
"Hari ini kita akan bermain di sini"ucap Sarah membuka pintu ruang khusus untuk tempat zaka bermain, ruangan itu tak kalah besar dengan yang berada di Mall serba-serbi permainan semuanya tersedia di dalam.
(wajar orang kaya gitu loh)
"sayang apa kau tidak punya waktu untuk ku dari tadi kau hanya bermain bersama dengan zaka"rengek Sam seperti anak kecil
"sshhuurttt diam lah aku tidak punya waktu untuk mu"sahut Sarah acuh tak acuh pada Sam
"apa dia Setega itu"batin Sam merasa minder dengan zaka
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"sayang kau akan menghadiahkan apa kepada calon pengantin baru itu"tanya kai sambil mengamati Acha yang sedang mencari sesuatu di internet
"kalau aku akan menghadiahkan mereka perlengkapan bayi dan sebuah rumah yang ada dihadapan rumah kita agar tidak terlalu jauh jika kita akan mengunjungi mereka"sahut Acha sambil mengelus-elus perutnya
"bagus lah kau pintar juga,apa mereka menendang mu lagi"sahut kai sambil ikut mengelus-elus perut Acha
"ini tidak apa-apa"ucap Acha membelai rambut kai yang menciumi perutnya yang sangat buncit"oh ya kau akan memberi mereka apa"sambung Acha
"aku akan memberi Sam saham saja,aku tidak mampu mengelola semuanya ars masih belum cukup umur,dan anak-anak kita belum besar bahkan belum lahir, lagipula harta ku tidak akan habis meski aku hanya bermalas-malasan"sahut kai menatap Acha dengan tatapan anehnya
perusahaan yang dikelola oleh kai sudah bercabang hingga keseluruhan Dunia, sehingga membuatnya semakin kesusahan untuk mengelola semuanya, mungkin dengan memberikan Sam setengah dari sahamnya akan membuat pekerjaan nya sedikit ringan sampai ars benar-benar siap untuk memimpin bersamanya.
__ADS_1
"ya aku juga kasihan melihat mu bekerja keras dari pagi hingga pagi lagi"ucap Acha
"kalau begitu"sahut kai mulai memunculkan kode rahasianya
"no"sahut Acha singkat padat dan jelas
"ayolah aku ingin mengunjungi anak-anak kita sebentar"ucap kai dengan wajah memelas
"kau selalu beralasan sama setiap merayuku, tunggulah sampai aku melahirkan"sahut Acha berdiri dari tempat duduknya jika terlambat bisa-bisa dia akan menjadi santapan lezat kai
"bukannya itu terlalu lama"kai meneriaki Acha yang sudah pergi menuju pintu kamar
"hei besok usia kandungan ku sudah delapan bulan, jadi kau tinggal menunggu satu bulan lagi"sahut Acha keluar dari kamar itu
"permisi,apa kau melihat Sarah dan Sam"tanya Acha pada salah satu pelayan yang kebetulan sedang lewat
"mereka ada di kamar tuan Sam nona"sahut pelayan wanita itu tersenyum ramah
"baiklah terima kasih aku pergi dulu"sahut Acha membalas senyuman pelayan itu
"sopan sekali nona itu"ucap para pelayan yang menyaksikan interaksi antara Acha dan pelayan wanita tadi
karena kesopanan dan keramahan Acha membuatnya dihormati dirumah itu, meskipun mereka tahu Acha awalnya hanya menjadi ibu susu bagi zaka, tapi mereka tetap menganggap Acha sebagai nona muda dirumah itu.
__ADS_1
tok tok "aku boleh masuk"ucap Acha dari luar sambil mengetuk pintu meminta izin untuk masuk
"masuklah"sahut orang dari dalam kamar itu
"Acha kenapa kau jauh-jauh dari kemari kau bisa memanggil kami ke sana"ucap Sarah ketika melihat siapa yang masuk
"tidak apa hitung-hitung sekalian olahraga"sahut Acha seraya mendudukkan tubuhnya di sofa dalam kamar pengantin baru itu
"oh ya sebentar"ucap Sarah berlalu mengambil zaka yang sedang bermain bersama Sam
(mumpung sedang akur)
"wah kau yang memandikannya?"ucap Acha terkesan melihat anak laki-lakinya sudah tampan
"ya aku senang sekali dia tidak rewel"sahut Sarah bangga dengan hasil yang maksimal dalam mengurus zaka
"terima kasih,oh ya silahkan pilih riasan wajah yang akan kau gunakan untuk hari pernikahan mu"ucap Acha sambil menunjuk beberapa contoh riasan wajah yang cantik-cantik
"aku ingin yang ini saja"sahut Sarah setelah beberapa lama memilih-milih,riasan wajah yang terpilih juga tak kalah cantik riasan natural namun terlihat sangat elegan dan cantik, cocok untuk kulit putih Sarah
up nya sedikit tapi pikirnya lama...
lanjut besok lagi ya
__ADS_1