Penjaga Hati #2

Penjaga Hati #2
Bab 22


__ADS_3

Aku masih terdiam seolah belum sembuh dari keterkejutan mengetahui kebenaran yang baru saja ku ketahui.


“Kami-pun sama merasa marah dan kecewa terhadap keluarga Raihan setelah mengetahui kebenarannya, sekaligus merasa bersalah kepada kalian berdua karena atas saran kamilah kalian berpisah seperti itu.”


Ayah lanjut menjelaskan tapi aku hanya tertunduk masih mencoba mencerna tentang apa yang terjadi sebenarnya, sampai akhirnya Ibu menggenggam tanganku lembut membuatku menatapnya.


“Key, perlu kamu ketahui kalau keputusan yang kami ambil saat itu karena kami tidak ingin kalian berdua hidup dalam rasa bersalah seumur hidup kalian. Ibu sangat mengenal kamu, Key, walaupun keras kepala tapi kamu memiliki hati yang sangat lembut, begitu juga dengan Yudha… kalian tidak akan sanggup menjalani kehidupan yang sama lagi kalau seandainya kalian tetap egois memertahankan cinta kalian dan mengacuhkan permintaan keluarga Raihan.”


Aku terdiam mendengarkan ibu.


“Seharusnya Ayah dan Ibu bertanya dulu kepadaku, bukankah seharusnya aku yang memutuskan itu?”


“Kamu benar, maafkan kami… tapi sekarang kami bertanya padamu, seandainya saat itu kamu mengetahuinya… keputusan apa yang akan kamu ambil?”


Aku terdiam karena tak tahu keputusan apa yang akan aku ambil seandainya aku mengetahui masalah itu lebih awal.


“Aku mungkin akan mengambil keputusan yang sama dengan tidak menjadi egois, tapi setidaknya mungkin aku tak akan seterluka ini karena mengira telah dikhianati.”


Ayah dan Ibu terdiam, mereka mengelus punggungku lembut.


“Maafkan kami, saat itu kami berpikir cintamu kepada Yudha tidak sedalam ini, kami pikir kamu akan bisa melupakannya dengan cepat dan itu terbukti dengan kamu memiliki kekasih ketika di Jepang... saat itu kami merasa bahagia untukmu sekaligus merasa bersalah kepada Yudha karena kamu sudah memiliki kekasih yang artinya kamu sudah melupakannya, sedangkan Yudha masih dalam kesendiriannya sampai sekarang. Ketika Dimas mau pulang ke Semarang, kami bertiga sempat berbicara.”


Apa mungkin saat itu? ketika aku baru pulang dari Jepang dan aku sedang berbicara dengan Arga?

__ADS_1


“Kami meminta Yudha untuk melupakanmu dan melanjutkan hidupnya mengingat kamu mengatakan kalau kamu sudah memiliki kekasih, tapi kamu tahu apa yang dikatakan Yudha saat itu?”


Aku menggeleng tak tahu.


“Dia bilang, seperti halnya dulu dia berhutang nyawa kepada Widy maka dia membayarnya dengan nyawa… dengan melepasmu yang merupakan separuh jiwanya dan bertunangan dengannya maka dia anggap itu sama saja dia sudah mati saat itu.”


Aku menatap Ayah terkejut mendengarnya.


“Dan sekarang dia berhutang kebahagian kepadamu, maka dia akan melepaskan kebahagiannya demi kebahagianmu.”


Dadaku berdesir, mulutku menganga dengan mata yang mulai berkaca-kaca memandang Ayah tak percaya.


“Jadi kamu bisa bayangkan bagaimana Yudha saat itu? Baginya kamu adalah separuh jiwanya dan kebahagiannya, dan mendengar kamu sudah memiliki kekasih membuatnya kehilangan keduanya.”


“Dan… Ayah pikir dia sudah menceritakan tentang ini kepadamu tapi ternyata tadi tanpa sengaja Ayah mendengar pembicaraanmu dengan Arga, dan melihat reaksimu Ayah yakin kalau dia tidak menceritakan tentang kami. Ckk! Anak itu selalu saja menanggung beban tanggung jawab sendirian.”


Ayah menghela napas sambil menggelengkan kepala, sedangkan aku masih terdiam mencoba merangkum cerita yang ku dengar dari orangtuaku. Sulit untuk memercayainya karena selama ini sang Letnan tak pernah sedikitpun menyinggung masalah ini, dia hanya akan menerima begitu saja kalau aku menyalahkannya dan berakhir dengan perminta maaf darinya, sekarang aku telah mengetahui kebenarannya tapi aku juga tak bisa menyalahkan kedua orangtuaku.


Sebagai orangtua mereka juga memahami perasaan orangtua lainnya kalau melihat kondisi putri mereka seperti itu, dan mereka benar kalaupun saat itu aku yang mengambil keputusan, aku pasti akan mengambil keputusan yang sama yaitu dengan tidak menjadi egois.


