
"hallo asel sayang"sapa seorang pria yang tiba-tiba datang entah dari mana rimba nya
"nio apakah kau tuli,bukan sudah berkali kali aku katakan padamu jangan memanggilku dengan sebutan sayang itu"nada bicara asael sedikit meninggi karena kesal pada pria tampan itu.
"baik-baik lah,aku minta maaf"ucap nio
"terserah padamu"sahut asael mengemas buku-buku nya karena sekarang kelas nya sudah usai dan dia akan pulang
"ayo kerumah ku malam ini,aku mengundang mu"ajak nio menunjukkan wajah memohon
"ada apa di rumahmu sampai aku harus ke sana"tanya asael penasaran tumben nio mengajak nya kerumahnya
"hel asel apa kau tidak tau aku rasa semua orang sudah tau , kalau malam ini di rumah ku akan ada pesta yang meriah"jelas nio
"dalam rangka apa,jika tidak penting aku tidak akan pergi"Sahut asael acuh tak acuh dan beranjak dari tempat duduknya seperti dia akan pergi.
"sial,gadis ini persis seperti zaka keras kepala"batin nio merasa kesal,tidak asael tidak zaka dua-duanya sama-sama susah untuk di ajak pergi.
"oh ayolah asel, semua orang akan datang malam ini di rumahku"ucap nio terus memohon dengan wajah memelas
"asael,bukan asel, baiklah nio aku akan datang lain kali kau tidak perlu memaksa ku,aku akan datang dengan hati yang penuh suka cita jika aku mau,ini hari terakhir kau memaksaku"
ucap asael penuh penekanan dan ancaman, kemudian pergi meninggalkan kampus itu dan nio di sana.
Antonio park pria blasteran tersebut, biasa dikenal dengan nama nio,dia adalah anak tunggal dari pasangan konglomerat kelas dunia yang tinggal di negara y,nama mereka sangat terkenal di mana-mana, bahkan nio sangking banyaknya uang yang di milikinya,para wanita dan gadis-gadis dan henti-hentinya datang mendekati nya,namun nio adalah pria mahal dia tidak menggubris satupun wanita yang datang mendekatinya, hanya asael, karena itu wanita-wanita yang melihat asael mendekati nio, seketika itu juga menjadi musuh asael.
"terima kasih kita"teriak nio dari jauh namun masih di dengar oleh asael
"hizkia"batin asael kesal,dia sangat tidak suka jika namanya di sebut dengan tidak lengkap.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"baiklah,bukan sekarang tapi nanti kau akan datang sendiri kepada ku"ucap zaka tersenyum smirik kemudian berdiri dari tempat duduknya yang berada di balkon, dan melangkah kedalam kamarnya.
"dan mereka,aku sudah tidak sabar melihat mereka besok"gumam zaka menatap lekat foto keluarga nya.
__ADS_1
besok adalah hari di mana zaka akan wisuda dan mendapatkan gelar dokter muda,bahkan dia lulus dengan nilai cumlaude, sungguh pencapaian yang luar biasa,maka dari itu seluruh keluarganya tidak terkecuali akan datang menyaksikan momen bersejarah tersebut, betapa senangnya hati seorang zaka setelah beberapa tahun tidak bertemu dengan ars dan juga bian, dirinya sangat merindukan momen di mana ars dan bian hampir selalu menemani zaka kecil dulu saat bermain jika kai tidak ada di rumah.
juga para sahabat-sahabat yang hanya sesekali datang mengunjunginya di negara y, mereka sebenarnya ingin tinggal lebih lama namun karena urusan pendidikan jadi mereka harus merelakan waktu itu.
"sekarang aku akan bersiap untuk ke pesta anak kidal itu,jika dia bukan temanku aku tidak akan pergi"gerutu zaka sambil mengambil handuknya untuk mandi.
beberapa menit kemudian zaka telah selesai bersiap siap, penampilan yang sangat sempurna dengan topeng yang menutupi setengah wajah nya,penampilan nya saat seperti tokoh seorang mafia di dalam sebuah cerita, sangat dingin dan misterius.
tanpa berlama-lama zaka langsung meninggalkan apartemen nya menuju ke kediaman temannya yang mengadakan pesta besar-besaran itu, hanya lampu jalan dan gelapnya malam yang menemani perjalanan zaka, hingga tak di rasa dia sudah sampai di tempat tujuannya, sesampainya di gerbang rumah mewah tersebut dia di sambut hangat oleh penjaga gerbang rumah itu, karena mereka kenal betul siapa pemilik dari mobil sport Lamborghini berplat khusus itu.
