Penyesalan Terdalam Seorang Suami

Penyesalan Terdalam Seorang Suami
Sweet heart


__ADS_3

Nandini tidak bisa memungkiri kejujuran hari dan jiwanya jika dirinya memang masih sangat mencintai Gabriel.


Jika dirinya dan Gabriel pernah di abang kehancuran hubungan. Itu semua hanya karena sebuah kesalahpahaman dan fitnah.


Dan kini, semua masalah sudah jelas dan mereka telah bisa atasi ujian itu.


Karena masih merasa mengantuk dan badannya terasa pegal. Nandini kemudian kembali merebahkan tubuhnya di sisi tempat tidur. Dan ia pun kembali memejamkan matanya untuk istirahat.


nanti terbangun ketika ruangan kamar hotel kini sudah terang benderang mungkin saat ini sudah jam telah menunjukkan pukul 10.00 pagi


gabrian yang sebelumnya sudah bangun terlebih dahulu nampak sudah terlihat rapi dengan baju rapinya menekan sebuah celana jeans dan juga sebuah kaos santai


Arjuna gabril sengaja membiarkan sang istri tertidur dan dia tidak mau membangunkannya karena pada beberapa saat tadi ya begitu menikmati pemandangan yang indah memandangi wajah Nandini dari dekat dan menikmati kecantikan wajah sempurna sang istri yang selalu membuat hatinya merasa bahagia ketika melihat saksi sudah berada di dekatnya kembali


salah puas memandangi sang istri kepada kamu dan keluarga Amar Iya bermaksud mencarikan sang istri sarapan karena ia tahu nanti ini pasti lapar karena menandini menyukai makanan kaki lima maka Gabriel tidak sengaja tidak memesankan makanan dari hotel melainkan dia keluar dari hotel dan mencari makanan yang ada di pinggir jalan


dan ini yang kalah itu baru saja mengerjakan matanya langsung terlonjak kaget karena ternyata hari sudah siang

__ADS_1


Satria terbangun langsung mencari-cari sang suami tetapi ia tidak mendapati sang suami berada di kamar hotel


maskernya ke mana sih kok memberikan aku sendirian di kamar hotel tega sekali permainan ini setelah mencari-cari kebelet tapi ia tidak ada yang perlu ke kamar mandi untuk mencuci muka dan juga menggosok gigi


samudra pasai kemudian gabril datang kembali ke kamar hotel dengan sudah membawakan sebuah tentengan yang berisikan makanan


pagi sayang sama Gabriel menyembuhkan kepalanya ke kamar mandi karena ia tahu saat itu nanti dia sedang berada di kamar mandi sedang menggosok giginya


Pagi Mas aku tidak mau gosok gigi resep nanti ini melancarkan aktivitasnya


Selasa sama gosok gigi hari ini kemudian keluar kamar dengan masih mengenakan Petruk yang ia kenakan tadi malam berjalan dengan langkahku mulai mendekati Gabriel Nandini langsung menanyakan pakaiannya


Mas kamu umpetin di mana pakaianku dari semalam aku mencari-cari pakaianku tapi aku tidak bisa menemukan pakaianku


Oh pikir makan kotor Aku sedang laundry-nya


apa laundry-nya laundry Mas kan aku perlu untuk aku kenakan kembali mana mungkin aku mengenakan Petruk ini untuk kembali ke tempat kosan ku kereta Nandini

__ADS_1


Siapa bilang Mas faizin kamu pulang ke kosan kamu akan tetap berada di sini sampai besok


nggak mas aku harus pulang banyak hal yang harus aku lakukan di kosan cucianku selama seminggu sudah menumpuk di sana dan biasanya aku membawa cucian aku ketemu laundry ya seminggu sekali jadi banyak hal yang harus aku lakukan agar cepat pulang aku tidak bisa berlama-lama di sini


tenang sayang terus buru-buru seperti itu seperti kamu tidak punya bagian lain saja pokoknya kamu harus menemani aku sampai besok pagi


nggak Aku nggak mau kalau besok gagah udah titip keras kepala Ya sudah aku akan pulang dengan menggunakan peterpini Biarkan saja sama orang melihat tubuhku ucapan ini


kalau kamu berani pulang saja ke kosan kamu dengan menggunakan itu jangan salah kau jadi apa-apa denganmu kartu pria semakin menjengkelkan karena sudah karena saat itu nanti ini sudah sangat kesal kepada Nandini pun berjalan menuju pintu


Aku mau pulang sekarang cepat buka pintunya jangan jadi anak kecil yang suka menyembunyikan kartu akses baju keluar mas yang mau kan kalau aku pulang dengan menggunakan pakaian ini Ya sudah aku baru pulang


menyadari jika bercandanya saat itu benar-benar membuat istrinya kesal ketika kemudian melangkahkan kakinya berjalan menuju ke arah dan ini yang satu itu sudah berada di sudah memegang gagang pintu kamar hotel


Jangan tersinggung sayang aku cuma bercanda aku nggak serius Maaf ya sudah membuatmu marah seperti ini ya aku sudah mau laundry-nya tadi saja semalam mungkin nanti saya juga sudah diantarkan oleh petugas kamar hotel nggak usah marah-marah ayo kita sarapan dulu


mendengar itu pun hati dan Deni belum kemudian dengan digandeng Pak dengan tiga rintangannya oleh Gabriel mendudukkan kembali

__ADS_1


__ADS_2