
*sekarang ceritanya lebih banyak ke zaka sikembar and asael.
kalo dulu tokoh utamanya kai , sekarang sama anak-anak nya.
oke mari kita lanjut....🤗*
sedang Zaki dan zeka ke kelas mereka, zaka yang mendapat gelar sebagai ketua OSIS itu sekarang tengah mengatur persiapan untuk menyambut kedatangan murid baru di sekolah mereka, sebagai orang yang telah berpengalaman tentu zaka tau apa yang akan dilakukannya.
(jadi ini ceritanya zaka udh kelas 2 SMA ya)
sekarang semua murid baru telah berkumpul di satu ruangan khusus tak terkecuali Zaki zeka dan asael,kini giliran zaka yang naik ke podium dengan gaya cool nya dan wajah datar, untuk mengucapkan sepatah dua kata untuk membuka acara hari ini, yang dilanjutkan dengan sambutan dari kepala sekolah untuk hari pertama kedatangan murid baru di sekolah mereka.
setelah semuanya bubar para ciwi ciwi anak baru langsung menyerbu zaka, untuk meminta foto dan tanda tangannya, mereka tak menyia-nyiakan kesempatan selain jadi ketua OSIS yang digilai para cewek-cewek di sekolahnya zaka anak dari CEO W group itu juga ternyata sangat terkenal dijagat Maya, karena sering tampil mondar mandir di layar televisi menemani kai jika ada undangan untuk hadir di stasiun televisi,mau tidak mau dia harus mengikuti perintah sang papa yang menuntut zaka harus tampil pede sejak dini dihadapan banyak orang, sebagai penerus perusahaan W group yang kian hari kian meningkat prestasinya, dan mendapat gelar sebagai perusahaan terbesar nomor 1 di dunia.
"huufff aku sangat lelah dengan semua ini"keluh zaka saat tiba diruang OSIS setelah semua kegiatannya selesai
"itulah resiko menjadi selebriti dunia ka"sahut Yosua sedikit tertawa kecil melihat kearah zaka
(Yosua adalah teman zaka atau lebih tepatnya sahabatnya,dan sekaligus wakil ketua OSIS)
"heh kata-kata itu tidak pantas ada padaku"Sahut zaka dengan wajah malas
"kurasa aku harus mengusulkan peraturan baru kepada kepala sekolah"ucap zaka mengetuk-ngetuk meja
"maksud mu peraturan apa?"sahut Yosua yang tengah membereskan buku-buku yang tercecer di atas meja
"nanti saja kau akan tau"jawab zaka menepuk pundak Yosua seraya meninggalkan nya sendiri diruang OSIS itu
"terserah padamu"gumam Yosua yang kesal ditinggal pergi oleh zaka, sambil menyusun semua buku cetak itu di rak buku
__ADS_1
zaka yang berjalan menyusuri lorong kelas untuk memantau kegiatan adik-adiknya terhenti sejenak saat pandangan nya tak sengaja melihat seorang gadis manis berwajah cantik namun wajahnya sangat terlihat dingin, yang sedang duduk bersama seorang gadis lainnya yang takala cantik darinya
tanpa dia sadari bahwa sebuah senyuman manis mengembang di bibirnya
"gadis manis"gumam zaka sambil meneruskan langkahnya dengan senyuman yang masih mengembang
sedangkan asael yang dari tadi ingin mencungkil bola mata zaka karena terus memandangi nya, walaupun dia sama sekali tidak melihat kearah zaka,ya lebih tepatnya pura-pura tidak melihat,akhirnya mengajak Tamara dan Kevin sahabatnya pergi ke kantin sekolah untuk membeli cemilan dan minuman untuk meredakan rasa kesal asael, kenapa tidak kesal coba jika seseorang memandangi kita dengan senyuman aneh itu terlihat sangat menakutkan sekaligus menjengkelkan bagi seorang asael
"El kamu harusnya bersyukur dong kak zaka itu gak pernah mandangin cewek loh"ucap Tamara sambil duduk berhadapan dengan asael
"terobos ajalah El"ucap Kevin menambahkan
"sekarang aku udah malas capek"sahut asael sambil menyeruput minumannya dengan nada malas
"yah kami sih sebagai sahabat kamu hanya bisa ngedukung keputusan kamu El"kata Tamara yang di angguki kepala oleh Kevin
sementara itu di ****kantor****
"bagaimana keadaan ars dan bian di sana?"tanya kai dengan menatap wajah Sam
"tuan sepertinya mereka berhasil membangun sebuah perusahaan baru"sahut Sam dengan serius dan tidak menyangka kedua anak muda itu berhasil membangun sebuah perusahaan baru
"kerjasama yang baik"ucap kai tersenyum tipis dan bangga atas pencapaian keduanya
"lalu bagaimana dengan anggota kita?"tanya Sam karena makin hari makin bertambah jumlah mereka hingga markas yang sekarang sudah tidak mampu menampung mereka semua,juga keberadaan markas besar mereka telah diketahui oleh pasukan musuh ini akan memicu terjadinya perkelahian antar anggota mafia.
