
"mama"suara zaka memanggil membangun kan Acha dari tidur panjangnya
"Hem iya sayang"sahut Acha tersenyum memandang wajah anak angkatnya itu
"banun maa"ucap zaka yang belum terlalu lancar berbicara
"iya nak ini Mama udah bangun zaka bangunin papa lagi mama mau mandi dulu yah"ucap Acha sambil membelai rambut tebal zaka
"pa banun aka mau main Ama papa"ucap zaka menuruti perintah dari mama nya
melihat kai yang masih tertidur zaka dengan cepat naik ke atas tubuh kai dan berbaring terlentang di sana
"ma papa tidak mau banun"zaka yang mengadu ke Acha yang baru saja keluar dari kamar mandi
"masa sih mungkin papa zaka masih capek"sahut Acha
"sini Mama gendong"
dengan senang hati zaka menyambut uluran tangan Acha yang akan menggendong nya itu
"aku menyayangimu anak ku"batin Acha menatap wajah tampan anaknya itu
"zaka mama mau mandiin atau sama bi Ina"ucap Acha memberi dua pilihan untuk zaka
"mama"sahut zaka tertawa riang gembira
"ayo kita mandi"
sementara kedua ibu dan anak itu sedang berada di dalam kamar mandi,kai yang sedari tadi sudah bangun hanya saja dia mengurungkan niatnya untuk bangun dan sengaja untuk pura-pura tertidur pulas,kai melakukan hal itu untuk melihat apakah kasih sayang dan perhatian yang di berikan oleh Acha itu tulus atau tidak, karena selama ini kai menganggap Acha hanya berpura-pura melakukan itu semua, untuk mendapat perhatian dari kai supaya dia bisa dibebaskan dari kontaknya, dan ternyata dugaan nya selama ini adalah salah kasih sayang dan perhatian itu semua tulus di berikan Acha untuk zaka.
"wah lihat papa zaka sudah bangun"ucap Acha membuyarkan lamunan kai
"zaka tunggu sebentar mama ambil baju untuk zaka sebentar ya"
__ADS_1
tiga puluh menit kemudian Acha telah selesai mengurus zaka
"kakak aku akan masuk kedalam"ucap ars dari luar kamar
"masuk lah ars"sahut Acha seraya menyisir rambut tebal zaka
"kak hari ini zaka sama aku dulu ya soalnya besok aku akan kembali ke Korea Selatan"
"kenapa buru-buru sekali apa kau tidak tinggal lebih lama lagi"sahut Acha
"ah a aku"
"dia tidak bisa berlama-lama meninggalkan kekasih hatinya"sahut kai yang berada di belakang Acha
"apa benar ars"Tanya Acha mengangkat dagu ars yang tertunduk dengan jari telunjuknya
"a apa tidak itu tidak benar kak"sahut ars mengelak dari pernyataan yang dilontarkan oleh kai
"apa sekarang aku boleh membawa zaka kalian pasti sibuk iya kan kakak kai"ucap ars mengalihkan topik pembicaraan dan malah menggoda kai
"anak itu bisa-bisa nya dia berkata seperti itu"gumam Acha dengan wajah cemberut
"hei hei mau kemana kau"ucap kai yang melihat Acha akan keluar dari kamar
"mau membuat sarapan pagi untuk mu"
"tidak perlu tugas mu hanya melakukan perintah ku siapkan setelan jas untuk ku pagi ini aku akan ke kantor"
"huh padahal itu hanya alasan supaya aku tidak berlama-lama dengan nya"batin Acha memutar haluan
skip kai selesai mandi
"mau kemana lagi kau"
__ADS_1
"aku mau ke taman"
"kau belum memasangkan dasi ku"ucap kai memberi dasi hitam itu pada Acha
"dasar bayi besar"gumam Acha yang masih terdengar oleh kai
"apa kau mengatakan sesuatu"
"ah tidak kau salah dengar sini dasinya biar ku pasangkan"
"bohong jelas-jelas aku mendengar ucapan mu tadi"batin kai menatap lekat wajah cantik Acha
"apa kau hamil"tanya kai tiba-tiba
"aku tidak hamil"sahut Acha santai
"ingat kata-kata ku waktu itu jika kau sampai hamil"
"ya akan ku ingat selalu"sahut Acha
cup
"bagus"ucap kai setelah mencuri ciuman dari Acha
"apa-apaan ini dia berkata jahat seperti itu lalu mencium ku seenaknya"batin Acha kesal
"pergilah nanti kau akan terlambat"
"hem"
sorry gak update kemarin lagi sibuk,,,,
dan untuk beberapa hari ke depan saya tidak bisa up dulu
__ADS_1
...see you next part 🖐️🖐️...