Pengasuh Untuk Anak Angkat Ku

Pengasuh Untuk Anak Angkat Ku
part 72


__ADS_3

sementara itu kai dan Sam sedang meninjau langsung lokasi untuk membangun sebuah markas baru, lokasi yang sangat luas, luasnya bisa mendirikan satu kota baru.


lokasi itu sangat cocok untuk dijadikan tempat tinggal para anggota-anggota mafia nya untuk bersembunyi di sana.


dari atas ketinggian kai memantau seluruh area itu,jika menggunakan helikopter pemantauan lebih jelas dan mudah dilakukan dibandingkan dengan melewati jalur darat.


bukan main-main lokasi yang dipilih oleh kai tersebut selain sangat luas, lokasi itu juga terdapat di tengah-tengah perbatasan antara negara x dan y.


(negara x tempatnya kai, negara y negara tetangga)


entah bagaimana caranya kai mendapatkan perizinan dari kedua pemimpin negara itu,lebih tepatnya Sam karena selama ini hanya dia yang mondar mandir melaksanakan perintah kai.


orang kaya mah bebas.


setelah selesai semua kai dan Sam langsung berangkat ke kantor untuk merancang tata letak bangunan-bangunan yang akan di bangun nantinya.


...******...


karena hari ini kebetulan satu sekolah diliburkan,jadi hari ini juga zaka yang menjemput ars di bandara, karena mendengar bahwa ars akan kembali ke tanah air maka dengan semangat dia meminta agar dirinya yang menjemput ars di bandara.


tak kalah juga si kembar mereka juga sangat antusias menunggu kepulangan ars di rumah mereka,uuuuu pasti sangat menyenangkan jika ars ada di sana karena selama ini mereka hanya berjumpa lewat layar ponsel saja(video call)


"mah ayolah aku juga sudah dewasa"ucap zaka terus memohon agar di berikan izin oleh Acha untuk menjemput ars


karena bosan mendengar ocehan zaka yang tidak berhenti akhirnya Acha mengiakan saja


"baik-baik tapi janji kamu harus hati-hati di jalan"ucap Acha memberi pesan kepada zaka


saking senangnya zaka segera berlari menuju kamarnya untuk mengambil kunci mobilnya, setelah dari kamar zaka keluar dengan wajah riang gembira berlari menuju garasi tak lupa dia singgah sebentar di ruang tamu tempat Zaki dan zeka duduk sambil menonton,dan berlanjut ke Acha memberinya satu kecupan manis di pipinya, tidak tau kenapa jika soal ars zaka yang nomor satu paling antusias, mungkin karena dulu ars selalu menjaga dengan baik dan menyayanginya sepenuh hati, walaupun terkadang mereka seperti tom and Jerry.


di jalan yang ramai akan lalu lalang kendaraan bermotor maupun roda empat,zaka mengemudi dengan tenang dan di temani dengan musik-musik favorit nya salah satunya yang berjudul polaroid love.

__ADS_1


...****...


"zaka sedang apa sekarang"batin asael bertanya-tanya dalam pikirannya sehari tanpa bertemu dengan zaka rasanya seperti ada yang kurang, padahal jika zaka berpapasan dengannya pura-pura sok jual mahal.


"apa aku telfon saja"gumam asael lagi sambil memandangi nomor telepon zaka, muncul berbagai macam pertimbangan dalam pikiran asael dan akhirnya dia memberanikan diri untuk menelfon zaka,di jawab atau tidak itu urusan belakangan, yang penting untuk saat ini dia dapat mendengar suara zaka,walau hanya suara jari yang menekankan ikon merah pada panggilan masuk itu sudah lebih dari cukup setidaknya zaka tau jika dirinya menelfon nya.


...****...


mendengar suara ponselnya berdering zaka dengan santai mengambil ponselnya


"asael tumben sekali"gumam zaka seraya tersenyum smirik menatap layar ponselnya yang berdering terus, dengan sangat santainya zaka menekan ikon merah dan menyimpan kembali ponselnya di kursi di sebelah nya, karena dia sudah dekat dengan bandara tempat pesawat ars mendarat.


