
pagi pun menyapa negeri ginseng Korea Selatan matahari bersinar melelehkan salju yang membeku akibat dinginnya suhu.
dimeja makan yang biasa tenang, sekarang berubah jadi tegang.
"aku sudah"ucap sarah segera meninggalkan meja makan
"kejar saja"ucap kai seakan tahu arti tatapan mata sam
"baiklah kalau seperti itu"sahut Sam memantapkan hatinya untuk menyatakan cinta pada Sarah
part ini kisah cintanya Sam dan Sarah yang banyak
"tunggu aku"ucap Sam mengejar Sarah yang sudah masuk dalam dalam kamar
"apa lagi lepas jangan memegang tanganku"teriak Sarah menghempaskan tangannya agar terlepas dari genggaman tangan Sam
"baiklah"sahut Sam menidih tubuh Sarah yang didorong Sam ke sofa
"apa yang kau lakukan minggir dari tubuhku"ucap Sarah terus mendorong tubuh Sam agar menghindar dari tubuhnya
"kenapa? kau takut Hem"sahut Sam mendekatkan wajahnya ke wajah Sarah
__ADS_1
"maaf kami tidak melihat lanjutkan saja"ucap kai didepan pintu tak sengaja melihat adegan Sam dan Sarah, Sambil mundur menutup mata Acha.
kai dan Acha sebenarnya datang untuk memberi solusi sebagai orang yang sudah berpengalaman ,namun kejadian tak terduga terjadi, terpaksa mereka mengurungkan niat mereka.
"bangunlah"ucap Sam membantu Sarah untuk duduk dengan benar
setelah keduanya duduk saling bersebelahan terjadi keheningan Beberapa saat,Sam yang semula semangat sekarang jadi gugup seperti orang yang baru pertama kali akan menyatakan cintanya
"sebenarnya aku"ucap Sam menggantung perkataannya, yang membuat jantung Sarah berdetak kencang seakan mau meledak
(apakah Sam akan menyatakan cintanya sekarang atau dia akan tunda lagi)
...***************...
"hei apa kau mau melihat adegan mengerikan itu"sahut kai membulatkan matanya
"tidak tidak aku hanya ingin melihat saja"ucap Acha cengengesan
"baiklah aku hari ini akan ke dokter lagi apa kau mau ikut"tanya Acha berharap supaya kai ikut dengannya
"aku sibuk"sahut kai singkat sambil berlalu pergi
"oohhhh seperti itu rupanya baik aku pergi sendiri, jika kau membutuhkan aku untuk menidurkan adik kecilmu itu, jangan cari aku,aku sibuk"ucap Acha penuh penekanan di setiap kata-kata yang keluar dari mulutnya
__ADS_1
"aa iya iya kita pergi aku ikut"ucap kai dengan cepat berpindah tempat kesamping Acha sambil mengelus perut Acha yang makin hari makin besar
dikamar yang mewah bernuansa anak-anak itu,ada dua orang beda usia yang sedang asik bermain tanpa mempedulikan sekitar, seakan dunia hanya milik dan tempat mereka bermain saja.
"kakak apa kau punya teman perempuan"ucap zaka tiba-tiba saat mereka sedang istirahat sebelum lanjut bermain
"aku? aku tidak mau berteman dengan perempuan"sahut ars mengatakan yang sebenarnya
selama ini memang ars selalu menghindar bila ada mahluk yang bernama manusia perempuan yang mendekatinya, karena kedekatannya dengan bian sampai-sampai mereka dibilang homo ganteng, padahal yang sebenarnya mereka masih dibatas normal.
"oh kalau aku besar aku juga tidak mau berteman dengan perempuan, agar kita sama"ujar zaka polosnya yang belum tahu tentang dunia pertemanan
"wah begitu kah?"sahut ars pura-pura terkejut agar zaka senang dan gembira
"ayo kita makan siang dulu setelah itu kita akan tidur siang"ucap ars membawa zaka turun dari lantai atas tempat mereka bermain
"kau sudah tumbuh besar adik, sampai-sampai aku sudah kesusahan menggendong mu"batin ars menatap lekat wajah tampan zaka
setelah tiba di dapur keduanya pun dilayani oleh para pelayan, yang sudah siap sedia di dapur menunggu kedatangan mereka,kai memang yang terbaik jika mempersiapkan keperluan orang tersayang nya meski tidak bicara secara langsung.
hai part ini kerasa rada gak jelas sedikit otakku lagi gak bisa dia ajak kerjasama,,,
...semoga kalian gak bosan🙂...
__ADS_1