
"ars apa kau yakin akan berangkat sendiri tidak ditemani"
"oh ayolah kakak aku ini bukan ars kecil lagi umurku sudah 17 tahun aku sudah cukup dewasa untuk bepergian sendiri, lagipula aku hanya akan ke Korea Selatan saja"jawab ars meyakinkan kai karena hari ini dia akan ke Korea Selatan untuk melanjutkan studinya di sana bersama sahabatnya bian.
"baiklah aku percaya padamu, jika sudah sampai kabari kakak"pesan kai sebelum ars berangkat
"siap bos"ucap ars sambil memberi hormat"kalau begitu aku pergi dulu kak dah zaka"pamit ars melambaikan tangannya
setelah ars hilang dari pandangan,kai menitipkan zaka pada bi Ina Karena hari ini dia akan kekantor untuk meeting dengan kliennya dari Amerika.
di dalam mobil
"Sam apakah kau sudah mendapatkan informasi tentang gadis kemarin"
"sudah tuan ini berkasnya"sahut Sam memberikan kai amplop coklat
biodata Acha
nama: Aalona achava anak tunggal
status saat ini: mahasiswi di kampus xxvii
umur:19 tahun belum pernah pacaran/menikah
pekerjaan: barista sekaligus pemilik cafe
"kerja bagus"ucap kai memuji sam
"tuan kita sudah sampai"
"Hem di mana ruang meeting nya"tanya kai sambil berjalan masuk kedalam lift
"ada di lantai atas tuan mari saya antar"
"Sam aku mau bagaimana pun kau harus membawa gadis itu kerumah"
"baik tuan akan saya usahakan"sahut Sam
"selamat pagi semua maaf membuat kalian menunggu"ucap Sam membuka percakapan
"tidak apa-apa tuan"
"mari kita mulai meeting nya"ucap kai tidak ingin berlama-lama melihat wajah wanita yang pernah dijodohkan dengannya tapi dia menolak dengan alasan dia sudah mempunyai tunangan
sementara itu di tempat lain tepatnya di cafe milik Acha
"ayo sa kita berangkat kita tidak boleh terlambat"ucap Acha pada salsa,salsa yang biasa disapa sa itu adalah karyawan di cafe milik Acha sekaligus sahabatnya
"ayo berangkat"sahut sa di belakang Acha
__ADS_1
setelah mengantar pesanan hari ini Acha dan salsa berencana untuk jalan-jalan ke mall dekat sini sekalian berbelanja stok barang untuk cafe mereka.
"meeting hari ini saya sudahi dan terima kasih banyak atas kerja sama kalian"ucap kai sebagai pemimpin
"sama-sama tuan senang bekerja sama dengan anda"balas semua klien yang hadir sekaligus menutup pertemuan hari ini.
"Sam apa dekat sini ada minimarket kita singgah sebentar untuk membelikan zaka susu formula"
"ada tuan tapi kita harus putar balik, tapi didepan juga ada Mall apa kita akan putar balik"
"tidak perlu kita ke mall itu saja"sahut kai yang dibalas anggukan oleh Sam
beberapa saat kemudian tibalah mereka di depan mall yang menjulang tinggi dengan huruf W di puncak gedung itu
"Sam gunakan ini"ucap kai sambil memberi Sam masker dan kacamata hitam untuk menutupi wajah mereka
"kenapa harus memakai ini tuan"
"Sam apa kau mau membuat orang yang melihat kita menjadi tidak waras karena wajah tampan kita"sahut kai membanggakan wajah tampan mereka (ya meskipun kenyataannya begitu)
mendengar ucapan kai membuat telinga Sam berkedut
"baiklah kalau begitu"
"kau duluan saja Sam aku mau ketoilet sebentar"
"baik tuan"balas Sam
bruuukkk
suara tabrakan terdengar begitu keras,si penabrak terjatuh dan menumpahkan isi tasnya, sedangkan yang di tabrak tidak bergeser sedikit pun dari tempatnya
"hei apa kau tidak punya mata untuk melihat jalan lihat ini baju ku jadi kotor"ucap kai sambil menunjuk bajunya yang kena tumpahan kopi yang di bawa wanita itu
"aduh maafkan saya tuan saya buru-buru"sahut Acha sambil memungut isi tasnya yang berhamburan
"apa kenapa ada botol susu didalam tasnya dan apa itu alat apa itu"batin kai yang melihat DOT bayi dan pompa ASI
"bukannya itu DOT yang di gunakan zaka waktu itu apa jangan-jangan dia gadis yang kucari"batin kai lagi karena sudah berapa Hari ini dia mencari Acha tapi tidak menemukannya di cafe miliknya karena dia sering keluar mengantarkan pesanan.