“Mungkin harus seperti ini jalannya, Key, kamu harus ke Jogya, melihat pertunangan mereka dan walaupun tanpa sengaja kamulah yang membongkar kebohongan mereka… tak bisa kita bayangkan kalau misalnya Yudha sudah terlanjur menikah dengan perempuan itu dengan tidak mengetahui kebenarannya, maka hidupnya akan benar-benar hancur.”


Aku terdiam kemudian mengangguk setuju, aku tak bisa bayangkan kalau sang Letnan harus mengetahui kebohongan itu setelah menikah dengan Widy.

__ADS_1


“Kamu, maukan memaafkan kami?” Ayah menatapku membuatku tersenyum kemudian mengangguk sambil memeluk kedua orangtuaku.


“Kami benar-benar minta maaf karena saat itu kami hanya berpikiran bagaimana kalau kami ada di posisi mereka dengan kondisi kamu seperti adiknya Raihan… tapi kami tak pernah sedikitpun berpikir kalau itu hanya sebuah kebohongan.”


“Kekey ngerti, Yah, karena saat itu semua orang tak ada yang tahu kebenarannya.”


“Semua pasti ada hikmahnya, Key, Allah telah merencanakan ini semua dengan sangat baik dan lihat sekarang, kalian sudah kembali seperti dulu walaupun hanya berteman tapi Ibu lihat kalian lebih dekat daripada sebelumnya, kalian semakin terbuka satu sama lain, kalian juga jauh saling mengenal satu sama lain.”


Aku mengangguk sambil tersenyum mendengar Ibu… ya semua pasti ada hikmahnya, kini aku mengetahui arti sesungguhnya diriku baginya. Aku yang selama ini mengira kalau aku tak pernah menjadi prioritas utamanya kini aku mengetahui kalau aku melebihi priorita utama bagainya.


“Kata siapa kamu bukan prioritas utama Letnan, Key?” Saat itu Arga bertanya ketika aku selalu mengatakan kalau Rey selalu menjadikan prioritas utamanya sedangkan sang Letnan lebih mengutamakan orang lain.


“Dalam kasus Leona, dia memikirkan nasib pernikahan dan karir temannya karena yang pertama dia mengira kita pacaran dan kedua kalian belum pacaran saat itu, tapi lihat ketika dia sudah mengetahui kebenaranya, dia seolah memberitahu dunia kalau itu salah dan dia tak memedulikan lagi apa yang akan terjadi dengan teman dan Leona kalau sampai perselingkuhan mereka terbongkar, dan perlu diingat sampai akhir dia tak pernah membongkar aib temannya hanya untuk menyelamatkan diri sendiri… bukankah itu keren? Dia bisa meyakinkan semua orang kalau kamu adalah perempuan yang dia cintai sekaligus menghapus tuduhan Leona terhadapmu tanpa harus menghancurkan pernikahan dan karir temannya… bukankah itu membuktikan kalau kamu adalah prioritas utamanya, bukan lagi teman atau Leona?”


Saat itu aku hanya terdiam memikirkan penjelasan Arga dan jujur saja saat itu sebenarnya aku menyetujui ucapannya ketika mengingat status instagram sang Letnan yang sempat menjadi viral, walaupun setelah kasus itu selesai akun itu tak lagi aktif dan bersifat pribadi jadi tidak semua orang bisa melihatnya, seolah sang Letnan membuat akun itu hanya untuk membersihkan namaku saja.


“Tetap saja buktinya dia lebih memilih Widy daripada aku,” ucapku dengan keras kepala membuat Arga membuang napas berat karena dia sudah sangat sering menjelaskan kalau untuk kasus Widy itu berbeda.


Dan kini aku mengetahui kebenaran di balik keputusannya lebih memilih Widy dari pada diriku, dan itu atas saran dan ijin dari kedua orangtuaku. Dengan dia mendatangi kedua orangtuaku terlebih dahulu membuatku yakin kalau aku memang adalah prioritas utamanya, dan itu membuat kerinduanku akan dirinya menyeruak kepermukaan, seperti dulu kini aku ingin memeluknya dengan sangat erat.


Sekitar jam 7 kudengar suara motor sang Letnan memasuki pekarangan rumah membuatku dengan cepat langsung keluar rumah, kulihat dia tersenyum ketika melihatku sebelum akhirnya turun dari motor dan membuka helmnya, tanpa menunggu lama aku langsung berlari ke arahnya dan memeluknya erat.


*****

__ADS_1


Haiii.. siapa yg kemarin udah nyiapin tisu sekotak karena ngira bakal berurai airmata lagi? 😅 atau udah dag dig dug dikira bakal karam lagi kisah mereka? 😂 sampai ada yg suudzon sama Kak Dimas? 🤣🤣 heiii.. ini bukan sinotron di ikan terbang yg judulnya bikin geleng" kepala sekampung 🤣🤣 tenang aja Penjaga Hati mah maniiiiis banget kaya minuman kekinian yg pk gula aren 😁 jd ga perlu nyiapin tisu, dan masih aman buat kondisi jantung, paling juga jd diabet 😂😂😂


__ADS_2