
tak lama setelah itu terdengar suara mobil berhenti di depan rumah mewah itu, Acha yang mendengar suara mobil yang di kenali nya itu pun langsung berjalan keluar melihat siapa kah yang datang diikuti Zaki dan zeka di belakangnya mengekor seperti anak ayam.
melihat Ars yang baru saja turun dari dalam mobil, Acha langsung menyambut kepulangan Ars itu dengan sebuah pelukan hangat yang bercampur dengan rindu,tak lupa kedua anak kembar itu juga berganti memeluk tubuh tinggi Ars.
setelah sambutan hangat itu mereka akhirnya masuk kedalam rumah untuk melanjutkan perbincangan hangat yang sempat tertunda
"lama tidak bertemu dengan mu"kata Acha sambil mendudukkan tubuhnya di sofa berhadapan dengan Ars
"iya aku sangat merindukan masakan kakakku yang cantik ini"sahut Ars manja dengan berpindah tempat duduk ke sisi kanan Acha sambil memeluk manja lengan Acha seperti anak kucing yang minta di elus elus kepalanya
"kau ini, baiklah hari ini aku mau memaksakan sesuatu yang spesial untuk mu"ucap Acha membuat hati seorang ars yang dingin itu menjadi berbunga-bunga 🌼🌼
(author:cih hanya karena makanan sudah berbunga-bunga)
dengan langkah riang Ars mengikuti Acha ke dapur..
"a apa l lalu kami bagaimana"ucap zaka terbata menunjuk dirinya sendiri dan kedua adiknya, saat kedua orang itu pergi tanpa menghiraukan kehadiran mereka juga di sana
"haha miris"ucap zeka juga dengan sebuah senyuman kecut terpampang di wajahnya
"bahkan kita tidak di ajak"kata Zaki menarik nafas dalam-dalam
sambil menyaksikan kedua orang itu pergi, ketiga bersaudara itu hanya diam tak bersuara lagi dan lebih memilih untuk pergi ke kamar masing-masing mengurus urusan mereka.
sedangkan kedua orang yang pergi tanpa mengajak ajak sedang asik sendiri di dapur🙂.
"Sam aku pulang duluan, adikku sudah tiba beberapa menit yang lalu"ucap kai sambil melihat jam tangan yang melingkar di lengannya
"Hem baik tuan"sahut Sam berdiri dan membungkuk memberi hormat
dengan langkah Gonta ganti kai meninggalkan Sam sendiri yang masih mengotak-atik laptop di depannya sepertinya dia sedang mengerjakan sesuatu, tidak sepertinya Sam sedang berusaha meretas sebuah situs misterius yang berusaha membobol data-data pribadi kai dan keluarga nya, terlihat dari banyaknya jumlah kabel data yang saling terhubung antara komputer dan laptop yang berada di hadapan nya.
__ADS_1
"ahh sialan dia tidak hanya mengincar data pribadi keluarga tuan kai, ternyata mengincar data pribadi keluarga ku juga,kau berani bermain-main dengan ku"Sam berbicara sendiri dengan sebuah senyuman smirik yang mengerikan.
"hebat sekali mereka punya pertahanan yang kuat"batin seseorang yang berusaha meretas data-data pribadi dua keluarga yang di kepalai oleh pembunuh berdarah dingin.
"aku tidak boleh menyerah begitu saja,aku harus mengetahui siapa mereka sebenarnya"ucap orang itu yang belum tau sama sekali tentang keluarga Wiliam dan keluarga Kim.
(author:hedeh coba search di Google deh siapa tau lu dapet)
"jangan berpikir untuk bisa meretas lagi setelah ini"ucap Sam sembari menekan tombol ok pada keyboard komputer nya
"aahhhhkkkk brengsek"teriak orang misterius itu sambil memukul meja didepannya dengan sangat marah, karena kali ini dia benar-benar tidak berdaya untuk meretas data-data yang diincarnya, padahal sebelumnya dia tidak pernah gagal walaupun bagaimana pun keamanan yang di pasang pada sebuah sistem yang akan di retas nya.
...********************...
"kakakku sayang"ucap Ars memeluk tubuh kai dengan manja, membuat kai melihat nya dengan tatapan aneh
"ada apa dengan mu"ucap kai sambil menempelkan telapak tangannya di dahi Ars memeriksa apakah anak itu baik-baik saja atau sedang dalam gangguan jiwa
"kau tidak baik-baik saja pergi ke kamar mu dan beristirahat lah"
ucap kai mendorong tubuh Ars dengan pandangan mata yang memandang aneh kepada Ars, karena tingkah laku Ars sekarang tidak pernah ada sebelumnya makanya ketika melihat nya kai merasa sangat-sangat aneh.
tanpa penolakan Ars pergi dengan gaya nyeleneh nya, bagaikan orang yang akan berpisah Ars mengulurkan tangannya untuk menggapai kai namun dengan tubuh yang terus mundur syantik dan menghilang masuk kedalam lift.