"maaf tuan saya buru-buru"ucap Acha yang berlari masuk kedalam kamar mandi karena sudah tidak tahan dengan rasa sakit di ***********
"aku tidak akan melepaskan mu gadis kecil"batin kai tersenyum di balik masker yang menutupi wajahnya
"halo Sam kalau kau sudah menemukan susunya tunggu aku di mobil aku ada urusan sebentar"belum sempat Sam menjawab telepon diputuskan sepihak oleh kai
"akhirnya kau keluar juga"
"apa yang anda lakukan di sini tuan kenapa anda tidak pergi"
__ADS_1
"apa kau kira sebelum kau ganti rugi aku akan pulang tidak semudah itu"
"ganti rugi apa tuan yang anda maksud"
"apa kau buta lihat ini"tunjuk kai pada jas dan kemeja nya yang terkena kopi tadi
"ya ampun maafkan saya tuan sini saya bantu bersihkan"ucap Acha yang membersihkan baju kai menggunakan tisu
"kenapa tidak mau keluar"gumam Acha yang didengar oleh kai
"ini hanya sekali pakai makanya mahal dan tidak bisa kena noda apapun ganti sekarang juga bayar aku lima miliar"ucap kai tanpa basa-basi lagi
"apa aku tidak salah dengar lima miliar bukannya itu berlebihan mana ada aku uang sebanyak itu"
"bukannya aku sudah bilang baju ini mahal"sahut kai sambil mengeluarkan masker dan kacamata hitam yang menutupi wajahnya
"apa bukannya itu tuan kai yang kulihat di TV kemarin dan anaknya yang kuberikan ASI ku waktu itu, wajar saja bajunya harganya se-fantastis itu"batin Acha melamun
karena melihat Acha yang hanya melamun dan tidak merespon perkataannya membuat kai memegang bahu Acha dan menggoyangkan tubuhnya
"hei apa kau memikirkan cara untuk kabur"
"siapa yang kabur"elak Acha tersadar dari lamunannya
"tuan apa tidak ada cara lain untuk saya mengganti rugi bajumu jika membayar aku tidak punya uang sebanyak itu"
"kena kau"
"baiklah kalau begitu sebagai gantinya kau harus menjadi pengasuh zaka sampai dia berumur tiga tahun"
"apa selama tiga tahun"
"kalau kau tidak mau kau harus membayar ku lima miliar sekarang juga"
"apa aku terima saja ya dari pada bayar aku tidak punya uang sebanyak itu"batin Acha bingung
"kalau kai tidak menjawab sekarang aku akan menelpon polisi"ucap kai bersiap menelepon nomor polisi
"tunggu sebentar aku menerima tawaranmu"sahut Acha menghentikan tangan kai
"bagus, lepaskan tanganmu dari tanganku"
"besok kau akan di jemput Sam persiapkan diri mu"seru kai berlalu pergi meninggalkan Acha seorang diri di depan pintu toilet
"kenapa harus mempersiapkan diri memangnya aku harus berkerja keras"ucapan Acha yang masih didengar kai
"ya kau akan bekerja keras nona Aalona achava"sahut kai melanjutkan langkahnya
"apa maksudnya bekerja keras,dan dari mana dia mengetahui nama asli ku apa dia seorang penguntit"batin Acha bertanya-tanya tidak mengerti apa yang di ucapkan oleh kai barusan
__ADS_1
hai hari ini ada 1082 kata hah sangat melelahkan ngetik pake HP tapi demi kalian gak apa deh semoga kalian suka ya ☺️
...see you next part guys 🖐️🖐️...