...******...


"haha sudah ku duga sebelumnya"ucap asael tertawa kecut meratapi nasibnya yang di abaikan begitu saja, padahal sebelumnya belum ada yang bisa mengabaikan asael mungkin karena dia cantik dan anggun kali yaa...


"ya sudah lah aku lebih baik melupakannya perlahan lahan,aku juga tidak akan mungkin bersama dengan dia"batin asael memantapkan hati untuk move on dari zaka, yang sudah dari kecil menjadi crush nya.


...*****...


"wahhh kamu sudah tumbuh dengan sangat cepat"ucap ars memberikan pelukan hangat kepada zaka yang di sambut baik oleh zaka


"aku tidak akan selalu menjadi anak-anak paman muda"balas zaka menekan kata "paman muda"sambil tersenyum manis sekali


"bocah tengil sudah ku bilang jangan panggil aku paman, panggil aku kakak aku tidak cocok jadi paman mu"ucap ars tidak suka jika dirinya di panggil paman sambil mengarahkan tangannya menyentil kening zaka yang mulus itu sehingga memerah dan membuat pemiliknya kesakitan.


"akkhh baik-baik lah paman,,eh maksud ku kakak ars😁"balas zaka bergidik ngeri melihat tatapan mata ars yang seperti akan mengulitinya


"hai"sapa bian yang datang menghampiri zaka dan ars


"ada apa kau bilang akan langsung pergi ke rumah pacar mu itu"ucap ars sedikit tidak ramah sambil menekan kata pacar

__ADS_1


"ah ini tuan muda zaka hallo,kau sudah besar Sekarang"ucap bian menyapa zaka tanpa menghiraukan ucapan ars yang meledek nya


"hallo, tidak perlu memanggil ku tuan muda cukup zaka saja"sahut zaka ramah menyambut uluran tangan bian untuk bersalaman dengannya.


"baiklah aku pamit pergi duluan,aku mau pergi ke rumah pacar ku"ucap bian seraya menekan kata pacar,dan pergi dengan melambaikan tangan ke arah zaka dan ars


"dasar,ayo kita pulang juga aku sudah tidak sabar melihat adik-adik kembarku"ucap ars menarik tangan zaka pergi menuju mobil


"bagaimana dengan sekolah mu"tanya Ars sambil terus mengemudi dengan santai


"sangat baik sekali kak"balas zaka mengalihkan pandangannya sebentar menatap ars lalu kembali menatap ke depan seperti ada yang di pikirkan nya


"lalu apa gelar mu di sekolah itu?"tanya Ars lagi, karena selama dia di luar negeri dirinya tidak sempat menanyakan banyak hal kepada zaka.


"A aku di pilih jadi ketua OSIS"ucap zaka membayangkan bahwa beratnya tugas seorang ketua OSIS


"hahaha kau sama seperti ku dulu ka"ucap ars tertawa keras tak lupa tangannya memukul pundak zaka, seperti seorang wanita jika tertawa akan memukuli temannya


zaka yang mendapat serangan tiba-tiba itu hanya meringis kesakitan sambil mengelus tempat yang di pukul ars tadi.


...------------...


"mah kenapa mereka lama sekali?"ucap Zaki yang tidak sabar akan bertemu dengan ars setelah sekian lama tidak bertemu dengan nya


"sabar mereka juga akan sampai di sini"balas zeka tidak mengalihkan pandangannya dari buku yang dia baca


Zaki dan zeka tidak jauh berbeda sifat keduanya hampir sama,dingin,dan cuek,namun zeka lebih senang membaca buku dari pada Zaki yang lebih memilih musik.sama seperti zaka yang juga menyukai musik dan olahraga ice skating karena itu para penggemar nya menjuluki dirinya ice prince (pangeran es).


...***oh iya novel ini sekarang udah ganti judul ya, sama sampulnya jadi kalian jangan bingung atau lupa nantinya....


sehat-sehat semuanya 🤗

__ADS_1


sampai di sini dulu ya byeeeeeeee***


__ADS_2