
terangnya rembulan malam kini berganti menjadi terangnya mentari pagi, dalam sebuah kamar terlihat tiga orang yang masih tertidur dibawah hangatnya selimut.
"apakah gadis ini sengaja menggodaku apa dia sudah tidak sabar menunggu sampai sah dulu"batin kai yang baru bangun karena merasa ada yang memeluknya dengan erat.
"apa ini kenapa guling nya jadi besar dan keras seperti ini"gumam Acha meraba-raba tubuh kai.
"ini bukan guling"batin Acha menyadari bahwa yang dia peluk itu bukan guling biasa
dengan takut-takut Acha mengangkat kepalanya untuk melihat apakah kai masih tidur atau sudah bangun, saat mengangkat kepalanya mata Acha langsung membulat sempurna melihat kai yang menatapnya dengan tatapan dingin, secepat kilat Acha menarik tangannya, namun belum sempat bergerak tangan kekar kai Manahan pinggang nya.
mendapat perlakuan tiba-tiba seperti itu dari kai membuat perasaan Acha tidak enak
"a apa yang anda lakukan tuan"ucap Acha terbata
"menurutmu"sahut kai tanpa ekspresi
"tapi zaka a aku mau mengurus zaka"ucap Acha mencari alasan agar terbebas dari jeratan kai
"zaka ada bersama bi Ina jadi Kita bisa melakukannya sekarang"
tok tok
"non Acha den zaka nangis gak mau sama bibi"ucap bibi dari luar kamar
"ya Tuhan terima kasih kau sudah menyelamatkan aku"batin Acha tersenyum sambil melepas tangan kekar kai dari pinggang nya
"hah kali ini kau lolos anak kecil"gumam kai sambil berjalan masuk kedalam kamar mandi
__ADS_1
(udah tau lah ya)
"zaka kok nangis"ucap Acha ketika zaka sudah berada di pelukannya
"wah anak mama udah mandi ya wangi banget"ucap Acha mengajak zaka berbicara seakan mengerti zaka membalas dengan mengangguk ceria
setelah beberapa saat berendam di bathtub,kai segera keluar dari kamar mandi, karena hari ini dia akan kekantor sebentar mengurus sesuatu yang penting.
"ya ampun roti sobek nya"batin Acha melihat kai yang baru saja keluar dari kamar mandi
"ah apa yang aku pikirkan"ucap Acha geleng-geleng kepala
"tuan bisa kau jaga zaka sebentar aku mau mencuci wajah ku dulu"
"pergilah jangan lama aku akan kekantor"sahut kai mengambil zaka dari gendongan Acha
"pa...pa"racau zaka di gendongan Kai
"siapkan baju ku sebagai calon istri yang baik"ucap kai yang melihat kedatangan Acha setelah dari kamar mandi
kamar mandinya sultan
"baik baju apa yang akan anda pakai hari ini calon suamiku"ucap Acha dengan nada yang lembut, berhasil membuat kai salah tingkah.
"ee terserah kau saja aku sedang malas untuk memilih"sahut kai sambil menetralkan detak jantungnya
__ADS_1
"baik akan aku pilihkan"ucap Acha sama halnya dengan kai
"huh kenapa jantungku seperti ini"batin Acha yang jantungnya hampir melompat dari tempat nya
"ini"ucap Acha membawakan setelan jas merah ke hadapan kai agar di lihat nya cocok atau tidak dengan nya
"bantu aku memakai nya"sahut kai sambil meletakkan zaka di atas ranjang
"zaka duduk di situ dulu ya mama lagi bantuin papa"
30 menit kemudian Acha sudah selesai mambantu kai memakai setelan jasnya.
"sekarang sudah pukul setengah delapan aku berangkat dulu dah zaka papa pergi dulu ya"ucap kai berpamitan pada Acha dan dan zaka
"ayo sam"ucap kai pada sam yang sudah menunggu di depan pintu
setelah kepergian kai dan sam acha mencari keberadaan ars yang baru tiba kemarin malam,tapi ars Dan Acha sangat cepat akrab.
"ars apa kau bisa menggendong zaka sebentar kakak mau mandi dulu"ucap Acha
"oh tentu"
"baiklah kalau begitu kakak titip zaka sebentar ya"ucap Acha berlalu pergi.
__ADS_1
hai hari ini gak bisa up banyak banyak soalnya saya sibuk,dan sekedar info beberapa hari ke depan saya tidak up dulu karena sibuk sekolah online dan kerja tugas tugas yang numpuk
...see you next part 🖐️🖐️...