
setelah kejadian terburuk itu, aku dan zafran terasa semakin jauh.
bahkan setelah masa skorsingnya selesai aku sudah melihat zafran yang berbeda dari yang ku kenal.
beberapa kali juga teman-teman kelas ku yang kebetulan satu tempat magang denganku yang pastinya juga tahu kisah ku dengan zafran sering melapor pada ku kalau mereka pernah melihat zafran berboncengan dengan seorang gadis yang tidak lain adik kelas kami disekolah.
tapi aku selalu berusaha untuk berpikir positif terhadap zafran, aku tidak akan mudah percaya pada mereka karena aku tahu zafran masih memiliki rasa yang sama dengan ku.
aku yakin itu, aku bisa lihat dari matanya saat kami selalu berpapasan disekolah. caranya menatapku masih sama seperti dulu saat dia menatap ku walaupun sikapnya memang sudah tidak sehangat dulu yah mungkin karena aku sudah menyakitinya dan aku mengakui itu.
tapi pada akhirnya aku yakin kalau zafran mungkin sudah bisa membuka hatinya untuk yang lain saat teman satu band dia yang memberitahu ku langsung kalau zafran memang sedang dekat dengan adik kelas itu bahkan zafran sudah menyatakan perasaan padanya, aku berusaha kuat menerima kenyataan itu.
yang zafran lakukan tidak salah, dia berhak melanjutkan hidupnya dan mencari kebahagiaannya lagi walaupun pastinya aku sangat tersakiti dengan itu.
aku sadar bahwa ini semua seratus persen salahku, ini adalah kemauan ku.
aku yang sudah memutuskan dia karena tidak ingin hidup dengan bayang-bayang rasa bersalah ku pada nadin jadi inilah konsekuensi yang harus ku terima dari keputusan ku saat itu.
singkat cerita masa SMK kami berakhir, saat melaksanakan upacara terakhir jujur aku sangat ingin berlari kearahnya dan memeluknya untuk mengucapkan selamat tinggal dan banyak sekali yang ingin ku sampaikan padanya tapi itu semua hanya keinginan yang tidak bisa ku penuhi.
melihat dia bernyanyi dihadapan murid-murid disekolah aku merasa sangat bangga padanya! merasa bangga karena pernah memiliki kisah dengannya, sempat berbagi tawa dengannya.
__ADS_1
walaupun di sisi lain ada perasaan yang hancur saat melihat banyak gadis yang begitu sangat mengidolakan dirinya, aku masih merasa cemburu saat itu tapi tidak ada yang bisa ku lakukan! posisinya saat itu aku tidak punya hak apa-apa lagi padanya untuk cemburu ataupun marah saat gadis-gadis itu mendekati zafran.
jika saja ada kesempatan untuk zafran yang ku maksud membaca ini, aku hanya mau bilang kalau
aku tahu aku yang memutuskan untuk sepenuhnya menjauh tapi itu bukan berarti aku berhenti memikirkanmu.
aku tidak mengatakan aku rindu bukan berarti aku tidak merindukanmu, aku selalu memikirkan mu. rindu dan harap sudah hampir sepenuhnya pudar.
yang tersisa hanyalah pertanyaan yang datang dari kebutuhan mendasar seorang manusia--- kebutuhan untuk merasa berarti, merasa berharga.
dan pertanyaan itu adalah :
Sedihkah kamu akan situasi kita sekarang?
Adakah kamu berharap kita akan kembali seperti dulu?
akhirnya kami lulus, masa SMK yang sangat menyenangkan! aku tidak pernah menyesal karena mengenalnya, aku bahkan sangat berterima kasih karena telah memiliki kesempatan untuk mengenal zafran dan sempat melewati hari-hari bersamanya! orang-orang bilang bahwa masa magang adalah masa yang sangat berat tapi aku tidak setuju dengan pernyataan itu!
bagiku masa magang itulah masa terbaik, dan jika bisa aku ingin sekali merasakan itu dua kali.
Untuk zafran,
__ADS_1
Terima kasih untuk kesempatan mengenalmu
itu adalah salah satu anugerah terbesar dalam hidupku, cinta memang tidak perlu ditemukan
cintalah yang akan menemukan kita.
Terima kasih,
Nasihat lama itu benar sekali! aku tidak akan pernah menangis karena sesuatu yang telah berakhir tapi aku akan tersenyum karena sesuatu itu pernah terjadi.
Masa lalu, rasa sakit, masa depan, mimpi-mimpi semua akan berlalu seperti sungai yang terus mengalir. Maka biarlah hidupku mengalir seperti sungai kehidupan.
Terima kasih karena pernah membuat bibir ini tidak pernah berhenti untuk tersenyum, dan yang paling penting adalah terima kasih karena pernah menyayangi ku.
-TAMAT-
__ADS_1