
di tempat lain tepatnya di kantor utama perusahaan W Group.
"tuan malam ini anda ada undangan makan malam bersama direktur perusahaan Lee group"ucap Sam memulai pembicaraan
"apa lagi yang diinginkan tua Bangka itu"sahut kai kesal karena sebelumnya direktur Ling itu pernah menjodohkan kai dengan putri tunggalnya Ling Zhi.
"tapi pesta malam ini berpasangan tuan anda bisa membawa nona Acha ikut bersama dengan anda"
"baiklah Sam apa direktur Ling itu sudah mengetahui pernikahan ku"
"sepertinya belum tuan karena pernikahan anda akan disebar luaskan setelah acara makan malam itu"sahut Sam
"apakah undangan khusus untuk nya sudah jadi"ucap kai
"tentu sudah tuan ini"ucap Sam memberikan kartu undangan khusus itu pada kai
"kau memang bisa diandalkan Sam"ucap kai menepuk pundak Sam
"terima kasih tuan kalau begitu saya pamit undur diri"ucap Sam yang di balas anggukan kecil oleh kai
"halo apa pesanan ku sudah siap"ucap kai dari seberang telepon
"sudah tuan hari ini akan kami antarkan kerumah anda"sahut orang di seberang telepon
"baik"
tut Tut suara telepon dimatikan sepihak oleh kai
"apa yang dilakukan gadis kecil itu sekarang"batin kai penasaran dengan apa yang dilakukan oleh Acha
"ah apa yang aku pikirkan"ucap kai sambil geleng-geleng kepala membuang semua pikiran tentang Acha
"sabarlah sedikit kai pernikahan mu dua hari lagi"ucap kai menenangkan pikiran jahat nya yang berkeliaran memenuhi kepalanya sehingga pekerjaan tidak mendapat tempat lagi.
"aaaa aku tidak bisa fokus bekerja kalau begini terus aku harus menuntaskan masalah ini sekarang"batin kai menggebrak meja
__ADS_1
saat di dalam mobil yang ada di dalam pikiran kai hanya bayang bayang Acha saat menyusui zaka, itu yang membuat kai tidak bisa berpikir jernih,
"kali ini aku sudah tidak bisa menahan diri untuk tidak melakukan nya" gumam kai sambil melajukan mobilnya agar cepat sampai, karena hasrat yang menggebu gebu untuk minta di tuntas kan
karena aksi balap balap yang dilakukan kai di jalan raya yang ramai, bertambah ramai dengan suara klakson mobil dari pengendara lain yang dilewati mobil sport mewah kai.
setibanya di rumah kai langsung mencari keberadaan Acha, Acha yang saat itu kebetulan ada didalam kamar sendiri karena zaka dibawa ars untuk berjalan-jalan di salah satu pusat perbelanjaan di kota itu.
"kenapa anda pulang cepat sekali"tanya Acha yang melihat kai berada di belakangnya
"ada apa dengan nya Kenapa wajah nya memerah"batin Acha yang menatap wajah tampan kai yang memerah lewat kaca cermin.
"aku menginginkan mu"ucap kai tiba-tiba memeluk Acha dari belakang dan memutar tubuh Acha agar mereka saling berhadapan
cup kai mencium sekilas bibir Acha
"apa yang kau lakukan"ucap Acha mendorong tubuh besar kai namun dia kalah tenaga
saat kai akan menciumi nya lagi dengan tidak sengaja Acha membenturkan kepalanya di hidung milik kai
"terbuat dari apa kepala gadis itu"batin kai yang menghapus darah yang mengalir dari hidungnya
"ya ampun apa yang telah aku lakukan"
"m maafkan s saya t tuan saya tidak sengaja"ucap Acha sambil mengelap darah yang masih keluar dari hidung kai dengan mata yang berkaca-kaca
melihat Acha yang mulai menangis ketakutan melihat darah yang tidak berhenti mengalir, muncul ide jahil kai mengerjai Acha dengan pura-pura jatuh tidak sadarkan diri
melihat kai yang jatuh tidak sadarkan diri Acha mulai menangis histeris
"bangun m maafkan aku aku tidak sengaja kumohon buka matamu"ucap Acha yang gemetaran mengusap darah yang mengalir dari hidung kai
__ADS_1
"ayo buka mata mu"ucap Acha lirih menggoyangkan tubuh kai
"apa dia menangis se histeris itu aku kan hanya bercanda"batin kai yang lama kelamaan menjadi kasihan melihat Acha
"bangun ayo bangun ya Tuhanku kenapa darah nya tidak mau berhenti"
"bangun jika kau mendengar ucapan ku ayo bangun a aku berjanji jika kau bangun aku akan"ucap Acha men jeda kata-kata nya"aku akan memberikan apa yang kau inginkan asal kau harus bangun"
mendengar apa yang di ucapkan Acha membuat kai ingin pingsan beneran di buatnya,
"ahaha ternyata aku tidak sia-sia berekting pura-pura pingsan"
"jadi aku mendapat nya secara baik-baik tanpa paksaan"batin kai tertawa dalam hati
dengan pelan kai membuka matanya agar tidak di ketahui Acha kalau dia sedang bersandiwara.
"terima kasih Tuhan akhirnya kau bangun"ucap Acha sembari memeluk tubuh kai
"apa boleh aku"ucap kai memberi kode rahasianya
Dengan malu-malu Acha mengangguk,ya karena ini juga karena janjinya tadi, karena mendapat lampu hijau kai terus maju dan darah yang masih mengalir tadi seketika berhenti.
"ternyata dia masih gadis"batin kai melihat darah yang mengotori sprei putih itu (bukan darah yang dari hidung kai ya karena sebelum itu kai sudah membersihkan hidung nya)
( author:kalian bayangkan aja kelanjutannya sendiri karena saya belum berpengalaman dalam bidang ini,dan saya juga masih di bawah umur 😌)
akhirnya siang itu menjadi saksi bisu hilangnya keperawanan dari seorang Aalona achava
heii para reader saya up kebetulan ada waktu sedikit jadi disempatkan untuk up
oh ya ini visual nya Aalona achava nya yah gaes
...*see you next part**🖐️🖐️*...
__ADS_1