
1 Bulan telah berlalu selama itupun Acha berusaha merawat diri agar saat pesta pernikahan mereka berlangsung dia tampil sesuai keinginan kai, dan selama itu pula keberadaan nya di rumah kai disembunyikan agar tidak terjadi gosip yang tidak-tidak.
pesta pernikahan yang akan diselenggarakan secara besar-besaran itu akan dihadiri oleh banyak orang dari semua kalangan,kai mengadakan pesta besar-besaran itu agar tua Bangka direktur Ling itu tidak berani memaksa nya untuk mau dijodohkan dengan putrinya, yang menurut kai tidak masuk dalam standar kecantikan.
selain karena alasan itu,kai menikah juga karena wasiat dari mendiang sang ayah agar jika ia sudah memimpin perusahaan kai harus secepatnya menikah dan memiliki keturunan, sebenarnya kai tidak suka menikah dan lebih memilih untuk sendiri hingga ia sudah sangat siap,tapi karena wasiat yang dititipkan padanya mau tak mau ia harus memenuhinya demi mendiang kedua orang tua tercinta,dan kebetulan juga ada Acha yang menjadi pengasuh zaka jadi kai tidak perlu mencari wanita untuk jadi istri nya, dilihat juga Acha sangat baik dan menyayangi zaka seperti anak kandungnya sendiri.
"Sam 3 hari lagi pernikahan ku akan diselenggarakan apa semuanya sudah beres"tanya kai yang duduk berhadapan dengan Sam
"sudah tuan dan hari ini anda akan kebutik untuk melihat baju pesanan anda"sahut Sam
"tapi hari ini saya tidak bisa menemani anda"ucap Sam
"tidak apa aku mengerti"sahut kai sambil berdiri
"apa kau sudah menghubungi ars"Tanya Kai sebelum benar-benar pergi
"sudah tuan malam ini dia sudah lepas landas"sahut Sam melihat kearah ponselnya
"baiklah aku pergi dulu"ucap kai menutup percakapan
__ADS_1
hari ini kai menyetir mobil sendiri karena Sam yang masih sibuk mengatur persiapan acara yang akan dilangsungkan 3 hari lagi itu, dalam perjalanan pulang hanya audio mobil yang menemani perjalanan kai,
"mah pah apa kalian senang sekarang aku akan menikah dan berkeluarga aku sudah menepati wasiat yang kalian dititipkan padaku ya aku tau ini hanya keuntungan pribadi saja tapi aku tidak punya pilihan lain dia sudah sangat dekat dengan anak angkat ku bahkan zaka sudah memanggil nya mama apa aku salah jika memang aku yang salah maafkan aku"batin kai merasa sedih dengan nasibnya sendiri
tak berselang lama akhirnya kai tiba di depan rumahnya dan turun dari mobil.
"Bu dimana Acha dan zaka"tanya kai yang melihat bi Ina yang kebetulan lewat
"non Acha sama den zaka ada di kamar nak"jawab bi Ina
"oh baiklah kalau aku pergi dulu"ucap kai berjalan santai
setibanya di kamar kai melihat dua makhluk Tuhan itu sedang bermain layaknya anak dan ibu.
"wah ini perdana dia memanggilku dengan nama apakah tidak ada siaran ulang"batin Acha
"baik tunggu sebentar aku akan mengambil tas ku dulu"jawab Acha meninggalkan kedua pria beda usia itu
"ayo zaka biar mama yang gendong"ucap Acha yang akan mengambil alih zaka
__ADS_1
"tidak zaka biar papa aja yang gendong"jawab kai yang tidak mau kalah
"aku tidak mau zaka harus sama mamanya"
"aku juga tidak mau zaka harus sama papanya"
ucap keduanya tidak mau kalah
"baik-baik zaka kita taruh di kereta bayi saja"ucap Acha mengalah dari pada berdebat dengan kai tidak akan pernah berakhir
"ya sudah"jawab kai pasrah
"nah kan kalau seperti ini bagus"ucap Acha tersenyum penuh kemenangan
selama perjalanan tidak ada yang membuka percakapan karena masing-masing punya kesibukan sendiri,kai sibuk menyetir dan Acha sibuk bermain dengan zaka,kai yang melihat mereka begitu asik dan tidak menghiraukan keberadaan nya merasa terasingkan.
haiiiii hari ini 585 kata dulu soalnya author sibuk kerja tugas
__ADS_1
semoga kalian suka ya 😊
......see you next part 🖐️🖐️......