Pengasuh Untuk Anak Angkat Ku

Pengasuh Untuk Anak Angkat Ku
part 83


__ADS_3

berbulan-bulan sudah berlalu selama itu juga zaka terus berusaha untuk menghubungi asael namun, tetap zonk alias nihil, walaupun asael sudah berkali-kali mengganti nomor telepon nya dan berusaha menghindar dari zaka tetap saja zaka yang cerdik menggunakan berbagai fasilitas digital untuk melacak setiap pergerakan asael melalui layar monitor nya,dan dengan cepat dirinya mendapatkan informasi yang dibutuhkan olehnya.


tidak ada yang bisa menebak apa isi kepala zaka, pria itu memang aneh, dahulu saat asael berusaha mengejar nya dirinya malah tidak suka dan cenderung untuk berusaha menjauh dari asael,tapi sekarang setelah bertahun-tahun yang menyedihkan untuk asael akhirnya dia bisa melepaskan semua perasaannya pada zaka,dan pada rasa itu hilang kini zaka yang muncul seperti singa lapar yang berusaha mengejar mangsanya.zaka tidak bisa di jelaskan bagaimana dirinya.


"huh sebentar lagi ujian akhir,dan asael kau pikir aku tidak akan mendatangi mu?"seulas senyuman mengerikan terpancar dari sudut bibir nya, sambil menatap foto asael yang terlihat jelas pada layar ponselnya.


"asael?"tiba-tiba suara Yosua muncul di belakang tubuh zaka


"sedang apa kau di sini?"tanya zaka yang terkejut atas kedatangan Yosua yang tiba-tiba,dan sesegera mungkin zaka menyembunyikan ponselnya


"apakah sekarang zaka menyukai asael?, manusia itu memang aneh"batin Wili menatap punggung zaka yang duduk membelakangi nya


"kenapa apakah aku dan wily tidak boleh ke sini, dari tadi kami mencari mu ternyata ada di sini"sahut Yosua mendudukkan dirinya di kursi yang berhadapan dengan zaka


sebuah senyuman hangat terpancar dari sudut bibir Wili saat zaka memalingkan wajahnya menatap dirinya, yang berdiri di belakang zaka dengan tangan dalam saku celana nya.


"kenapa kalian tau aku ada di sini"tanya zaka dengan ekspresi dingin


"kau sering pergi sendiri saat jam istirahat dan kembali lagi saat jam istirahat selesai kami tidak bisa menemukan mu di lingkungan sekolah,jadi kami memasang alat pelacak yang melekat di gelang mu itu"sahut Wily berjalan mendekati mereka berdua, sambil menatap gelang yang berada di pergelangan tangan zaka

__ADS_1


tatapan mata yang tidak bisa di artikan menatap tajam Wily dan Yosua, sehingga membuat mereka agak gelisah dibuatnya harusnya gelang itu menjadi rahasia mereka berdua saja tapi Wily yang tidak bisa menjaga rahasia langsung menceritakan nya pada zaka,dan mungkin sekarang mereka akan kena getahnya.


"sial pantasan saja waktu itu mereka berdua tiba-tiba memberikan ku gelang ini"batin zaka kesal sambil menatap gelang yang nampak biasa-biasa saja,dan spontan melepaskan gelang itu dari tangannya.


"maaf-maaf kami tidak punya pilihan lain,kami juga melakukan hal itu karena kami khawatir jika sesuatu terjadi padamu dan kami tidak ada di sana membantu"ucap Yosua meminta maaf karena yang mereka lakukan itu sangat tidak di sukai oleh zaka


"baiklah hari ini aku memaafkan kalian tapi dengan syarat kalian harus merahasiakan tempat ini!"ucap zaka bermurah hati pada kedua sahabatnya itu walaupun rasanya dia ingin sekali menguliti keduanya.


"baik"sahut Wili dan Yosua bersamaan


"ayo kita kembali ke sekolah sebentar lagi pelajaran akan di mulai"ajak zaka berjalan keluar duluan, meninggalkan Yosua dan Wily yang betah menatap setiap sudut ruangan yang megah itu dengan berbagai alat canggih di dalamnya


"kakak akhir-akhir ini sering menghilang saat jam istirahat"ucap Zaki merasa ada yang tidak beres dengan kakaknya tersebut


"mungkin ada misi yang mendadak"sahut zeka acuh tak acuh


"misi apa, apakah masalah itu menunggu jam istirahat kita?"


"aku tidak tau nanti kita tanyakan pada kakak saja"

__ADS_1


"Zaki,zeka!!"panggil seseorang dari belakang mereka


"kakak dari mana saja,kami mencari kakak sejak tadi"ucap zeka dengan wajah cemberut


"hehe maaf kami sedang ada urusan tadi,ah iya ini kakak lupa memberikan kalian tadi"sahut zaka memberikan beberapa lembar uang kertas yang bernilai banyak


"besok-besok kami akan menyuruh mamah untuk tidak memberikan uang jajan kami untuk kakak simpan lagi"ucap Zaki sedikit kesal bagaimana tidak sedari tadi mereka sudah menahan rasa lapar dan mencari zaka namun mereka tidak menemukan.


"baik-baik kakak minta maaf"ucap zaka berteriak sedikit karena Zaki dan zeka langsung pergi meninggalkan ketiga orang itu setelah menerima uang jajan dari zaka


"kakak macam apa kau ini menahan-nahan uang jajan adik kembar mu"ejek Yosua sambil geleng-geleng kepala


"bukan begitu t.."


"kau memang kakak yang tidak baik, berikan saja mereka berdua pada kami,kami pastikan mereka akan senang mendapatkan kakak seperti kami ini"tambah Wily mengejek zaka sambil merangkul pundak Yosua


"jangan mimpi"sahut zaka menanggapi ejekan kedua sahabatnya itu sambil berlalu pergi meninggalkan mereka di sana.


🎂

__ADS_1


__ADS_2