
malam telah berganti pagi, namun pagi ini tidak secerah biasa nya, mungkin alam mengerti akan kesedihan yang menyelimuti hati Acha atas kejadian kemarin.
perempuan yang kini usianya sudah dua puluh tahun itu, terlihat makin dewasa dalam merawat bayi meski belum pernah memiliki anak sebelum nya.
tak seperti biasanya pagi ini kai bangun terlambat, biasa nya dia yang terlebih dahulu bangun dan pergi ke kantor sebelum istri dan anaknya bangun.
dengan perasaan takut-takut Acha memberanikan diri untuk membangunkan singa es itu, bagaimana pun ini juga kewajiban nya sebagai seorang istri
"t tuan bangun sudah siang apa kau tidak pergi kekantor"Ucap Acha sambil memakaikan zaka baju karena Acha juga baru selesai mandi sekalian memandikan zaka
"tidak"sahut kai singkat melanjutkan kembali tidur nya
"kau tidak boleh tidur lagi ini sudah siang ayo bangun"ucap Acha sambil sebelah tangannya membuka selimut yang menutupi seluruh tubuh kai sebelahnya lagi menggendong zaka
bukannya bangun kai malah tidur terus, membuat Acha menjadi kesal
"papa ayo bangun"ucap zaka membantu Acha membangunkan kai
"sebentar lagi zaka"sahut kai sambil mengangkat kembali selimut nya
karena bosan menyuruh kai bangun namun tak bangun-bangun juga akhirnya Acha memutuskan untuk membiarkan saja dari pada dapat sebuah masalah lagi
dreett dreettt suara getaran ponsel di atas meja dekat ranjang tempat tidur Acha dan Kai
pesan dari Sam masuk
"selamat pagi tuan tersangka penyerangan sudah berada di markas"isi pesan yang diterima kai dari Sam
setelah melihat pesan dari Sam, tanpa menunggu lagi kai langsung bergegas bersiap-siap untuk berangkat menuju ke tempat tujuan
__ADS_1
skip selesai mandi dan bersiap-siap
"kau mau kemana tuan"tanya Acha karena melihat kai yang terburu-buru
"aku akan pergi sebentar"sahut kai sambil mengecup pipi tembem zaka
"kemana kenapa terburu-buru"ucap Acha lagi karena penasaran bukannya tadi dia bilang tidak akan pergi ke kantor
"jangan banyak bertanya"sahut kai mendekatkan wajahnya ke wajah Acha
"aku pergi"ucap kai lagi sambil mengecup bibir Acha
kita ikut kai penasaran aku
selain sebagai seorang CEO di perusahaan yang terkenal dengan kesuksesan nya di seluruh penjuru dunia,kai juga merupakan seorang mafia yang paling ditakuti oleh lawan karena kekejamannya,dan juga kai dan sam yang sama-sama dikenal tidak memiliki belas kasihan sama sekali.
author: kenapa aku baru tahu kalau mereka juga seorang mafia
tanpa basa-basi lagi kai langsung menuju tempat di mana para tahanan berada, sepanjang lorong terlihat orang-orang yang berbaris rapi menunggu pimpinan mereka datang.
"selamat pagi tuan"sapa Sam sambil membungkuk memberi hormat
"hem"sahut kai singkat sambil melihat kearah orang yang sudah berani membuat masalah dengan nya
"apa yang harus kita lakukan pada nya Sam"tanya kai pada sam sambil duduk di kursi yang disediakan
"emm aku rasa lebih baik kita menyiksanya dulu tuan"sahut Sam memilih-milih senjata yang akan digunakan untuk menyiksa Ling Zhi
sedangkan Ling Zhi yang mendengar dirinya akan di siksa, menjadi gemetar hebat dan memohon agar dilepaskan, namun nasi sudah menjadi bubur tidak ada gunanya untuk memohon kepada kedua orang itu.
__ADS_1
brakkk
suara pintu didobrak"lepaskan putri ku atau wanita ini akan mati"ancam direktur Ling
"Crystal"Ucap kedua orang itu bersamaan
sedikit bercerita
Sam dan Crystal beberapa bulan lalu sudah resmi menjadi sepasang kekasih, bahkan rencananya mereka akan segera melangsungkan pernikahan mereka dalam waktu dekat ini,Sam yang terkenal dingin dan cuek kepada wanita sebelum hadirnya Crystal, sehingga ia di anggap tidak normal oleh kai atau penyuka sesama jenis.namun kehadiran Crystal dalam hidupnya bagai sinar matahari yang mencairkan es yang sudah lama membeku, karena sikap hangat dan sabar crys membuat hati Sam menjadi luluh dan akhirnya menjalin hubungan dengan perempuan yang disapa crys itu.
"lepaskan putriku atau"ucap direktur Ling menggantung ucapannya
"baik serahkan dulu dia pada kami"ucap kai sambil mengulurkan tangannya untuk mengambil crys
"aku tidak percaya"sahut direktur Ling
"baik ayo kita sama-sama kau mengambil putri mu dan aku mengambil adikku"sahut kai lagi
ia melindungi crys dan sudah menganggap nya sebagai adik
"baiklah"
akhirnya crys dapat lepas dari genggaman direktur Ling itu
"apa kau tidak apa"tanya kai sambil memutar tubuh crys
"ya aku tidak apa"
"apa yang kau lakukan"ucap kai saat melihat pistol yang di arahkan oleh direktur Ling ke arah Sam.
__ADS_1
capek ngetik nya
...sampai jumpa di cerita selanjutnya 🖐️...