Penyesalan Tak Berujung

Penyesalan Tak Berujung
44. Ulah Intan


__ADS_3

Sepanjang jalan dengan hati yang penuh dengan bunga serta berbekal kalimat "hati-hati" dari istri tercinta menambah semangat untuk memulai pekerjaan nya dikantor.


Semua karyawan yang menyapa dibalas dengan senyum yang penuh kebahagiaan, bagaimana tidak karena sekarang setelah sekian lama berpuasa akhirnya Rangga bisa juga melandaskan Apolo nya dengan selamat sentosa di tempat semestinya.


Saking semangatnya dalam bekerja hingga tidak terasa jam istirahat makan siang pun tiba dan seperti janjinya kepada Alisa, dia akan menjemput istrinya itu untuk makan siang dan ke butik untuk persiapan ulang tahun perusahaan Ananta Grup Minggu depan.


Hari itu semua berjalan sesuai dengan rencana dan semua persiapan selesai tepat waktu dan sesuai dengan keinginan.


Tidak terasa seminggu sudah berlalu dan hari yang ditunggu pun tiba juga. Hari ulang tahun kantor itu pun digelar sesuai dengan rencana Rangga.


Acara itu mengundang kolega-kolega kantor termasuk kedua mertuanya dan Airin.


Alisa dan Rangga tampil dengan sangat serasi bagaikan sepasang raja dan ratu, semua mata memandang dengan tatapan takjub dengan ketampanan dan kecantikan mereka.


Acara demi acara berjalan dengan lancar semua orang yang menghadiri acara itu terkesan dengan semua konsep acara yang perusahaan Rangga suguhkan. Apalagi acara itu dipandu oleh Intan wanita super lincah dan kocak.


Namun seperti biasa Intan yang didaulat menjadi MC malam itu membuat ulah.


Apa ulah yang dibuat oleh kepada pasangan itu? Tentu saja bukan sesuatu yang biasa pasti sangat luar biasa dan setiap ulahnya pasti ada yang akan jadi korban,


Setelah acara inti selesai MC alias Intan comel tiba-tiba berkata "karena semua acara inti sudah selesai maka kita akan melanjutkan acara utama".


Semua tamu dan seluruh panitia yang terlibat dalam acara malam itu bingung dan heran termasuk Rangga, karena semua acara sudah selesai "seingat aku kita sudah tidak punya acara lagi kan Ari kecuali hiburan? Atau ada acara lain yang saya tidak tahu?" tanya Rangga.


"Iya pak saya rasa juga tidak ada pak" jawab Ari kepada Rangga.


"Terus acara apa lagi?" Tanya Rangga.


Ari hanya menaikkan bahunya sebagai tanda kalau dia benar-benar tidak tahu menau dengan acara utama yang dikatakan oleh Intan "kita lihat dan dengar saja pak , apa yang akan dikatakan Intan pak" kata Ari kepada Rangga.


"Acara utama malam hari ini adalah kita akan disuguhkan dengan suara merdu dari pemilik perusahaan ini yang tidak lain dan tidak bukan adalah....pak Rangga Dika Ananta. Kepada bapak waktu dan tempat kami persilahkan" kata Intan sambil tersenyum.


Rangga yang mendengar namanya disebut Intan untuk bernyanyi seketika itu langsung pucat pasih karena seumur hidupnya dia tidak pernah bernyanyi didepan umum selain dikamar mandi.


Namun Alisa menyemangati suaminya dengan menggenggam tangan suaminya "sayang kamu pasti bisa aku yakin , aku akan temani kamu ke atas podium" kata Alisa memberikan semangat.


Namun mata Rangga melotot tajam kearah Intan , namun Intan berpura-pura tidak tahu dan hal itu membuat Rangga tambah kesal.


Dengan langkah tidak yakin Rangga naik ke atas podium dan berkata "maaf sebenarnya saya tidak bisa bernyanyi".


Namun suara gemuruh dari hadirin yang hadir bersorak "nyanyi...nyanyi.... nyanyi ..".


Alisa " kamu nyanyi saja mas...kamu pasti bisa".


"Tapi... Al...aku benar-benar tidak bisa bernyanyi"

__ADS_1


"Kamu pasti bisa, percaya pada aku" Alisa kembali menyakinkan istrinya itu.


