Pengasuh Untuk Anak Angkat Ku

Pengasuh Untuk Anak Angkat Ku
part 35


__ADS_3

malam yang dingin kembali menyapa kedua insan yang sedang duduk bersama namun pikiran mereka melayang-layang entah kemana.


tok tok suara ketukan pintu dari luar kamar membuyarkan lamunan kedua orang yang sedari tadi hanya diam dalam hening


"masuk"ucap kai sadar dari lamunannya


"den ini makanan yang den minta tadi"ucap bi Ina, membawa nampan berisi berbagai makanan sayuran dan buah-buahan bergizi dan bervitamin cocok untuk ibu hamil


"kalau gitu bibi permisi dulu den non"ucap bi Ina di balas anggukan oleh keduanya


"makanlah"perintah kai setelah kepergian bi Ina


"aku tidak lapar"sahut Acha membuang muka


tapi sebenarnya Acha sangat ingin mencicipi makanan tersebut, namun karena takut makan itu mengandung racun atau sesuatu yang berbahaya bagi kesehatan nya juga kesehatan janinnya, terpaksa Acha menolaknya karena kekhawatiran yang berlebihan itu.


"aku tidak akan meracuni mu"ucap kai seakan tahu isi kepala wanita hamil itu


"kenapa dia tahu kekhawatiran ku?"batin Acha teringat akan kejadian beberapa tahun lalu saat Sam menjemputnya


"apa masih tidak percaya"ucap kai sambil memakan sepotong buah yang ada di nampan tersebut


"benar"batin Acha setelah beberapa saat memperhatikan tidak ada yang terjadi dengan kai setelah memakan sepotong buah itu


"jangan menguji kesabaran ku"ucap kai yang sudah termakan emosi karena sedari tadi Acha terus saja menatapnya tidak menyentuh sedikit pun makanan yang ada di atas meja


"aku sudah bilang aku tidak lapar"sahut Acha berani menunjukkan wajah yang serius dan meninggikan suaranya dihadapan kai


plak plak dua tamparan melayang di kedua pipi Acha akibatnya meninggalkan dua jejak merah di pipi mulusnya.


"kenapa kau menampar ku hiks"ucap Acha tertunduk memegang pipinya


"apa kau masih bertanya kenapa aku menampar mu!!"sahut kai berdiri"apa kau tidak lihat aku berusaha untuk baik kepada mu"tunjuk kai pada Acha


"aku tahu"teriak Acha sudah termakan emosi juga karena selalu dirinya menjadi pelampiasan kemarahan kai


karena sikap tempramen kai, sehingga tidak sadar ia telah mencekik leher Acha sehingga membuat wanita yang sedang mengandung dua Minggu itu menjadi kesulitan untuk mendapatkan oksigen.

__ADS_1


Sam yang kebetulan ada di sana yang sebelumnya datang untuk meminta tanda tangan dari kai, namun melihat kedua orang itu sedang beradu argument, untuk sementara ia menunggu sampai situasi kembali mendingin, sambil berdiri didepan pintu.namun situasi bukannya mereda malah makin memanas,Sam sengaja tidak mau keluar karena dia tahu saat-saat panas ini akan terjadi, tapi bukan yang seperti ini yang dia pikirkan.


"tuan tuan tenang apa yang anda lakukan"lerai Sam menarik lengan kai agar terlepas dari leher Acha


"apa kau baik-baik saja nona"tanya Sam saat tangan kekar kai sudah terlepas dari leher nya


tapi bukan jawaban yang ia dapatkan, melainkan sebuah pelukan erat.


kai yang melihat Acha malah memeluk tubuh Sam kembali menjadi naik pitam, ingin rasanya menghajar Sam dan memberi pelajaran pada Acha.namun rasa itu ia tahan karena melihat tatapan Sam yang mengartikan untuk tidak menambah masalah lagi,"kalau bukan kau penting untukku sudah ku habisi kau"kai bergumam membalikkan badannya agar tidak melihat kedua orang yang saling berpelukan itu


"anda baik-baik saja nona?"tanya Sam sekali lagi


"hiks a aku t tidak lapar tapi dia memaksa ku"sahut Acha terisak memeluk tubuh Sam


"baik sekarang dengar aku"ucap Sam melepas pelukan erat Acha


"liat aku,aku tahu kau tidak lapar tapi tidak seharusnya kau meninggikan suaramu padanya dia suamimu"ucap Sam dengan bijak


"dan anda tuan kontrol emosi anda jika ada terus seperti ini yang ada nona Acha akan trauma berada di dekat anda"ucap Sam bagai menasehati kedua anaknya yang sedang bertengkar


"maafkan aku"ucap kai ingin memeluk tubuh Acha


"aku keluar dulu"pamit Sam menyimpan berkas yang akan ditandatangani oleh kai di atas meja


*


*


*


karena kelelahan menangis akhirnya Acha tertidur lelap di dalam pelukan hangat kai, dengan perlahan kai memindahkan tubuh Acha ketempat tidur, setelah memindahkan tubuh Acha kai langsung beranjak untuk mandi karena tubuhnya yang sudah lengket.


"ars anak itu tidak pernah melepas zaka jika sudah terlanjur bersamanya"gumam kai sambil merendam tubuhnya di dalam air yang sudah dituangkan sabun cair dengan aroma kesukaannya.


setelah beberapa saat kemudian kai keluar dari kamar mandi, beranjak menuju lemari tempat pakaian dan mengambil kaos hitam dan celana pendek, setelah itu ia naik di tempat tidur sambil memeluk Acha


"anak ini biar tidak mandi tapi masih wangi"kai bergumam menciumi bau wangi tubuh Acha

__ADS_1


"maafkan aku sayang"ucap kai ditelinga Acha dengan menyebut kata sayang


akhirnya kedua insan itu terlarut dalam tidur lelap mereka.


dikamar ars...



(biasalah kamar anak cowok)


"untuk saja kau tidak rewel bersama ku"ucap ars membelai pipi tembem zaka


dret dret suara getaran ponsel yang terdengar


"bian tumben sekali menelfon ku"gumam ars senyum-senyum sendiri


"ya halo ada apa bian"


"kapan kau pulang katanya pergi sebentar ternyata lama"senandung bian dari seberang telepon


"hahaha kau jadi seperti pasangan yang menghawatirkan pasangannya yang tidak pulang"kekeh ars di seberang telepon


"bukan seperti itu, disini aku yang selalu ditanyai oleh gebetan mu itu kau tahu jika aku tidak memberi nya satu jawaban maka dia tidak akan pernah berhenti mengikuti ku"jelas bian panjang lebar


"enak saja siap yang suka padanya"elak ars Karena memang dia tidak tertarik pada wanita sama seperti kakaknya dulu


"aku akan pulang besok"sahut ars lagi


"oh baiklah aku tutup telepon nya"ucap bian mengakhiri telepon itu


"hah malam ini terakhir bersama dengan zaka"ucap ars sembari menyusul zaka ke alam mimpi


syukurlah bisa tepatin janji walaupun malam up nya tapi ga apalah ya


makasih banyak karena kalian udh kasih semangat dan selalu nungguin aku up


luv luv banyak-banyak buat kalian 😘😘♥️♥️

__ADS_1


gamsahamida😊😊


...bye bye 🖤 🖤...


__ADS_2