Pengasuh Untuk Anak Angkat Ku

Pengasuh Untuk Anak Angkat Ku
part 31


__ADS_3

"tuan aku bosan berada di sini"ucap Acha dengan manjanya sambil memanyunkan bibirnya


"dia sudah berani sekarang"batin kai menatap Acha


"ganti baju mu kita akan pergi"sahut kai sambil menyimpan laptop nya di atas meja


"siap bos"ucap Acha memberi hormat


"berhasil yes"batin Acha sangat senang sekali karena tidak sia sia usaha nya untuk berekting


sebenarnya Acha membuat alasan bosan berada di rumah hanya semata-mata untuk alasan saja, siang ini dia akan mencari sesuatu yang penting hingga nekat membohongi kai,


entah apa yang akan terjadi jika kai mengetahuinya.


"ayo"ucap Acha setelah siap dengan dandanan natural dan dibalut dengan dress selutut berwarna merah muda


"hm"sahut kai sambil mengangguk kecil


"tuan apa kita tidak membawa zaka juga"ucap Acha ketika mereka sudah berada di dalam lift


"zaka masih bersama dengan ars"sahut kai singkat melanjutkan langkahnya dan diikuti Acha mengekor di belakangnya hingga sampai di mobil seperti anak ayam yang mengikuti induk nya


"jangan memanggilku tuan lagi setelah tiba di sana"ucap kai sebelum melajukan mobilnya


"baik tapi sebenarnya kita akan kemana"sahut Acha sambil bertanya karena sedari tadi kai belum memberitahu kemana mereka akan pergi


"nanti kau akan tau"sahut kai sambil menginjak pedal gas meninggalkan pekarangan rumah mewah itu


dengan kecepatan sedang kai mengendarai mobil sport itu membelah jalanan yang ramai akan kendaraan yang berlalu lalang


"apa kau tidak hamil"ucap kai tiba-tiba setelah keheningan sepanjang jalan tadi, sontak saja membuat Acha kaget dengan pertanyaan yang dilontarkan kai


"a aku tidak hamil"sahut Acha terbata takut kalau dia benar-benar hamil karena sudah seminggu dia telat datang bulan


setelah tanya jawab itu tercipta lagi keheningan disepanjang jalan, hingga tiba di suatu Mall terbesar di kota itu dengan logo W di bagian puncak tertinggi gedung yang mempunyai tujuh puluh lantai dengan luas tanah sekitar dua ribu meter persegi.


sehingga Mall tersebut masuk dalam kategori aset negara, karena setiap tahunnya Mall tersebut bisa menyumbang sekitar sepuluh triliun pada negara.


"ingat kau tidak boleh memanggil ku apa"ucap kai menarik tangan Acha sebelum keluar dari dalam mobil


"t tuan"sahut Acha gugup karena wajah nya begitu dekat dengan wajah tampan kai

__ADS_1


"bagus ayo keluar"ucap kai sambil memberi ciuman hangat di bibir Acha


setelah keluar dari mobil mereka bersama-sama masuk ke dalam Mall tersebut sambil bergandengan tangan, banyak pasang mata yang menatap mereka karena ini kali pertamanya pemilik mall terbesar di kota itu datang, apalagi datang bersama seorang wanita, mungkin sebagian orang sudah mengetahui siapa yang dibawa oleh kai namun,sebagian lagi belum mengetahui pernikahan yang dilangsungkan satu tahun yang lalu.


"terus aku harus memanggil mu siapa"ucap Acha sambil berjinjit agar bisa berbisik di telinga kai


"terserah"jawab kai singkat padat dan jelas


"emm oke"ucap Acha mengangguk-angguk kan kepalanya sambil tersenyum tipis


saat berkeliling mencari sesuatu yang diinginkan oleh Acha, tiba-tiba langkah Acha terhenti melihat sesuatu yang menarik perhatian nya.


"ada apa kau tiba-tiba berhenti"ucap kai kesal


"aku mau itu"ucap Acha menunjuk sesuatu yang menarik perhatian nya sambil menatap wajah kai dengan tatapan imut


dengan terpaksa kai mengangguk karena tidak tahan dengan wajah imut Acha


karena sudah mendapat persetujuan dengan semangat Acha berlari kecil menuju penjual kembang gula, dan memesan beberapa untuk dia dan kai.


"apa kau tidak bisa berjalan saja"ucap kai marah-marah seperti seorang ibu yang sedang memarahi anaknya


sedangkan yang dimarahi sedang asik menikmati kembang gula nya,tanpa menghiraukan ucapan kai


"anak ini apa dia tidak lihat kalau aku sedang marah"batin kai merasa terabaikan


"buka mulutmu aaa"ucap Acha menyodorkan kembang gula pada mulut kai


tanpa sadar kai langsung membuka mulutnya lebar-lebar membiarkan Acha menyuapi nya


"bagaimana enak kan"


tanya Acha yang dibalas anggukan kepala oleh kai


"aku mau bermain wahana lagi"ucap Acha menggandeng tangan kai menuju wahana kincir angin


kai yang selama ini belum pernah bermain seperti itu, hari ini ia tertawa lepas menikmati semua wahana yang berada di dalam gedung besar itu bersama dengan Acha.


karena asik bermain tak terasa mereka bermain sudah sampai malam hari


"sayang ayo kita pulang"ajak Acha karena dia juga sudah lelah bermain

__ADS_1


"hm"Jawab kai singkat


setelah tiba di dalam mobil dengan kecepatan maksimal kai melajukan mobilnya hingga tiba di rumah.


"di mana zaka dan ars"Tanya Acha pada salah satu penjaga rumah mewah itu


"mereka sudah tidur nona"sahut penjaga rumah itu


skip sampai kamar dan selesai mandi


"tumben sekali dia cepat tidur mungkin karena capek"kekeh Acha teringat kejadian tadi


karena yang asik bermain tadi kai bukan acha, padahal kan tadi Acha yang di ajak keluar yang asik malah si kai nya


mau lihat kai bobo gak?


ya udah nih aku liat tin🤭



dia ketiduran di sofa guys,,,


kalau gini bisa di foto kai nya tanpa ketahuan


kembali ke Acha


"aku akan mencoba nya dulu mudah-mudahan negatif"batin Acha


mumpung kai sudah tertidur malam ini Acha akan menggunakan alat tes kehamilan yang dia beli secara diam-diam tadi saat mereka masih berada di Mall, karena sudah seminggu ini dia telat datang bulan.


setelah menunggu beberapa saat akhirnya hasil nya sudah terlihat, yang menunjukkan dua garis merah (ia gak sih?)


setelah melihat hasilnya ada rasa bahagia dan rasa takut yang menyelimuti hati Acha


"hah tidak apa-apa Acha Hanya tinggal setahun saja setelah itu aku akan pergi"batin Acha menetes kan air mata


"aku akan menyembunyikan nya dulu"gumam Acha mencari tempat yang aman agar tidak ketahuan oleh kai


sesudah menyembunyikan alat tes kehamilan itu Acha bergegas menuju tempat tidur karena dia juga sudah mengantuk berat


bersenang-senang dahulu sebelum ada sedikit konflik ye kan

__ADS_1


tapi konflik nya gak terlalu sedih jadi gak perlu tissue yah


__ADS_2