Pengasuh Untuk Anak Angkat Ku

Pengasuh Untuk Anak Angkat Ku
part 66


__ADS_3

kringggg,,,,,,,,


suara bel berbunyi menandakan pelajaran telah usai, banyak murid yang berlari keluar menuju orang tua masing-masing tak terkecuali ketiga anak sultan itu.


"di mana mommy kalian"ucap asael bertanya pada si kembar saat tiba di pintu gerbang, karena yang dilihat hanya mama Sarah di sana yang menunggu biasanya akan ditemani oleh mama Acha.


"entah"jawab zeka singkat padat dan jelas dan wajah datarnya sangat terlihat jelas


"huh sangat sombong" batin asael menggerutu


"Zeka Zaki di mana mommy kalian?"tanya Sarah juga penasaran biasanya Acha tidak pernah terlambat seperti ini, kalau dia tidak bisa menjemput biasanya Acha akan mengirim supir untuk menjemput kembar


"kami tidak tahu"Jawab keduanya bersama


"hemm kalau begitu ayo kita pulang bersama nanti mama Sarah beritahu mommy kalian kalau kita akan pulang bersama"ajak Sarah karena tidak tega jika meninggalkan kedua di tempat yang sudah mulai sunyi itu


"baiklah"jawab Zaki sedikit melengkungkan senyumnya, namun terkesan terpaksa


...----------------...


"aduh ya ampun kenapa bisa terlambat seperti ini untunglah zeka dan Zaki sudah di bawa pulang oleh Sarah"gumam Acha segera pergi untuk menjemput zaka yang juga baru keluar sekolah, kesibukannya menjadi seorang dokter juga membuatnya kadang lupa jika harus menjemput anak-anaknya saat pulang sekolah.


...----------------...


"apa mommy gak jemput aku ya?"batin zaka berdiri sambil menunggu kedatangan Acha karena biasanya jika keluar gerbang zaka akan langsung melihat Acha yang menunggunya di depan gerbang sekolah,tapi tunggu siapa wanita tua itu.


"hello boy"sapa wanita itu sok keren


"ada apa"sahut zaka langsung pada intinya sambil membuang muka seakan jijik dengan wanita itu


"mari berkenalan, kenalkan aku Elisabeth bibi dari ayah mu"ucap Elisabeth lembut menyodorkan tangannya untuk bersalaman dengan zaka

__ADS_1


uluran tangan itu jangankan di sambut di lirik saja tidak,zaka tetap melihat pada arah tatapan matanya tadi, melihat apakah Acha sudah datang atau belum.


"bukannya kau sudah tahu namaku, jangan berpikir bahwa saya tidak tahu tentang anda"sahut zaka acuh tak acuh


"anak ini dia sama seperti papahnya"batin Elisabeth mulai kesal dibuatnya


"aku kemari untuk menjemput mu,mama mu yang menyuruh ku karena dia tidak sempat untuk menjemput mu"ucap Elisabeth selembut mungkin agar zaka mau ikut bersamanya


dengan tatapan menyelidik zaka menatap wanita tua itu seakan mencari kebenaran


"aku tidak berbohong lihatlah ini"ucap wanita itu sambil menunjukan screenshot palsu percakapan singkat antara dirinya dengan Acha, melihat bukti itu zaka sekarang sudah mulai percaya dan mau ikut bersama Elisabeth,namun sebelum masuk ke mobil Elisabeth suara Acha memanggil nama zaka memberhentikan langkahnya untuk masuk kedalam mobil milik Elisabeth itu.rupanya dari kejauhan tadi Acha sudah mulai panik melihat keberadaan Elisabeth di tempat itu apalagi melihat zaka yang sudah mau masuk kedalam mobil milik Elisabeth dengan cepat Acha melajukan mobilnya hingga tiba di tempat di mana zaka dan Elisabeth berada.


"cih dasar wanita licik berani-beraninya dia membohongiku"batin zaka menatap sinis Elisabeth


"sial padahal sedikit lagi aku bisa membawa pergi anak itu"batin Elisabeth buru-buru masuk kedalam mobilnya daripada mendapat masalah karena mau menculik anak orang


"aku akan datang lagi"ucap Elisabeth sebelum tancap gas


"mom aku baik, kenapa kau lama datang menjemput ku"ucap zaka memeluk erat tubuh Acha


"maaf kan aku sayang aku sibuk,ayo kita pulang adik-adikmu sudah menunggu di rumah"ucap Acha membawa masuk zaka ke mobil


"huh hampir saja"batin Acha merasa lega karena hampir saja dia kena Serangan jantung atas kejadian tadi


malam harinya....


makan malam telah tiba Acha dengan sabarnya mengumpulkan ketiga buah hatinya untuk ikut makan malam bersama,malam ini sangat ramai karena ada Sarah dan asael,juga ada ars dan bian yang di ajak Acha untuk datang makan malam bersama , karena bosan jika makan hanya mereka berempat, karena ars juga sudah memiliki rumah pribadi jadi tidak tinggal bersama mereka lagi.


makan malam pun di mulai dengan doa,dan hanya suara dentingan sendok yang saling beradu di piring masing-masing karena sudah peraturan dirumah itu bahwa tidak boleh ada yang bersuara jika sedang makan, bahkan zeka dan Zaki juga sudah di tetapkan peraturan seperti itu,dan makan malam yang tenang pun selesai.


setelah makan malam yang tenang itu semuanya langsung ke kamar masing-masing karena Acha juga meminta mereka untuk menginap, kecuali Acha dan Sarah mereka duduk sebentar untuk menceritakan sesuatu tentang masalah tadi siang, mendengar apa yang diceritakan oleh Acha Sarah mengerti betapa ketakutannya acha, sebagai seorang sahabat tentu Sarah juga siap pasang badan jika terjadi sesuatu pada anak-anak Acha, karena anak-anak Acha sudah di anggap sebagai anak-anak nya juga, begitu pun sebaliknya.

__ADS_1


karena sudah mulai larut keduanya pun masuk ke kamar masing-masing untuk mengistirahatkan tubuh dan pikiran mereka.


visual terbaru



kai



acha



sam



sarah



ars



bryan


sangat susah untuk mendapatkan foto langka Sam dan kai yang senyum dan bergaya seperti itu, bahkan author sampai-sampai mau perang sama mereka cuman gara-gara foto itu


nanti anak-anak nya menyusul

__ADS_1


πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™


__ADS_2