
"terima kasih kalian sudah datang"ucap zaka memeluk kedua orangtuanya serta adik-adik tampannya,sambil memegang sebuah bucket bunga, ZAKA terlihat sangat tampan dengan toga yang menghiasi kepalanya
"sama-sama tuan dokter"sahut ACHA mencair kan suasana,sambil memeluk erat tubuh anak sulungnya itu.
"jadi sekarang kakak sudah bisa pulang,kami lelah mengurusi urusan mu"ucap ZAKI menyinggung soal anggota black lion,dan urusan perusahaan yang mau tidak mau harus mereka lakukan.
"adik-adik mu selalu mengeluh tiap hari soal itu,tapi mau bagaimana lagi tidak ada orang lain di keluarga kita selain kalian yang akan mengurus semuanya papa tidak mungkin bisa mengurus semua selamanya"ucap KAI menatap lekat wajah anaknya itu
"kita lanjut bicara di rumah saja"ucap ZAKA mengajak keluarganya pulang ke rumahnya
"sial gadis itu benar-benar menguji kesabaran ku"batin ZAKA memukul setir mobilnya dengan wajah hingga telinganya memerah akibat menahan amarah yang menggebu-gebu
saat ini ZAKA menyetir mobilnya sendiri, sedangkan keluarga nya di mobil lain.
"kurang ajar gadis sialan berani-beraninya dia tidak datang awas kau"ZAKA membanting ponselnya sambil terus mengumpat sepanjang perjalanan pikirannya sungguh kacau saat ini, hanya karena ASAEL tidak datang di wisudanya beberapa saat yang lalu, bahkan ponselnya tidak bisa dihubungi lokasi keberadaan nya pun tidak bisa di lacak, sungguh gadis itu pandai bersembunyi.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"teruslah mencari tuan ZAKARIA"batin ASAEL tersenyum di balik kumis tipisnya, rupanya saat ini ASAEL sedang menyamar sebagai seorang pria berkumis,guna mengelabui orang-orang suruhan ZAKA yang mencari keberadaan nya sejak pagi tadi.cerdik juga
"ya sudahlah dia tidak akan menemukan ku,aku sangat bahagia aku sudah lelah lelah melupakannya eh malah dia muncul lagi"ucap ASAEL melenggang pergi menelusuri setiap jalan yang di lewatinya dengan perasaan bahagia dia tidak tau ada yang mengincar dirinya.
sementara itu keluarga WILIAM sudah tiba di kediaman mewah ZAKA yang selama ini hanya mereka lihat pada layar ponsel, selama ini KAI ACHA dan dua bersaudara kembar itu belum pernah datang mengunjungi ZAKA selama di negara y, bukan karena tidak mau tapi karena ZAKA yang melarang mereka datang mengunjunginya di negara tersebut karena satu dan lain hal yang tidak bisa di ungkapkan oleh ZAKA salah satunya mungkin ZAKA ingin hidup mandiri bukan berarti ZAKA tidak merindukan kehadiran mereka.
"lumayan bagus,kami mau berkeliling sebentar"ucap ZEKA memberikan penilaian terhadap rumah kakaknya itu
"hati hati"ucap ACHA,yang di balas anggukan oleh keduanya.
ZAKA pun langsung mengerti apa yang di maksud oleh KAI
"Minggu depan aku sudah sampai di negara x,aku butuh waktu untuk mempersiapkan segala sesuatu yang aku butuhkan"sahut ZAKA memberi senyuman manis kepada kedua orangtuanya
__ADS_1
"jika perlu kakak bangun saja sekalian rumah sakit supaya kakak tidak mencari lagi tempat untuk kerja"sambung ZAKI yang tiba-tiba muncul di belakang ZAKA bersama ZEKA.
"benar"sahut ZEKA mendukung ucapan ZAKI
"baik kalau begitu kalian yang membangun nya untuk kakak"ucap ZAKA ingin memeluk kedua adik kembarnya, namun sayangnya keduanya menghindar
"hei apakah kalian tidak mau memeluk kakak kalian yang tampan ini?"ucap ZAKA menggoda kedua saudara kembar itu
"kami sudah besar"sahut ZEKA acuh tak acuh
"sudahlah hari ini kami langsung pulang karena banyak sekali pekerjaan yang tidak bisa di tinggalkan terlalu lama"ucap KAI sambil berpamitan dengan ZAKA
"apa secepat itu"ZAKA terkejut mendengar ucapan KAI
"iya kami akan menunggumu di rumah"ucap KAI berlalu pergi
__ADS_1
"kami pergi dulu"pamit ACHA memeluk dan mencium ZAKA
😇