Pengasuh Untuk Anak Angkat Ku

Pengasuh Untuk Anak Angkat Ku
part 6 memberi nama


__ADS_3

sinar mentari pagi yang menerobos masuk melalui sela sela jendela, mengenai wajah tampan pria yang masih tidur di bawah hangatnya selimut.


ooooeeeeekkk oooeek suara tangis bayi yang terdengar di pagi hari yang indah itu


"suara bayi siapa itu, kenapa ada bayi di rumah ini"gumam kai


dia lupa bahwa itu bayi nya


"kakak ayo bangun ini sudah pagi"terdengar suara ars yang membangunkan kai


kai bangun dengan mata yang masih setengah tertutup, duduk bersandar di tepi ranjang "ars bayi siapa yang menangis itu"ucap kai yang sudah mulai sadar sepenuhnya"dan kenapa ruangan ini harum sekali"ucap kai lagi karena mencium bau harum baby boy yang habis mandi itu, mendengar apa yang di katakan kai ars menjadi bingung"apa dia lupa"batin ars


"kakak apa kau sudah melupakan baby yang kau bawa kemarin"


"ya ampun kenapa aku bisa lupa"ucap kai sambil mencubit pipi ars gemas


"hei kakak kenapa kau malah mencubit pipi ku"ucap ars dengan wajah kesalnya, tapi menurut kai wajah ars sangat imut, bukannya minta maaf kai malah tertawa hingga menunjukkan gigi putih yang tersusun rapi itu.tawa yang telah lama tenggelam kini kembali terbit sehangat matahari pagi hari ini"apa aku berhalusinasi kakak tertawa"batin ars masih tidak percaya.


sedangkan bi Ina yang melihat mereka berdua hanya geleng-geleng kepala bagi bi Ina ars Dan Kai sudah ia anggap anaknya sendiri termasuk zaka.ya walaupun zaka anggota baru dalam keluarga itu


"sudahlah pergi mandi sana kakak juga mau mandi setelah itu kita turun sarapan pagi setelah makan kita akan memberinya nama"ucap kai sambil melihat ke arah baby boy yang sudah tampan sehabis mandi


tanpa menunggu lama ars segera masuk kedalam kamar mandi,dan membersihkan tubuhnya selama beberapa menit dan keluar dengan wajah yang tampan sehabis mandi.kemudian beranjak dari kamar menuju meja makan bersama kai dan baby boy yang digendong oleh BI Ina


"makan yang banyak agar kau cepat tumbuh dewasa"ucap kai yang di balas anggukan oleh ars karena sekarang mulutnya full dengan makanan


setelah beberapa lama kai Dan ars telah selesai sarapan mereka beranjak ke taman halaman depan untuk membawa baby boy mereka berjemur di matahari pagi yang belum terlalu panas itu cocok sekali dengan kulit bayi yang masih lembut itu, terlihat kai dan ars sedang memikirkan sesuatu sambil duduk di kursi taman rumah mewah itu.


"ars bagaimana kalau nama depannya maikhel"ucap kai memberi saran

__ADS_1


"wah nama yang indah,aku setuju Kak"sahut ars memberi dua jempol kepada kai


"sekarang giliran mu memberinya nama tengah"ucap kai menatap ke arah ars yang menatap lembut pada wajah bayi imut itu


"benarkah"ucap ars semangat"bagaimana kalau Zakaria kak"


"boleh juga"balas kai menganggukkan kepalanya setuju


"maikhel Zakaria Wiliam"ucap mereka bersama sambil menatap satu sama lain dengan wajah yang gembira karena mereka berhasil memilih kan nama yang bagus untuk baby boy mereka


setelah acara pemberian nama itu selesai ars Dan Kai masuk membawa zaka karena matahari mulai terik,dan ars juga akan berangkat ke sekolah


"aku berangkat dulu kak"ucap kai sambil berlalu pergi


"Hem hati hati jangan nakal"


