
Tidak perlu menunggu lama Alisa dan Brata sampai di ruangan rapat. Benar saja Rangga sudah ada di dalam ruangan rapat.
"Selamat pagi semua" sapa Brata masuk keruangan diiringi dengan Alisa yang ada di belakang.
'pagi pak" Jawab semua orang yang ada di dalam ruangan itu.
Mata Rangga langsung melihat sosok yang ada dibelakang pak Brata "Alisa" gumamnya.
"Mas Rangga" kata Alisa pelan " ingat Alisa pesan papa, anggap kamu tidak mengenalnya" katanya dalam hati.
Diruangan rapat Rangga selalu mencuri-curi pandang ke wajah Alisa wanita yang selalu ada di hati dan pikirannya selama ini.
Sebenarnya Rangga sudah pernah mencoba untuk mengajak Alisa berbaikan dan membina rumah tangga mereka lagi, tapi .... Alisha selalu belum siap dengan alasan takut , kalau rumah tangga itu sama seperti yang dulu tidak seperti rumah tangga biasa yang orang-orang jalani.
Tapi Rangga ingin mencoba terus dan tidak akan menyerah, karena menurutnya ini hukuman karena telah menyia-nyiakan wanita setulus dan sebaik Alisa. Jadi saat ini dia harus berjuang untuk cintanya pada Alisa agar tidak menjadi "Penyesalan Tak Berujung".
Rapat pun selesai dan Brata mengundang Rangga untuk keruangan kerjanya "Rangga kamu keruangan kerja papa ya, karena ada yang ingin papa katakan ke kamu penting" kata Brata.
"Baik pa" jawab Rangga.
Alisa yang mendengar perkataan antara Brata dan Rangga langsung menatap malas dan ingin pergi meninggalkan dua lelaki itu. Namun sebelum Alisa melangkahkan kakinya Brata langsung memegang tangan putri nya itu "Alisa kamu harus ikut juga" titah Brata yang harus dipatuhi oleh Alisa.
Dengan kesal dan menghentakkan kakinya Alisa ikut dengan Brata, seperti anak kecil yang takut hilang ditempat keramaian. Rangga yang melihat hal itu tersenyum melihat tingkah laku Alisa.
Ketika mereka sampai di ruangan kerja pak Brata papanya Alisa, Alisa langsung duduk di kursi tamu kantor papanya itu dengan kesal dan berkata "pa... sebenarnya ada apa ajak Alisa kesini?" Tanya Alisa yang masih kesal.
"Kamu kemarin kan ngajakin papa liburan, jadi papa mau ngajak kamu liburan, mau tidak kamu papa ajak liburan?"
__ADS_1
"Kemana pa?"
"Ke danau"
"Ah papa kirain liburan ke luar kota, ini ke danau. Malas ahh mending dirumah saja" kata Alisa malas karena papa nya hanya mengajak Alisa untuk ke danau.
" Eh... beneran kamu tidak mau? Papa bukan mengajak kamu ke danau biasa. Papa akan ngajak kamu liburan ke danau paling luas di dunia, yang di kelilingi tujuh kabupaten lo" kata Brata menjelaskan danau yang akan di tuju mereka sebagai tempat wisata.
" Danau terluas di dunia....berarti danau Toba pa?" Kata Alisa dengan sedikit tinggi.
" Yup...kamu benar ,mau tidak kalau kita kesana? Tapi...kita tidak bisa lama-lama disana paling juga seminggu" kata Brata.
"Mau pa... mau... Alisa juga sudah lama ingin kesana, terus dia ngapain papa suruh kesini?" Kata Alisa sambil menunjuk ke arah Rangga yang sedari tadi hanya diam tanpa bersuara melihat Alisa dan papa mertua nya itu bercerita.
"Ya...papa mau ngajak dialah"
Rangga yang mendengar penolakan dari Alisa cukup tahu diri " ya pa ..aku tidak perlu ikut , nanti mengganggu liburan kalian saja pa".
