
"apa kau tidak menyambut kedatangan ku ars?"Tanya wanita yang berusia sekitar lima puluhan sambil melihat ars yang berdiam di tangga tidak mau mendekati wanita itu
"untuk apa aku menyambut mu"sahut ars menyilang tangannya di dada
"begitu kah balasan mu padaku"ucap wanita itu sembari menduduki sofa yang ada di ruang tamu itu
"oh ya dimana zaka aku mau melihatnya"tanya wanita itu membelakangi ars
Karena tak mendapat jawaban dari belakang, wanita itu pun sontak menoleh melihat ars yang masih berdiri dengan posisi tidak berubah.
"ars!"ucap wanita itu mengeraskan suara nya"aku bertanya padamu kenapa tidak di jawab"
"aku kira bibi berbicara pada angin"sahut ars pergi melangkahkan kakinya menuju lantai atas
"dasar anak itu"batin bibi Elisabeth menatap kepergian ars
beberapa lama kemudian ars kembali bersama zaka yang digendongnya menuruni tangga, bagaimana juga ars tidak mungkin melarang bibinya untuk menemui keponakan nya
setelah zaka berada dalam pelukan bibi Elisabeth,tak lama kemudian kai dan Acha tiba di rumah setelah beberapa jam diluar rumah sambil berbelanja perlengkapan Baby twins yang akan segera lahir beberapa Minggu lagi, sekalian juga kebutuhan zaka.
"bibi"batin kai terkejut melihat kehadiran Elisabeth di rumah nya,
tidak mungkin dia datang jika tidak menginginkan sesuatu
"siapa itu"batin Acha penasaran siapa yang duduk sambil memangku zaka, Acha Belum tahu sebenarnya itu lah bibi Elisabeth yang selama ini berusaha untuk dia hindari
"kai lama tidak berjumpa"sapa Elisabeth berdiri sambil menggendong zaka
__ADS_1
"untuk apa bibi kemari"tanya kai to the poin dari pada berlama-lama, sembari mengambil alih zaka dari Elisabeth
"bibi?"batin Acha tubuhnya seketika meremang mendengar kata bibi yang di ucapkan kai, ingin rasanya Acha segera pergi dari tempat itu dan bersembunyi dari Elisabeth
"apa salah jika aku mengunjungi kalian"sahut Elisabeth melirik ke arah Acha sambil melempar sebuah senyuman palsu
"tidak"ucap kai singkat tanpa ekspresi
"siapa namamu sayang?"ucap Elisabeth lembut dengan senyuman manisnya
"a aku namaku Acha"sahut Acha merasa aneh dengan sikap Elisabeth karena yang diceritakan kai tentang sikap bibi Elisabeth sangat berbeda dengan sekarang
"nama yang cantik"
"baiklah kami permisi dulu kamar bibi sudah tersedia panggil saja pelayan jika bibi membutuhkan sesuatu"ucap kai menggandeng tangan Acha pergi menjauhi wanita ular itu sambil menggendong zaka juga
di kamar kai dan Acha.........
dikamar mewah itu sekarang kai sedang sibuk mengatur tata letak box-box calon baby twins yang sebentar lagi akan lahir, sedangkan Acha tidak di izinkan untuk melakukan apapun selain melihat kai dan menemani zaka bermain.
beberapa lama kemudian semuanya telah beres dikerjakan sendiri oleh kai tanpa bantuan siapapun membuat Acha bangga dengan usaha kai, dari pada sebelum-sebelumnya saat ini kai lebih perhatian dan tidak pernah kasar lagi.
"terima kasih atas kerja keras mu"ucap Acha bangga sembari memeluk tubuh kai tanda terima kasih
"ini tidak sebanding dengan kebahagiaan yang kau berikan untuk ku"sahut kai membalas pelukan Acha
"aka mau dipeluk juga"ucap zaka yang merasa dirinya juga berhak mendapatkan pelukan dari Acha
__ADS_1
"ahaha baiklah kita akan berpelukan bersama-sama"sahut kai sambil menggendong anak laki-lakinya itu membawanya ke Acha agar mereka bertiga bisa berpelukan
setelah adegan berpelukan bersama-sama itu Acha dan kai, terlihat sedang duduk bersama dengan kai yang fokus melihat Acha yang ingin mengatakan sesuatu, sedangkan zaka sudah sedari tadi tidur dengan nyaman.
"aku mau bertanya sesuatu padamu"ucap Acha
"tanyakan saja"
"ini soal bibi Elisabeth,apa dia benar-benar sejahat yang kau ceritakan padaku aku lihat dia sangat lembut dan baik"
"jangan mudah percaya dengan sikapnya yang halus itu,dia punya sisi lain yang kau belum tahu"sahut kai
bonus supaya menambah imajinasi kalian
rumahnya kai
nanti di part selanjutnya lagi kita akan lihat satu-satu harta milik kai
sekali lagi saya tekankan bahwa dalam cerita yang tidak mungkin menjadi mungkin
dan jangan anggap serius cerita ini,ini hanya hasil imajinasi dan kreatifitas otak saja.....
dan saya minta maaf juga kemarin gak bisa up karena kendala jaringan kurang bagus.....
thanks for support dari kamu♥️♥️
__ADS_1