Dengan perasaan tidak karuan namun karena ada Alisa yang menemaninya diatas podium.


Akhirnya Rangga menyebutkan judul lagu yang akan dinyanyikan oleh Rangga, yaitu Arti Cinta dari Ari Lasso.


Arti cinta yang sesungguhnya


'Kan kau dapat dari diriku


Meski aku bukanlah lelaki


Yang kau impi-impikan


Bukan kata apalagi harta


Tubuh-jiwa pasti untukmu


Yang ku punya sejuta cinta


Yang 'kan membuatmu bahagia


Karena kutahu


Yang kau butuh hanya cinta


Selama jantungku masih berdetak


Selama itu pula engkau milikku


Cintaku pasti takkan pernah berakhir


Segalanya bisa kau punya


Tapi apa arti hidupmu


Tanpa cinta di dalam hati


Pasti hidupmu tak bermakna


Sambutlah aku


Dengar bisikan hatimu


Selama jantungku masih berdetak

__ADS_1


Selama itu pula engkau milikku


Selama darahku masih…


Lirik demi lirik lagu itu sukses keluar dari mulut Rangga dengan begitu baik dan sempurna semua yang hadir saat itu terkesima dengan kemerduan suara Rangga yang tak kala dari penyanyi aslinya.


Alisa yang mendengar lagu yang dinyanyikan suaminya penuh dengan penghayatan membuatnya terharu dan menangis bahagia dan memeluk suaminya erat "terimakasih sayang lagunya sangat menyentuh".


Rangga membalas pelukannya "itu ungkapan hatiku untuk mu"


"Aku tahu mas, kenapa lagu itu juga sukses kamu bawakan karena jiwa kamu menyatu dengan lagu itu. Jadi lagu itu menyentuh" kata Alisa dengan tidak melepaskan pelukannya.


"Itulah persembahan cinta dari pemilik perusahaan Ananta Grup untuk istrinya" kata Intan si MC jahil


Semua orang memberikan tepuk tangan yang meriah termasuk Brata , ibu Ratih dan Airin.


Alisa dan Rangga turun dari podium damn mendatangi tiga orang yang sedari tadi merasa bahagia melihat kemesraan sepasang suami istri yang pernah berpisah itu.


Setelah Rangga dan Alisa ada didepan mereka si gadis kecil Airin langsung berceloteh "om...suaranya bagus banget nanti ajarin Airin ya?".


"Terimakasih sayang" jawab Rangga.


"Papa tidak menyangka ternyata kamu bisa nyanyi juga ya?"


Rangga hanya tersenyum karena tidak tahu harus bilang apa.


"Iya nak Rangga kamu ternyata punya talenta bernyanyi, wah ... nanti di pesta ulang tahun pernikahan mama boleh dong kamu nyanyi lagi" kata Ratih yang memang kagum dengan suara menantunya itu.


"Tidak tidak ma....nanti aku bisa pingsan , ini saja aku masih gemetaran" kata Rangga yang memang masih sangat gugup karena seumur hidupnya ini yang pertama.


"Iya mas... memang bagus , nanti kita beli alat untuk koro-koro ya mas dirumah untuk latihan" goda istrinya.


"Pokonya cukup kali ini saja aku ditodong bernyanyi oleh si Intan petasan cabe itu" kata Rangga mengarah ke Intan yang sedang membawakan acara hiburan.


"Sayang sebenarnya kamu itu memang bisa nyanyi?" Alisa mencoba menyelidiki.


"Udah dong sayang jangan bahas itu lagi aku malu dan nanti aku juga akan buat perhitungan pada si Intan petasan cabe itu" kata Rangga geram karena Intan mengerjainya.


"Sayang sekali lagi terimakasih persembahan cinta untuk aku ya sayang" kata Alisa hanya masih tersenyum sumringah pada suaminya itu.


"Iya sayang" jawab Rangga dengan senyum pada Alisa.


"Selamat ya pak...suara bapak memang hebat" puji Ari.


"Ari kamu bisa saja" kata Rangga lagi.

__ADS_1


Setelah semua acara selesai dengan baik akhirnya mereka pulang kembali kerumah dan langsung beristirahat.


Bagaimana cerita selanjutnya jangan lupa like dan komen ya agar autor semakin semangat melanjutkan ceritanya terimakasih 🙏


__ADS_2