Penyesalan Terdalam Seorang Suami

Penyesalan Terdalam Seorang Suami
Cari kerjaan baru


__ADS_3

Sudah seminggu lamanya Nandini berada di Bandung. Ia kini tinggal di sebelah rumah kost yang berukuran lumayan nyaman untuk ia tinggali sendirian.


Selamat berada di tepat kost. Nandini tidak duduk diam saja. Banyak hal yang ia pikirkan.


Bisa dibilang saat ini dirinya tengah melarikan diri dari semua hal yang membuat dirinya sedikit mengalami trauma.


Ada rasa trauma yang Nandini rasakan ketika sang suami melakukan tindakan KDRT pada dirinya.


Sudah lama memendam perasaan di intimidasi oleh keluarga sang suami. Membuat Nandini takut untuk bertemu dan kembali ke rumah besar.


Ia juga tidak ingin bertemu dengan sang suami untuk saat ini. Ia merasa belum siap bertatap muka langsung dengan Gabriel.


Itulah sebabnya ia menghilang dan tak meninggalkan jejak yang mungkin bisa di lacak oleh sang suami Gabriel.


Trauma itu hinggap di hati dan pikiran Nandini. Saat ia sedang tidur lelap pun. Beberapa kali ia pernah terbangun dan menjerit histeris. Saat ia mengingat bagaimana dirinya di cambuk dan di lecehkan oleh Gabriel pada malam itu sampai membuat dirinya pingsan.


Perlakuan Gabriel yang telah menyakiti dirinya begitu membekas.


Sedangkan Nandini tidak pernah menyangka sama sekali jika sang suami yang punya karakter lembut dan penuh kasih itu bisa setega itu memperlakukan dirinya seperti binatang.


Saat ia kini sudah pergi dari sisi Gabriel yang masih sah berstatus sebagai suaminya. Nandini tidak ingin terlalu larut dalam kubangan rasa trauma.


Bagaimanapun ia harus kembali melakukan berbagai aktivitas yang membuatnya ia bisa selalu produktif kembali.

__ADS_1


Apalagi ia baru saja kehilangan pekerjaan sebagai sumber penghasilannya.


Meskipun ia punya tabungan. Tidak mungkin ia bergantung dari uang yang ada di tabungan.


Oleh karena itu ia harus punya pekerjaan baru dan harus tetap aktif bekerja.


Tidak mungkin dirinya tidak melakukan apapun. Sedangkan biaya hidup untuk dirinya saja akan terus berjalan.


Belum lagi dia harus membantu pembiayaan ekonomi keluarganya. Meskipun keluarganya tidak terlalu kesusahan. Tetap saja Nandini selalu ingin membantu perekonomian keluarganya.


Dan selama ini, Nandini selalu mengirimkan uang untuk keperluan sehari-hari kedua orang tuanya.


Nandini memutuskan untuk tidak pulang ke rumah karena ia menghindari pertemuan dengan Gabriel.


Dan benar saja, Gabriel memang mendatangi rumah orang tuanya yang berada di Bogor.


Karena sebelumnya Nandini sudah berpesan kepada kedua orang tuanya untuk tidak memberitahu keberadaan dirinya. Kedua orangtuanya pun tidak memberitahukan keberadaan Nandini kepada Gabriel.


Saat Nandini tersambung komunikasi dengan kedua orang tuanya. Sang ibu memberi tau jika ada salam permohonan maaf mendalam yang di sampaikan Gabriel untuk Nandini.


Kepada kedua orang tua Nandini. Gabriel juga minta maaf dan mengakui semua kesalahannya. Dan ia menyesal.


Nandini berpesan kepada kedua orang tuanya untuk memaafkan kesalahan Gabriel. Meskipun mereka sudah memaafkan. Tapi tetap saja, kedua orang tua Nandini merasa tidak terima anaknya di perlakukan dengan kejam.

__ADS_1


Nadine ingin suaminya itu benar-benar tidak mendapatkan akses atas dirinya sekarang ini. Yang Nandini butuhkan saat ini adalah ketenangan.


🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀


Nandini POV


Aku sengaja bagun pagi-pagi hari ini. Karena hari ini adalah hari yang penting untuk ku.


Hari yang penuh dengan harapan semoga aku bisa diterima bekerja di sebuah hotel berbintang yang ada di Bandung.


Pernah berpengalaman kerja sebagai resepsionis sebelumnya. Semoga bisa memuluskan lamaran kerjaku hari ini.


Sebelum memutuskan untuk melamar pekerjaan di jaringan hotel di perusahaan itu. Aku sudah mencari informasi dan membaca berbagai profil hotel tersebut lewat internet.


Aku sedang mengincar untuk mendapatkan posisi sebagai receptions di hotel itu.


Semoga saja gelar yang aku dapat sebagai lulusan perhotelan di saat aku kuliah dulu bisa memudahkan semua rencana ku hari ini untuk bisa mendapatkan pekerjaan yang baru.


Dan pagi ini, aku aku harus melakukan interview dengan sang pemilik hotel langsung.


Aku harus menyiapkan diriku untuk melakukan interview dengan baik.


Semalaman aku berdoa dan berharap agar aku bisa berkesempatan untuk bisa bekerja di hotel itu.

__ADS_1


Sehingga aku bisa beraktivitas kembali. Apapun yang terjadi, hidup harus tetap berjalan dan kita harus tetap menjalaninya dengan semangat.


__ADS_2