
pagi hari yang cerah dan matahari yang bersinar kembali menampakkan sinarnya yang hangat, sehangat suasana pagi ini keluarga yang harmonis dan rukun indahnya cinta mereka.
pagi ini sesudah sarapan pengantin baru Sam dan Sarah berniat untuk pindah rumah tidak mungkin untuk bersama kai dan Acha selamanya, mereka juga ingin hidup mandiri dan menjalani kehidupan rumahtangga dirumah mereka sendiri.
rumah mewah dan sangat besar yang di hadiahkan oleh Acha dan kai menjadi pilihan mereka, karena jarak dan waktu tempuh tidak memakan waktu lama, hanya jalan kaki menyebrang jalan saja mereka sudah bisa mengunjungi satu sama lain.
"ayo duduk bian tidak perlu sungkan anggap rumah sendiri"perintah kai ramah karena melihat bian yang sedikit canggung saat berada satu meja makan dengan mereka mungkin belum terbiasa
sifat kai setelah kepulangan Acha bersama nya,kini berubah drastis dari dingin dan arogan juga cuek kepada orang sekarang malah sebaliknya kai yang sekarang lebih sopan dan juga ramah tidak pelit kata-kata.
"baik tuan"sahut bian sedikit lega karena dia mengira bahwa kai tidak menyukai kehadiran nya karena wajah kai yang terlihat garang
"tidak perlu memanggil ku tuan panggil aku kakak seperti ars memanggil ku"ucap kai menunjukan senyuman termanis nya
"b baik kakak"sahut bian terbata karena yang dia panggil kakak itu bukan orang biasa
"sebentar lagi bicara nya sekarang ayo kita makan aku sudah memasak banyak kali ini"ucap Sarah memotong pembicaraan kai dan bian sambil datang membawa semangkuk besar sup ayam,dan beberapa pelayan yang membawa hidangan lain
__ADS_1
"wah kelihatannya sangat lezat"ucap Acha yang melihat-lihat hasil masakan Sarah yang terjejer rapi di atas meja makan
"mari kita makan"ucap ars yang sudah tidak sabaran mencicipi hidangan lezat itu
dimeja makan itu sekarang yang terdengar hanyalah suara dentingan sendok yang saling beradu
skip setelah sarapan
setelah semuanya selesai kini mereka semua mengantarkan Sam dan Sarah di depan pintu untuk melihat kepergian mereka walaupun hanya didepan rumah, namun rasanya tetap saja sedih karena tidak lagi serumah dengan sahabat-sahabat mereka
"sering-seringlah berkunjung kemari"ucap Acha melambaikan tangannya pada Sarah yang sudah akan keluar dari gerbang
setelah kepergian Sam dan Sarah mereka kembali ke kamar masing-masing
"sayang hari ini antarkan aku ke dokter kandungan"ucap Acha meminta agar di antar oleh kai ke dokter
"oke"sahut kai singkat
__ADS_1
"zaka mau ikut atau tinggal dan bermain bersama kakak ars Dan kakak bian"tanya kai lembut kepada putra pertamanya itu
"aka mau main aja"sahut zaka lebih memilih untuk tinggal dari pada ikut
"baiklah,apa kau sudah siap sayang"ucap kai sambil menurunkan zaka dari sofa
"sudah ayo"sahut Acha
ketiga orang itu akhirnya turun dari lantai atas tempat kamar mereka berada menggunakan lift agar lebih cepat dan mudah, sebelum pergi kai menitipkan zaka pada kedua anak remaja yang sedang asik bermain video game dikamar ars, Karena juga zaka tidak mau dititipkan bersama orang lain maunya ikut bermain bersama kakak-kakak tamvan itu.
tiba di parkiran kai sebagai suami yang baik membukakan pintu mobil untuk sang istri yang sedang mengandung buah hati mereka, bukan perkara mudah membawa dua bayi selama sembilan bulan, dengan kecepatan sedang kai melajukan mobilnya membelah jalanan yang ramai dengan berbagai kendaraan yang berlalu lalang,dan selama perjalanan itu banyak canda tawa yang menemani perjalanan mereka hingga sampailah mereka di rumah sakit.
kai dengan kacamata hitamnya sangat keren saat keluar dari mobil dan membukakan pintu mobil untuk ratunya
"ayo"ajak Acha menggandeng tangan kai dengan semangat
...----------------...
__ADS_1
dirumah kai.....
"untuk apa lagi wanita ular itu datang"ucap ars yang kesal mendengar laporan bahwa wanita yang disebut ars sebagai wanita ular itu datang kerumah lagi mereka