"kenapa dia itu mood ku jadi hilang melihat tingkah nya yang tidak masuk akal itu"batin kai yang sebenarnya pulang ke rumah untuk menemui adiknya itu yang baru pulang setelah lama pergi,sambil menuju dapur mencari air minum
sambil berjalan menuju dapur kai terus mengomentari tingkah laku adiknya itu yang sungguh di luar kebiasaan nya, yang membuat bingung seisi rumah yang di lewatinya ketika menuju dapur.
namun saat sampai di dapur langkah nya yang cepat itu tiba-tiba menjadi pelan dan mulutnya tidak lagi mengomel tidak jelas,saat melihat istri tercintanya itu sedang mencuci piring bekas Ars makan beberapa waktu lalu, sambil terus berjalan menuju ke Acha kai memerintahkan kepada Beberapa orang asisten rumah tangga yang membantu Acha di dapur untuk keluar.
"sayang"ucap kai memeluk tubuh mungil Acha dari belakang, yang membuat Acha sedikit terkejut dan memberikan serangan yang hampir mendarat di tubuh kai untuk serangan itu dapat di tangkis dengan cepat oleh kai,dan memutar tubuh Acha agar saling berhadapan dengannya.
__ADS_1
"hah kau membuat ku kaget"ucap Acha memukul pelan dada kekar kai,dan berusaha untuk lepas dari kai yang sekarang sangat dekat padanya.
"respon mu sangat cepat"sahut kai mendorong tubuh nya agar semakin lengket dengan Acha, sambil satu tangannya memegang dagu Acha dan menyentuh kan bibirnya dengan bibir manis Acha, ciuman yang mula-mula hanya sebuah kecupan mesra itu kini berlanjut menjadi sebuah ciuman yang sangat dalam, beberapa lama terlena Acha kemudian sadar sekarang tempat yang rawan untuk anak-anak nya masuk dan melihat aktivitas mereka itu berusaha mendorong tubuh besar kai agar menjauh dari nya, namun tidak demikian dengan kai dia terus menjelajah dan mengabsen satu persatu gigi yang tersusun rapi dalam mulut Acha.
pantang menyerah Acha tetap berusaha mendorong tubuh kai, dan akhirnya usahanya tidak sia-sia tubuh kekar itu akhirnya sedikit terdorong.
"ada apa?"ucap kai bingung dengan wajah memerah menahan rasa yang menggebu gebu dalam dirinya
"anak-anak akan melihat kita nanti"sahut Acha yang akan kabur karena sudah merasakan sesuatu yang menonjol di bawah sana,alarm tanda bahaya pun sudah terdengar suara nya di dalam kepala Acha seorang.
dengan senyuman yang penuh arti kai menarik tangan Acha menuju kamar mereka karena ada sesuatu yang harus di tuntaskan sekarang juga....
"sayang i ini m masih siang tidak menunggu malam saja?"ucap Acha terbata-bata sambil terus mengikuti kemana kai membawa nya
"aku tidak menerima alasan apapun"sahut kai sambil membuka pintu kamar
dengan perasaan yang tak karuan Acha berhenti sejenak padahal ini bukan kali pertamanya kenapa segugup ini, lamunannya seketika buyar saat sebuah benda kenyal menempel di bibirnya dan menghisapnya dengan rakus.
Acha yang awalnya menolak akhirnya terlena juga walaupun permainan kai agak kasar.
tanpa melepaskan ciuman mereka kai membuka satu persatu kancing bajunya dan membuka semua pakaiannya yang membungkus tubuhnya semula,dan berganti membuka pakaian Acha.
sekarang kedua orang itu tanpa sehelai benang pun dan siapa untuk bertempur siang ini entah kapan akan usai
warning 18+
di awali gerakan yang sangat pelan kai memasukkan juniornya kedalam sangkar emas milik acha, terdengar suara rintihan kecil Lolos dari mulut Acha yang membuat kai semakin menggila mendengar suara itu, semakin lama gerakan itu semakin cepat membuat Acha sekali lagi mengeluarkan suara terlarangnya sungguh ini momen yang paling di sukai oleh kai, semakin lama junior nya makin dalam menyusuri lorong waktu itu membuat keduanya hanyut di dimensi di mana kenikmatan yang tiada duanya di rasakan oleh mereka,di tambah lagi kai yang menghentakkan pinggulnya dengan gerakan yang sangat cepat membuat permainan itu sangat nikmat serasa dunia milik mereka berdua saja.
peperangan itu berlangsung sampai kira-kira berapa jam sangking menikmati kenikmatan dunia mereka tidak menyadari bahwa hari sudah mulai gelap itu artinya mereka telah menghabiskan banyak waktu di dalam kamar.
karena sudah malam mereka memutuskan untuk tidur sampai pagi saja karena badan yang letih dan Acha yang sudah lemas tak berdaya lagi untuk bangkit,dan kai yang menyaksikan itu hanya tersenyum manis.
__ADS_1
******daaaaahhhhhh sampai jumpa esok pagi*********🤚🤚🙏***