"siap bos"ucap ars sambil memberi hormat


kita tinggalkan kai dan baby zaka dulu mari kita ikut ars ke sekolahnya


setibanya di sekolah seperti biasa sudah banyak para ciwi-ciwi yang antri si sepanjang jalan masuk hingga ke parkiran, menunggu pangeran ars datang.ars yang di kenal sopan dan baik itu di sukai banyak orang selain baik ars tidak pernah membeda-bedakan status saat berteman, sehingga banyak yang berlomba-lomba menjadi teman ars,mereka berteman sama ars itu tentu ada alasan tersendiri.saat semua berlomba-lomba menjadi teman ars ada satu siswa laki-laki yang selalu menghindar dari ars,sifatnya yang misterius itu membuat ars semakin maju bukan mundur


"hai bian tunggu aku"panggil ars dari kejauhan saat melihat bian yang berjalan menuju kelas (btw nama sebenarnya Bryan tapi ars punya panggilan sendiri jadi kita akan pakai nama bian juga)


bian yang mendengar namanya di panggil dan sudah tau siapa itu segera berjalan dengan cepat menuju kelas (author:iiihh kamu tu bian gimana sih biar kamu masuk juga ntar tetep ketemu,kan juga duduk sebangku sama pangeran ars).


dengan cepat ars berlari menyusul bian yang makin jauh meninggalkan teman-teman nya (ya termasuk akoh😭)


"hei kenapa kau selalu menghindar dari ku"tanya ars sambil merangkul bahu bian"ya tuhan pakai jurus apa dia cepat sekali dia sampai di belakangku"batin bian kaget setengah mati

__ADS_1


"ah tuan muda ya maafkan saya karena tidak mendengar anda memanggil nama saya"ucap bian berbohong,tentu ars mengetahui itu


"jangan seformal itu santai saja"ucap ars berjalan tanpa melepas tangannya dari bahu bian


sesampainya di dalam kelas ada banyak pasang mata yang menatap bian ada tatapan iri benci dan kagum,(biasalah).


setelah mata pelajaran pertama usai dan bell tanda istirahat berbunyi semua murid keluar untuk mencari makan


"bian ayo temani aku ke kantin tidak ada penolakan"ucap ars menekan kata penolakan, mendengar kata kata ars membuat bian pasrah"baiklah ayo"setibanya di kantin mereka langsung duduk dan memesan makanan


"bian kau pesan apa aku yang akan mentraktir mu"


"tidak usah kau makanlah aku akan menunggumu"ucap bian padahal perutnya juga minta di isi


"baiklah kalau kau tidak makan bersama ku aku juga tidak akan makan"mendengar ancaman ars, membuat bian tidak berkutik lagi akhirnya dia memesan makanan juga


"baiklah sekarang ceritakan kepadaku kenapa kau selalu menghindari ku"


"i itu a aku malu berteman denganmu karena kau berasal dari keluarga terpandang sedangkan aku aku hanya hidup sederhana"mendengar alasan bian membuat ars terkejut apakah hanya itu yang membuat nya menghindar dari ars


"mulai sekarang kau tidak usah malu-malu lagi,kau akan menjadi teman baik ku lagi pula jika bukan karena kakakku hidup ku mungkin akan lebih buruk dari mu"sahut ars dengan santai


"baiklah ars,t tapi maksud mu apa hidupmu akan lebih buruk dari padaku"ucap bian kebingungan tidak mengerti maksud perkataan ars, mungkin dia belum tau soal berita yang beredar beberapa tahun lalu


"makan saja nanti aku akan menceritakan nya pada mu"ucap ars menyadari jika teman barunya itu tidak tau sama sekali tentang siapa sebenarnya ars yang dulu


Dan akhirnya makan yang mereka pesan sudah sampai,dan mereka makan dengan penuh canda tawa yang menghiasi wajah tampan mereka, mulai dari saat itu mereka menjadi tambah akrab dan akhirnya bersahabat


(aku pulang aja,aku dikacangin sama mereka 😔)

__ADS_1


hai hai aku update lagi, semoga dapat menghibur kalian ya


see you next part bye bye 🖤


__ADS_2