS_2