Pengasuh Untuk Anak Angkat Ku

Pengasuh Untuk Anak Angkat Ku
part 36


__ADS_3

malam yang dingin kembali menyapa kedua insan yang sedang duduk bersama, namun pikiran mereka melayang-layang entah kemana.


tok tok suara ketukan pintu dari luar kamar membuyarkan lamunan kedua orang itu,yang sedari tadi hanya fokus kepikiran masing-masing.


"masuk"ucap kai tersadar dari lamunannya


"den ini makanan yang den minta tadi"ucap bi Ina menaruh nampan berisi makanan sayuran dan buah-buahan yang bergizi untuk ibu hamil


"terima kasih Bu"ucap kai sambil mengembangkan sebuah senyuman


"sama-sama den kalau begitu bibi pamit dulu"sahut bi Ina seraya berjalan keluar


"ayo makan"perintah kai setelah bi Ina keluar


"apa makanan itu aman"batin Acha melirik makanan yang ada di hadapannya


"tenang saja ini aman"ucap kai seakan menjawab pertanyaan Acha


"dia bisa membaca pikiranku"batin Acha teringat akan kejadian beberapa tahun lalu saat Sam menjemputnya


"masih tidak percaya"tanya kai sudah sedikit emosi sambil memasukkan sepotong buah yang dibawa bi Ina tadi kedalam mulutnya


"benar"batin Acha setelah beberapa saat memperhatikan tidak ada yang terjadi pada kai setelah memakan buah itu


"jangan menguji kesabaran ku"ucap kai dengan nada selembut mungkin berusaha untuk tidak melampiaskan kekesalannya


"aku tidak lapar"sahut Acha cuek membuang muka saat kai akan menyuapinya


"ayolah sedikit saja"ucap kai berusaha tetap tenang padahal ingin sekali rasanya mencekik leher Acha agar tidak bisa makan selama nya


"aku sudah bilang aku tidak lapar"sahut Acha meninggikan suaranya mungkin karena hormon ibu hamil yang naik turun


plak plak dua tamparan melayang di pipi mulus Acha


"hiks kenapa kau menampar ku"ucap Acha tertunduk memegang pipinya yang terasa perih


"kau masih bertanya mengapa aku menampar mu"sahut kai sambil berdiri"aku berusaha untuk baik kepada mu apa kau tidak lihat hah"sambung kai lagi

__ADS_1


"aku tahu tapi kau tidak perlu memaksa ku sampai menampar seperti ini"ucap Acha meninggikan suaranya


"kau sudah berani melawan"ucap kai karena sifat tempramen nya tanpa sadar sudah mencekik leher Acha sehingga membuat wanita hamil itu sulit untuk mendapatkan oksigen


Sam yang kebetulan ada di dalam kamar itu yang sebelumnya datang untuk meminta tanda tangan dari kai, saat melihat kedua orang itu sedang beradu argument terpaksa Sam harus menunggu sebentar sampai suasana kembali mendingin, namun suasana bukannya mereda malah makin memanas,Sam yang saat itu akan meninggalkan kamar tapi tidak jadi karena melihat Acha yang dicekik oleh kai


"tuan apa yang kau lakukan"lerai Sam menarik lengan kai agar terlepas dari leher Acha


"nona apa kau baik-baik saja"tanya Sam saat Acha sudah terlepas dari kai


namun bukan jawaban yang ia dapatkan, melainkan sebuah pelukan erat


"apa kau baik-baik saja"tanya sam sekali lagi untuk memastikan


sedangkan kai yang melihat Acha memeluk tubuh Sam ingin rasanya menghajar Sam dan memberi pelajaran kepada Acha, namun niatnya terhenti saat melihat tatapan mata Sam yang mengartikan untuk tidak menambah masalah lagi,"kalau bukan kau penting untukku sudah ku habisi nyawa mu"Kai bergumam membalikkan tubuhnya


"hiks a aku hanya tidak mau makan a aku tidak lapar"Isak Acha dalam pelukan Sam


"tapi kau tidak boleh meninggikan suaramu kau tahu sendiri kan kalau tuan kai memiliki sifat tempramen"ujar Sam melepas pelukan Acha karena tidak mau membuat masalah bertambah besar lagi


"tuan muda tolong jangan melampiaskan amarahmu pada nya jika ini terus-menerus terjadi yang ada nona Acha akan trauma berada di dekat anda"ucap Sam panjang lebar


"baik saya pamit dulu"sambung Sam meninggalkan kedua orang itu agar menyelesaikan masalah mereka sendiri,tak lupa juga ia menyimpan berkas yang akan di tanda tangani oleh kai di atas meja.


"m maafkan aku sayang"ucap kai lembut sambil memeluk tubuh Acha


"k kau jahat jangan memeluk ku"Acha berusaha untuk mendorong tubuh kekar kai


"maaf"hanya kata-kata itu yang keluar dari mulut kai


"aku membenci mu"sahut Acha sambil memukul-mukul dada bidang kai


"jangan membenci ku"batin kai tertampar dengan kata-kata acha


karena kelelahan menangis akhirnya Acha tertidur dalam pelukan hangat kai, dengan hati-hati kai memindahkan tubuh Acha ke ranjang agar lebih nyaman.


"aku minta maaf anakku aku sudah menyakiti ibumu"bisik kai pada perut rata Acha

__ADS_1


karena badan yang sudah terasa lengket karena keringat yang membasahi tubuhnya,kai beranjak untuk membersihkan tubuhnya di kamar mandi,


"ars anak itu tidak pernah melepas zaka jika sudah terlanjur bersamanya"batin kai sambil berendam di air yang sudah dituangkan sabun cair dengan aroma kesukaannya


setelah beberapa menit kemudian kai keluar dari kamar dan menuju lemari pakaian mengambil kaos hitam dan celana pendek, kemudian setelah berganti pakaian kai naik ketempat tidur menyusul Acha ke alam mimpi


di kamar ars......



biasalah kamar anak cowok


"untung saja kau tidak rewel bersama ku"ucap ars membelai rambut tebal zaka


dreett dreettt suara getaran ponsel yang terdengar


"bian tumben sekali menelfon ku"gumam ars senyum-senyum sendiri


"halo"


"kapan kau pulang katanya pergi sebentar ternyata lama"senandung bian dari seberang telepon


"kau ini seperti pasangan yang menghawatirkan pasangannya yang tidak pulang"kekeh ars


"bukan seperti itu disini aku yang selalu ditanyai oleh gebetan mu itu kau tahu jika aku tidak memberikan satu jawaban saja dia akan selalu mengikuti ku kemana aku pergi"jelas bian panjang lebar


"enak saja dia bukan gebetan ku"elak ars memang dia tidak tertarik sama sekali dengan yang namanya wanita sama seperti kakaknya dulu


"kapan kau kembali"


"besok"jawab ars singkat


"baiklah aku tutup telepon nya"sahut bian langsung mematikan sambungan telepon nya


"hah malam ini terakhir aku tidur bersama mu"ars Bergumam menciumi pipi tembem zaka sambil menyusulnya ke alam mimpi


hai maaf ya kemarin sebenarnya udh up cuma gak berhasil masih di review terus

__ADS_1


makasih banyak ya atas semangat dari kalian


luv luv banyak-banyak buat kalian 😘♥️


__ADS_2