" Bagus tahu diri juga kamu. Iya pa...aku juga tidak nyaman pa...kalau ada Rangga disaat kita liburan" kata Alisa yang mendukung pernyataan Rangga yang merasa dirinya tidak diinginkan oleh Alisa.
" Sudah cukup...cukup...papa tidak mau dengar apapun yang jadi alasan kalian , yang papa mau kalian berdua ikut, jangan membantah titik. Persiapkan diri kalian semua , karena semua sudah papa atur besok kita berangkat dengan penerbangan pertama menuju Kualanamu" kata Brata dengan sedikit nada tinggi.
Dan ke dua anak muda itu tentu saja hanya diam dan tanpa membantah apa yang dikatakan oleh Brata.
Sementara Alisa menatap tajam ke arah Rangga dengan tatapan kebencian, entahlah... entah apa yang terjadi hingga perasaan benci itu tiba-tiba sangat merasuki diri Alisa, namun yang ditatap tajam itu dibalas hanya tersenyum dan oleh Rangga berkata "jangan terlalu benci nanti kamu jatuh cinta , setelah aku menghilang seperti aku dulu yang terlalu membencimu. Karena benci dan cinta sangat tipis, hanya setipis kulit ari. Benci juga berarti benar-benar cinta lo, jadi jangan terlalu membenci aku" goda Rangga sambil berbisik ditelinga Alisa.
"Cih...sorry jangan menghayal terlalu tinggi pak Rangga nanti jatuh sakit jadinya, atau anda lagi demam atau lagi sakit bagian tubuh yang lainya?" kata Alisa meninggalkan Brata dan Rangga diruangan itu.
__ADS_1
"Terserah kamu saja kamu yang menabu genderang perang kepada ku , aku sudah cukup lama mengalah kepada kamu nona Alisa Putri Brata. Sekarang aku sudah malas cara halus lihat saja nanti" kata Rangga dengan nada mengancam.
Sebelum Alisa benar-benar pergi Brata langsung memanggil Alisa"Alisa kamu tetap duduk di situ jangan kemana-mana". kata Brata kembali dengan nada tinggi.
" Sudah Rangga kamu kemari tandatangani surat ini" kata Brata dengan nada tegas untuk Rangga.
Rangga kaget melihat sorot mata Brata yang tajam namun dia sempat bertanya "Surat apa pa?" Rangga heran kenapa harus tanda tangan surat dan surat apa.
" Sudah jangan banyak tanya tanda tangani saja sekarang, nanti papa jelaskan" Kata Brata yang tidak suka di bantah.
" Alisa kamu juga " kata Brata lagi.
"Baik pa" Alisa berjalan dengan langkah yang berat.
Setelah semua sudah menandatangani surat itu "kalian berdua duduk dan dengarkan papa baik-baik" kata Brata dengan sorot mata yang tajam.
Keduanya duduk rapih seperti anak-anak kecil yang lagi dimarahi oleh ayahnya.
" Dengar surat yang kalian tanda tangani itu adalah, surat pembatalan cerai dan kalian berdua sudah kembali dalam ikatan pernikahan" kata Brata tegas.
"Apa" kata mereka berdua bersamaan.
"Papa dan mama sudah tua, kami mau cucu kalau kalian begini terus tidak ada kemajuan bagaimana bisa kami dapat cucu? Lagian umur kalian juga bertambah apa kalian mau hidup tanpa tujuan, jadi papa minta berbaikan lah dan persiapkan diri kalian untuk besok kita berangkat dan sekarang kalian boleh pulang" kata Brata dan kedua anak muda itu pergi meninggalkan ruangan Brata.
Rangga tersenyum penuh kemenangan karena nanti dia bisa lebih leluasa untuk bisa mendapatkan hati Alisa kembali.
Bagaimana dan apa yang akan dilakukan oleh Rangga kepada Alisa ikuti terus kisahnya dan jangan lupa like dan komen ya 😊🙏
__ADS_1