
1 bulan kemudian
"dokter, ada yang mencari anda" ucap seorang suster menemui ZAKA di ruangannya.
"siapa orang itu?" tanya ZAKA orang itu berani-beraninya datang dan mengganggu nya di jam bekerja sekarang.
"maaf dokter orang itu tidak menyebutkan identitasnya, dia mengatakan jika anda melihatnya maka anda sudah mengetahui dia siapa." sahut suster tersebut.
"di mana orang itu?" tanya ZAKA lagi kali ini dia bersiap untuk pergi ke tempat yang akan di beritahu kan suster itu.
"di koridor dekat taman rumah sakit dokter"
"baik terima kasih" ucap ZAKA langsung tancap gas.
sementara itu orang yang di maksud sudah menunggu di koridor, sambil memasukkan tangannya ke dalam saku celana nya.
"permisi"ucap ZAKA menatap penasaran punggung orang berpakaian formal itu.
"hhmmpphh sebegitu lamanya kita tidak berjumpa, sampai-sampai kau lupa siapa aku" ucap orang itu tanpa membalikkan badannya
__ADS_1
"siapa kau?"tanya ZAKA tanpa bertele-tele
"aku?" sahut orang itu membalikkan tubuhnya menghadap ZAKA yang sedari tadi berdiri tegap di belakang orang itu
"cih, kenapa kau datang kemari mengganggu waktu kerja ku saja"ucap ZAKA acuh tak acuh meninggalkan orang yang belum di ketahui namanya tersebut di sana.
"kasar sekali kau ini, aku baru saja sampai di sini kau seenaknya mengabaikan ku"
" jangan basa-basi di sini, pulang ke rumah mu dan urus urusan mu" ucap ZAKA acuh meninggalkan orang itu dan berniat kembali ke ruangannya
"apa kau tidak merindukan aku?"ucap orang itu mengikuti ZAKA dibelakangnya
"cihh, satu jam lagi aku ada jadwal operasi jadi tolong jadilah anak baik dan jangan mengganggu ku aku sibuk"
"tidak"
"sahabat mu yang tampan ini sangat merindukan mu ZAKA"
mungkin sudah tidak tahan dengan pria yang sedari tadi tidak pernah diam, mengucapkan kata rindu, ZAKA pun berhenti berjalan dan menatap pria yang mengikutinya itu dengan tatapan mata sinis.
__ADS_1
"kau butuh obat penenang WILY?"
"ahhh tidak aku hanya merindukan mu ZAKA apakah aku salah?"sahut WILY menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"tidak salah, pergilah sebelum aku membedah mulut mu dan mengeluarkan lidah mu"
"hehehe baik aku pergi tuan muda"ucap WILY membungkuk sedikit seraya pergi meninggalkan ZAKA
"bagus"
"akan ku pastikan kau yang akan membutuhkan obat penenang itu MIKHAEL ZAKARIA WILIAM"
batin WILY
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
di sebuah kamar yang cantik terlihat juga seorang gadis penghuni kamar itu sedang merias wajah imutnya di depan cermin kamarnya.
"sudah beberapa Bulan aku tidak bertemu manusia setengah setan itu, semoga saja aku tidak pernah bertemu dengannya lagi"ucap ASAEL sambil merapikan peralatan makeup nya
__ADS_1
"aku dulu mencintai nya setengah mati, aku juga begitu bodoh mengejar orang yang hatinya tidak pernah tertuju padaku,tapi kenapa saat rasa itu hilang dia justru membabi buta datang kepada ku, ZAKA kau tau aku sudah tidak ada rasa pada mu tolong jangan datang lagi ke hidup ku." ucap ASAEL menatap ponselnya, tidak lebih tepat nya menatap gambar diri ZAKA yang di simpannya,foto itu bukan disimpan ASAEL karena cintanya tapi foto itu sebagai pengingat betapa bencinya dia terhadap pemilik wajah yang ada di ponselnya tersebut.
lanjut nanti 😇