"aku pikir kau tidak akan datang"ucap seorang pria yang langsung menyambut baik kedatangan zaka di rumahnya.
"karena kau memaksaku Antonio"ucap zaka datar
"hehe maaf,aku memaksa mu bukan tanpa alasan, sekarang duduk lah di sini dan lihat apa yang akan muncul di hadapan mu"ucap nio mendudukkan zaka di sebuah meja dengan hanya dua kursi saja, seperti nya memang sudah di siapkan.
"kemari"panggil nio melambaikan tangannya sebagai simbol agar di lihat oleh orang yang di panggilnya
tak lama orang yang di panggil nio itu pun datang dan berdiri di hadapan zaka, orang tersebut rupanya seorang wanita cantik yang bergaun Hitam panjang.
"asael"batin zaka jantung nya bergetar saat melihat sesuatu yang selama ini di carinya
dan boom seakan ada yang meledakkan jantungnya asael langsung mati kutu, melihat cheetah yang selalu mengejarnya selama ini sekarang ada di hadapannya, sudah hampir lima tahun dia bersembunyi darinya dan sekarang dirinya sendiri yang menemui manusia itu.
"kalian duduk lah aku akan kembali beberapa saat lagi"ucap nio meninggalkan kedua orang itu dengan suasana yang seakan akan membekukan semua orang
"sekali ku dapat tidak akan ku lepas"ucap zaka mengambil minuman yang di bawakan oleh pelayan
"aku ke toilet sebentar"ucap asael mencari peluang untuk melarikan diri dari zaka
"mari akan ku antar"tawar zaka
"tidak,saya bisa sendiri"tolak asael mentah-mentah
"kau pikir aku bodoh nona asael hizkia Kim?"ucap zaka mencengkeram kuat tangan asael, dan menariknya pergi dari keramaian orang yang sedang berpesta merayakan hari ulang tahun nio itu.
__ADS_1
tak beberapa lama nio datang ke tempat di mana dia meninggalkan asael dan zaka tadi.
"di mana dua orang di sini tadi"tanya nio pada pelayan yang berdiri di samping meja itu
"mereka sudah pergi tuan,dan tuan muda yang bersama nona itu menitipkan ini"Sahut pelayan pria itu memberikan suatu benda kecil yang membuat mata nio berbinar-binar menatap benda itu.
"dan uang ini tuan"lagi kata pelayan itu menunjukkan segepok uang yang nilainya sangat banyak
"ambil saja untuk mu"ucap nio, kemudian pelayan itu pergi dengan hati yang penuh kebahagiaan
"rejeki anak Soleh"gumam pelayan itu senyum lebar
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"tunjukkan perut mu cepat"perintah zaka, yang tentunya tidak di hiraukan asael mana mungkin dia akan menunjukkan aurat yang selalu dijaganya
"kau sendiri yang buka atau aku yang buka sekalian dengan isi perut mu menggunakan benda itu"ucap zaka melihat asael yang tidak bergeming,sambil menunjuk benda kecil yang rupanya adalah pisau bedah yang berada di atas meja belajarnya.
"oke"asael setuju saja karena situasinya saat ini tidak mungkin untuk melawan
"berbaring cepat aku sudah tidak sabar,dan ini tidak akan sakit hanya seperti anak kecil mengisap dot nya"ucap zaka
asael hanya pasrah dengan apa yang akan di lakukan oleh zaka, sekarang dia benar-benar membenci zaka.
"benda apa ini"tanya asael melihat perutnya yang melekat suatu benda kecil"
"itu namanya chip kau tidak akan bisa melawan selama chip itu ada di tubuhmu, sekarang tidur lah"
"ada apa"tanya zaka melihat asael yang sekali lagi tidak bergeming
"aku mau pulang, orang tuaku pasti sedang mencari ku"ucap asael ingin pergi dari sana
"aman, tidak perlu khawatir orang tua mu sudah tau jika kau bersama ku"
"sekarang tidur lah, atau aku yang akan meniduri mu?"tanya zaka dengan wajah dingin,dan asael pun tidak melawan lagi, karena sungguh saat ini dia sangat takut.
__ADS_1
hari ini adalah hari keberuntungan yang besar bagi zaka dia mendapatkan berlian yang selama ini di cari nya.
🌹