Penyesalan Tak Berujung

Penyesalan Tak Berujung
34 Rapat


__ADS_3

Setelah enam bulan sejak kepergian Tommy , Alisa kembali kerumah orang tuanya dan dia membawa Airin untuk tinggal dirumahnya.


Yayasan yang selama ini dikelolanya di serahkan kepada departemen sosial namun dia tetap membantu yayasan itu untuk mencari dana.


Airin bisa bertahan dari prediksi medis adalah sebuah karunia terbesar setelah dia divonis hanya dapat bertahan dengan tiga bulan saja, ternyata Tuhan memberinya umur panjang hingga saat ini.


Airin tetap menjalani terapi agar bisa terus hidup dan bertahan dan inginan airin untuk tetap hidup sangat kuat.


"Tante...Tante mau kemana pagi-pagi sekali sudah rapih?' kata Airin penasaran karena Alisa berdandan sangat rapi dan cantik.


" Iya sayang tante mau kerja dulu , tante bosan dirumah. Kamu sama Oma ya? Ingat jangan nakal!" Titah Alisa kepada Airin.


"Siap Tante perintah dijalan kan" sambil mengangkat tangan kanannya memberi hormat layaknya upacara bendera.


Alisa mengacak rambut Airin"pinter banget si ponakan Tante Alisa ini dan jangan lupa minum obat ya sayang" titah Alisa lagi.

__ADS_1


Kali ini Airin hanya mengangguk tanda setuju dan mencium pipi Alisa " Tante hati-hati ya, pulang cepat ya Tante".


" Iya sayang , Tante berangkat ya" kata Alisa.


" Kamu sama papa Al? Atau naik mobil sendiri?" Kata Brata karena hari ini Alisa akan membantunya dikantor.


" Aku naik mobil sendiri saja pa, karena aku nanti sepulang dari kantor mau ketemuan sama Intan" ujar Alisa kepada pak Brata papanya.


" Ok lah kalau begitu , papa berangkat lebih dulu karena papa mau rapat , kamu juga harus cepat ke kantor. Karena papa akan memperkenalkan kamu ke kejaran direksi"


" Kamu kayak anak kecil saja , malu tuh sama Airin" kata pak Brata sambil tersenyum manandang kearah Alisa.


...............


Kantor AB Grup perusahaan yang dibangun pak Brata , sedari Alisa kecil dan sekarang juga bekerja sama dengan Ananta Grup. Sebenarnya perusahaan ini baru bekerjasama dengan perusahaan Rangga setelah Rangga resmi menikah dengan Alisa.

__ADS_1


Brata dan Rangga juga mempunyai perusahaan bersama yang dirintis oleh Brata dan Ananta ayah Rangga. Perusahaan itu sekarang juga dipimpin oleh Rangga namun Brata sebagai penasehat.


Waktu itu Brata ingin menyerahkan perusahaan AB Grup itu kepada Alisa untuk dikelola sebagai hadiah pernikahan dan dia ingin pensiun, namun takdir berkata lain Alisa lebih memilih bekerja bersama Tommy saat itu , dan tidak lama Alisa bercerai dari Rangga.


Takdir memang harus dijalani walau berat, sekarang Putri Brata yang bernama Alisa itu , tidak jelas status nya. Dibilang janda dia tidak punya akta cerai dibilang bersuami mereka tidak pernah tinggal bersama.


Brata saat ini bingung dengan rumah tangga putrinya namun dia tidak bisa berbuat apa-apa karena dia menganggap Alisa sudah dewasa jadi lebih tahu yang terbaik untuk dirinya.


Tidak lama Alisa tiba di AB Grup dan langsung masuk keruangan papanya dan Brata langsung mengajak putrinya itu keruang rapat. "Ayo sayang kita langsung keruangan rapat semua direksi sudah ada disitu".


"Pa...apa Rangga disitu juga?" Kata Alisa yang saat ini belum siap bertemu dengan Rangga saat ini.


"Tentu saja iya dong sayang, dia kan bagian dari perusahaan ini juga karena, perusahaan ini bekerja sama dengan perusahaan Rangga juga. Sudahlah kalau kamu belum siap ketemu dengan dia, kamu bisa berpura-pura tidak mengenal Rangga saat kalian bertemu diruangan rapat. Ayo sayang...ingat papa sudah tua dan papa mau pensiun, jadi kamu harus bisa bersikap profesional" kata pak Brata sambil tersenyum kepada putri tunggalnya itu.


"Baiklah pa, mari kita berangkat" kata Alisa dengan menggandeng tangan pak Brata.

__ADS_1


Bagaimana cerita selanjutnya jangan lupa like dan komen ya 😊 terimakasih 🙏


__ADS_2