Pengasuh Untuk Anak Angkat Ku

Pengasuh Untuk Anak Angkat Ku
part 32


__ADS_3

pagi yang sangat cerah menyambut pagi ini dengan sinar mentari yang menerobos masuk melalui celah-celah jendela, yang menyilaukan mata seorang gadis yang sebentar lagi akan menjadi ibu dari dua orang anak.


"mamah"terdengar suara anak kecil yang membangunkan Acha dari tidurnya


"iya sayang"sahut Acha sambil mengangkat zaka agar bisa tidur di atas tubuh nya


"mama aka kapan punya adik"ucap zaka sambil menatap Acha penuh harap


"zaka gak mau Mimi lagi"ucap Acha mengalihkan pembicaraan agar zaka tidak menanyakan hal itu lagi


karena tidak mendapat respon dari zaka, bahkan zaka Hanya menatap wajah nya seakan menunggu jawaban yang pasti,


akhirnya Acha hanya menghela nafasnya.


"apa anak mama mau punya adik baru Hem"ucap Acha sambil mencubit pelan hidung mancung zaka


"yah ya aka mau"jawab zaka antusias


"ya kamu sebentar lagi akan punya adik nak"batin Acha meneteskan air matanya merasa sedih dan terharu


"mama kenapa nangis aka nakal ya"ucap zaka dengan mata yang berkaca-kaca sambil mengelap air mata Acha yang mengalir


"ahaha gak kok mama cuman terharu aja oh ya papa dimana"ucap Acha menghapus air matanya


"papa udah pergi kerja"sahut zaka sambil memainkan sebuah mobil-mobilan


"kakak ars ada di mana"tanya Acha lagi sambil membuka tirai jendela agar sinar matahari bisa masuk


"aku di sini kak"sahut ars muncul dari balik pintu dan melambaikan tangannya


"oh ya kak ini ponsel baru mu yang dititipkan kak kai padaku agar memberimu setelah bangun"sambung ars memberi pada Acha sebuah ponsel keluaran terbaru yang berharga fantastis


"ini bukannya ponsel keluaran terbaru"ucap Acha terkejut


"Yap betul sekali itu hanya ada tiga di negara ini loh dan hanya di miliki oleh aku kakak dan kak kai"ucap ars dengan bangganya sambil memamerkan ponsel barunya juga


melihat tingkah konyol ars Acha hanya geleng-geleng kepala sambil tersenyum-senyum karena tingkah ars yang berbeda seratus delapan puluh derajat,ketika berada di Lingkungan luar ars sangat dingin dan jarang tersenyum bahkan sangat cuek, sehingga ia dijuluki oleh teman sekampus nya sebagai kulkas berjalan yang sangat imut.


(mau lihat seimut apa ars nanti di akhir cerita yah😊)


"baik kami pergi dulu"ucap ars membawa kabur zaka


"dah mama"teriak zaka sambil tertawa riang

__ADS_1


memang kedekatan antara ars dengan zaka tidak bisa dipisahkan lagi bagaikan magnet yang saling menempel kuat


"apa mereka benar-benar sudah pergi"gumam Acha celingak-celinguk untuk memastikan bahwa tidak ada orang lagi didalam kamar tersebut


"sudah tidak ada hah aku mandi terlebih dahulu"ucap Acha dengan suara pelan sambil senyum-senyum sendiri


setelah selesai melakukan ritual mandi pagi yang menyegarkan Acha keluar dengan hanya menggunakan handuk pendek yang melilit di tubuhnya


"aahhkk"pekik Acha kaget melihat keberadaan kai di dalam kamar itu saat keluar dari kamar mandi


"huh Untung saja jantung ku aman"batin Acha sambil mengelus dadanya


"kenapa kau hanya berdiri di situ kemari dan pijat kepala ku"perintah kai yang sedang terduduk lemas di sofa kamar itu dengan wajah yang pucat


dengan langkah gonta-ganti Acha melangkah pelan menuju ketempat duduknya kai,"aku harus menyimpannya di mana"batin Acha sambil memikirkan dimana dia akan menyembunyikan alat tes kehamilan nya yang baru ia tes tadi untuk sementara


"cepatlah sedikit"ucap kai sambil memijat kepalanya


"ya aku datang"sahut Acha sambil menyimpan tespek nya dia dalam laci meja


Acha tidak tahu jika laci meja itu tempat kai menyimpan ponselnya


"semoga dia tidak tahu"gumam Acha sebelum menutup laci itu


"aku tidak enak badan"sahut kai singkat


flashback on


"Hoek Hoek ah"


"tuan apa anda tidak apa"ucap Sam sambil menepuk-nepuk pelan punggung kai yang sedang mual-mual


"perutku serasa di aduk"sahut kai sambil memegang perutnya


"anda saya antar pulang saja tuan nanti pekerjaan kantor biar saya yang handle"


"hem baik ayo"sahut kai lemas


flashback off


"kenapa kau belum memakai pakaian mu"ucap kai tanpa membuka matanya


"kau yang menyuruh ku agar memijat kepala mu jadi aku belum sempat memakai pakaianku"

__ADS_1


"apa yang kau simpan di lacii itu tadi"ucap kai yang tiba-tiba berdiri dan melangkah menuju lemari yang disebut tadi


"a aku tidak menyimpan apapun a ayo kemari a aku akan memijat kepalamu lagi"ucap Acha terbata dan menarik lengan kai agar tidak memeriksa isi lemari itu


"tidak perlu ini sudah baik kan"sahut kai memutar haluan menuju ke ranjang untuk merebahkan diri


"huh syukur lah terima kasih Tuhan"batin Acha merasa lega


"tidak semudah itu Acha"batin kai tersenyum smirik


skip selesai berdandan


"nona sarapan Anda sudah siap"ucap bi Ina Dari luar kamar


"baik bi"sahut Acha sambil membuka pintu


setelah kepergian Acha kai langsung bangun untuk memeriksa apa yang disembunyikan oleh Acha tadi, karena rasa penasaran nya tidak bisa di tahan lagi.


sementara Acha yang sementara makan tidak berhenti untuk terus berdoa agar kai tidak memeriksa isi laci itu, agar kehamilan nya tidak diketahui oleh kai, yang tidak ingin dia hamil


"aku akan memeriksa nya sekarang"batin kai sambil memegang gagang laci itu siap untuk dibuka


dannnnnnnnn lanjutannya sebentar atau besok


hai sorry ya baru bisa up sekarang soalnya jaringan di sini udah berapa hari ini jelek, dan tidak bisa up deh.


oh ya sesuai janji ini foto ars yang imut menurut aku




siap tau ada yang mendaftar untuk jadi kekasih nya ars atau nama kalian bisa dipakai untuk nama pasangan ars nantinya


atau pasangan hidup om Samuel pilih aja


kayak pertentangan antara kai dan Acha di buat gak terlalu tegang soalnya kasian bumil gak bisa terlalu stres


dah itu aja🙏😌


sibuk kerja tugas gak bisa up untuk beberapa hari kemudian


...sampai jumpa lagi 🖐️🖐️...

__ADS_1


__ADS_2