"aku sedang memikirkan lokasi yang strategis untuk membuat markas baru yang lebih besar lagi"sahut kai sambil memikirkan lokasi tersebut
"bagaimana dengan ini?"ucap Sam tak berpikir panjang langsung menunjukkan lokasi yang berada di tengah hutan yang lebat dan jauh dari kota, luasnya hampir setara dengan kota x yang berbeda di negara itu.
__ADS_1
"kita bisa langsung membelinya sekarang harganya juga murah hanya 228 triliun rupiah ini sudah kita miliki seumur hidup"tambah Sam lagi
mendengar harga yang ditawarkan sangatlah murah yaitu 228 Triliun rupiah tanpa pikir panjang kai langsung mengiyakan usulan Sam tersebut, dengan waktu singkat semuanya telah beres di atur oleh Sam sekarang hutan itu milik mereka tanpa terkecuali.
"besok kita akan meninjau langsung lokasi untuk pembangunan markas baru"ucap kai yang dibalas anggukan kepala oleh Sam tanda mengerti
setelah ngobrol-ngobrol santai itu kini keduanya lanjut ke kerjaan masing-masing.
...*************...
dirumah kediaman keluarga Wiliam, Acha sedang kedatangan tamu yang telah lama dia tunggu kedatangannya siapa lagi kalau bukan Sarah sahabat lamanya itu, sekarang kedua sahabat itu tengah duduk santai dihalaman belakang rumah yang memiliki pemandangan asri dan indah sembari melemparkan candaan satu sama lain.
"waktu cepat berlalu tanpa terasa anak-anak kita sekarang sudah tumbuh dewasa"ucap Sarah tersenyum sambil mengingat-ingat masa-masa dulu saat anak-anak mereka masih sangat kecil
"kau benar sepertinya aku pensiun saja dari pekerjaan ku dan fokus mengurus suami dan anak-anak ku"sahut Acha
"ya aku juga"balas Sarah dengan senyuman yang manis
keduanya pun lanjut membicarakan hal-hal di masa lalu yang masih dikenang keduanya sampai saat ini
...*******...
sementara di depan kelas Zaki dan zeka,zaka tengah berdiri di pintu sengaja mengecek ketertiban ruangan kelas, padahal sedang mengecek kedua adiknya,di sekolah itu tidak ada satupun murid yang mengetahui jika Zaki dan zeka adalah adik dari zaka kecuali para guru, identitas mereka sengaja tidak dipublikasikan dengan maksud menjaga privasi mereka, saat dirasa sudah oke dengan keadaan adik-adiknya zaka berbalik badan menuju ruang guru bermaksud untuk menyampaikan peraturan yang telah ia rencanakan matang-matang ini demi kebaikannya juga.
saat berjalan di koridor sekolah zaka tak sengaja berpapasan dengan asael,asael yang saat itu tengah berjalan sendiri sehabis dari kamar mandi."dari mana?"tanya zaka berhenti tepat di depan asael"WC"jawab singkat asael dan langsung mengambil jalur kanan untuk melewati zaka yang tingginya bagaikan sebuah tiang listrik"dia sudah tidak seperti dulu lagi"batin zaka merasa miris..
***hai para pembaca maaf ya kelamaan update.
sekarang juga 1 atau 2 hari baru bisa update karena kebijakan kata harus 1000 atau 2000 kata jadi udh susah mau nyari topik yang gak ada habisnya
__ADS_1
makasih juga loh yang udh selalu semangati saya, semoga tetap suka yah and dukungan terus karya saya ya gak maksa kok
see all ❤️***