
setelah selesai dinner bersama sekarang mereka tengah berada di ruang keluarga, untuk membicarakan hal yang di katakan beberapa saat yang lalu
"aku memberi mu waktu untuk mengatakan sesuatu di dalam hatimu"ucap kai yang juga sangat penasaran karena semenjak dari meja makan tadi wajah Sam dan Sarah terlihat murung,selama ini tidak ada hal penting yang ingin di bicarakan oleh Sam kecuali tentang pekerjaan.
"begini,aku harap kau setuju dan tidak marah padaku"sahut Sam menahan perkataannya
"langsung saja Sam"ucap kai yang tidak mau bertele-tele
"setelah memikirkan hal ini matang-matang dan keputusan ku sudah bulat,aku akan pulang ke negara tempat orang tua ku tinggal sekarang"Sam menatap wajah kai sejenak, melihat wajah kai dengan matanya menatap serius dirinya Sam pun lanjut berbicara karena dia tau sekali jika kai tidak suka orang yang bertele-tele.
beberapa Minggu lalu memang kedua orang tua Sam yang tinggal jauh di negara y menghubungi sam,dan memintanya untuk kembali ke negaranya karena sekarang mereka tidak lagi mampu mengurus urusan perusahaan, selain karena itu mereka juga tidak mempercayai orang lain untuk menangani perusahaan, selain Sam.
"aku harap kau mengerti,aku satu-satunya harapan mereka"ucap Sam di akhir kalimat setelah menjelaskan alasannya untuk pindah
ini keputusan yang sangat sulit baginya,kau sudah membantu sangat banyak dalam hidupnya tapi sekarang dia akan pergi meninggalkan dia,dan mengingkari janji dulu jika dia setia pada keluarga Kim sampai akhir hayat.
"aku mendukung setiap keputusan kalian, lagi pula sekarang sudah ada zaka mungkin aku akan menuntun nya secara perlahan dalam memimpin perusahaan"sahut kai menyetujui keputusan Sam, kerena kai sadar diri bahwa dia bukan apa-apa di bandingkan dengan kedua orang tua Sam dia tidak punya hak untuk melarang nya pergi.
sebenarnya kai tidak ingin jika Sam pergi namun apa boleh buat
"terima kasih banyak"ucap Sam bahagia tapi kesedihan juga menyelimuti hati nya
..._________________________...
__ADS_1
"siapa pacar mu"tanya zaka melontarkan pertanyaan nyeleneh yang mengejutkan untuk asael pasal nya ini yang pertama kali asael di tanyakan soal kekasih,dan juga apakah dia tidak lihat jika asael selama ini jarang berduaan dengan cowok, kecuali zaka
"T-tidak punya"sahut asael gugup dan rona merah di wajahnya itu tidak bisa di sembunyikan
"kalau begitu sekarang..."ucap zaka menggantung ucapan nya, sambil mendekatkan wajahnya ke wajah cantik asael rona merah di wajah asael makin tidak bisa di sembunyikan lagi.
zaka yang melihat itu pun sedikit terpesona oleh kecantikan asael dan rasanya ingin sekali menggigit pipinya karena gemas.
"aku keluar"sambung zaka menjauhkan wajahnya dan berlalu pergi dengan santainya, meninggalkan asael sendiri di dalam kamar nya dengan sejuta harapan yang memenuhi hatinya namun itu semua hanya harapan nya saja.
"gadis itu benar-benar manis"batin zaka tersenyum manis mengingat kembali kejadian tadi
tak bisa di pungkiri lagi bahwa asael memang menyukai zaka sejak kecil sampai saat ini dia masih menyimpan perasaan yang sama terhadap nya,namun di lihat-lihat zaka seperti biasa saja hanya memberi harapan palsu untuk nya, padahal sebelumnya dia berharap jika zaka akan menyatakan cintanya dan mereka akan menjadi sepasang kekasih tapi itulah kenyataannya tidak terjadi apa-apa.
tapi asael tidak mempedulikan apa pendapat semua orang demi cintanya mengejar atau di kejar dia tidak peduli soal itu.
saat tiba di ruang tamu tempat semula mereka berkumpul zaka yang sudah dari tadi membuat ke dua orang tuanya dan adik-adiknya menunggu akhirnya datang juga
"kakak apa kau tau jika asael dengan keluarganya akan pindah?"ucap zeka setelah melihat kedatangan zaka, yang entah dari mana
karena memang tidak tau apa-apa ya zaka hanya menggeleng tanda tidak tau
"makanya kakak pergi ke toilet jangan berlama lama"Zaki menyinggung tentang toilet, karena sedari tadi mereka menunggu zaka yang katanya ke toilet tapi sudah hampir satu jam menunggu Zaki dan zeka tidak melihat kedatangan kakaknya itu.
__ADS_1
"dasar anak nakal, katakan kau dari mana kami di sini sudah menunggu mu hampir satu jam"ucap Acha yang ingin sekali menjewer telinga zaka yang pergi tidak tau pulang itu.
"aku hanya tersesat di jalan"sahut zaka berharap agar semua orang percaya jika dia benar-benar tidak tau arah jalan kembali ke ruang tamu
"lagi pula rumah ini begitu besar d-dan.."lagi lagi ucapan zaka berhenti di tengah jalan, rupanya ucapan nya berhenti karena melihat tatapan kai dan Acha yang seakan akan mengulitinya hidup hidup
"ahhkk a-aku dari dari kamar asael,tapi demi apapun aku tidak melakukan apa-apa hanya duduk dan berbincang-bincang dengan nya, ya itu saja"ucap zaka tak berdaya di depan kedua orangtuanya
mendengar penjelasan zaka membuat semua orang yang melihatnya tertawa terbahak-bahak karena melihat ekspresi wajah zaka yang dinilai sangat lucu mirip seperti seekor anak kucing yang meminta belas kasihan agar tidak di marahi
"ternyata benar-benar tersesat"ucap Sam sambil tersenyum yang makin membuat zaka menunduk malu
"nanti aku akan memberinya pelajaran karena sudah berani mengganggu putri kita, kalau begitu kami pamit pulang karena hari sudah larut malam"pamit kai membawa semua keluarganya untuk kembali ke rumah mereka
"haha jangan terlalu keras pada putraku"balas Sarah yang kembali membuat semua orang tertawa karena tingkah zaka hari ini
karena sudah menjalin hubungan kerjasama sejak lama kai sudah menganggap Sam sebagai anggota keluarganya sendiri dan begitu sebaliknya, sehingga anak-anak mereka tidak ada yang di bedakan anak kai dan Acha adalah anak Sam dan Sarah juga begitu sebaliknya, yang tidak dimiliki oleh Sam dan Sarah di miliki oleh kai dan Acha sebaliknya juga begitu.
***maaf ya selalu lama up nya jujur aja author kehabisan topik ,dan author juga sibuk di sekolah mana udah mau ujian kenaikan kelas lagi butuh banyak belajar,so kalau kedepannya masih sama suka lama up nya sorry banget ya, meskipun lama tapi tetap up kok
episode hari ini cukup aneh karena susun alurnya buru-buru takut nanti gak bisa up lagi.
dah thanks buat yang selalu komen buat nyemangatin author ☺️😘♥️***
__ADS_1