Perjodohan Dua Pewaris Tunggal

Perjodohan Dua Pewaris Tunggal
#49


__ADS_3

49


"Lo lupa ya kalo kita berdua udah nikah?" tanya Satya.


"Oh iya ya, lupa gue. Tapikan kalian berdua belum adakan resepsi."


"Iya sayang, kita belum mengadakan resepsi. Kapan ya kita adakan resepsi pernikahan kita?" tanya Satya pada Sabrina.


"Lho, kok malah bahas resepsi kita sih? Bukannya kita sedang bahas soal Siska dan Andrian," kata Sabrina.


"Ya kali aja kita bisa resepsi barengan. Iya gak Sis?" tanya Andrian pada Siska.


"Ogah gue barengan sama Satya dan Sabrina. Lo gak punya modal apa, mau resepsi barengan ama mereka?" tanya Siska.


"Cie ... responnya gitu amat. Akhirnya, terpancing juga," kata Satya dengan nada godaan.


Satya tertawa karena berhasil memancing Siska mengatakan apa yang hatinya rasakan. Sedangkan Sabrina, ia juga ikut tersenyum. Siska semakin merona karena malu.


_____


Satu minggu kemudian, kedua keluarga besar dua pewaris tunggal benar-benar sibuk mempersiapkan acara resepsi Sabrina dan Satya. Sabrina membatalkan perjanjiannya dengan Satya, untuk mengadakan resepsi setelah tamat kuliah.


Mereka berdua tidak perlu melakukan akad nikah lagi. Karena pernikahan mereka waktu itu, sudah sah menurut agama dan sah juga menurut negara. Jadi, akad nikah mereka tidak perlu di ulang lagi.

__ADS_1


Kali ini, acaranya sangat meriah. Bukan hanya mengundang para rekan bisnis kedua perusahaan. Mereka juga mengundang seluruh teman satu kampus untuk datang menghadiri acara resepsi mereka yang di adakan di sebuah gedung mewah.


Bukan hanya itu, acara resepsi keduanya juga di siarkan secara live di televisi dan media sosial lainnya. Itu atas saran para sahabat mereka berdua. Biar semuanya tahu kalau mereka berdua sudah menikah. Dan tidak ada yang akan menganggu lagi.


"Lo cantik banget sih Sabrina," kata Siska yang menemani Sabrina didalam ruangan tunggu.


"Lo bisa aja. Gue deg-degan nih."


"Udah, santai aja. Tarik napas dan buang pekan-pelan."


"Rina, ayo keluar. Mempelai laki-lakinya udah datang nih," kata mama memanggil Rina.


"Iya ma."


"Itu hal biasa kali Rin. Lo kan baru pertama kali mengadakan resepsi seperti ini. Wajarlah," kata Siska.


"Kayak lo udah pernah aja."


"Ih lo ya. Ayok!"


Siska membawa Sabrina keluar dari ruangan tunggu. Sabrina berjalan dengan sangat anggun dengan gaun putihnya yang memperlihatkan bagian pundaknya yang putih bersih.


Semua mata tertuju pada Sabrina yang baru saja keluar. Ia begitu cantik, anggun, dan elegan. Satya yang berada di atas panggung pelaminan saja sampai tak percaya dengan apa yang ia lihat. Mata Satya tak berkedip ketika melihat Sabrina yang baru keluar dari ruangan tunggu.

__ADS_1


"Woy, sadar lo, jangan sampai lo pingsan di atas panggung ini," kata Andrian sambil menyenggol bahu Satya pelan.


"Apaan sih lo Ndri. Bikin kaget gue aja," ucap Satya berusaha menutupi kalau dia sedang melamun kan Sabrina.


"Akhirnya, lo bisa bersatu juga dengan pujaan hati lo ya Sat," kata Sean dengan nada lemah namun ia paksakan semangat.


Acara demi acara telah selesai mereka lakukan. Kini tinggal melempar bunga yang Sabrina bawa. Pembawa acara menghitung mundur untuk memberi aba-aba pada Satya dan Sabrina buat melempar bunganya.


Bunga dilempar, jatuhnya tepat pada Siska dan Andrian yang sedang berdiri berdekatkan. Bukan hanya itu, mereka berdua juga sama-sama mendapatkan bunga itu secara tak sengaja.


Untuk sejenak, Siska dan Andrian saling tatap. Mereka tersadar karena sorak-sorakan dari tamu yang hadir. Sedangkan Sabrina dan Satya, mereka berdua tersenyum bahagia dengan keberhasilan mereka menyerahkan bunga itu secara tidak langsung pada Siska dan Andrian.


Acara pun mereka lanjutkan dengan Satya mencium Sabrina. Momen ini adalah momen yang mampu menghancurkan hati para gadis yang sangat mengagumi Satya. Karena acaranya live di televisi, semuanya bisa menyaksikan resepsi ini.


Tak sedikit yang kecewa. Tapi ... ada juga yang mengatakan kalau mereka adalah pasangan yang sangat serasi. Sama-sama pewaris tunggal dari kedua perusahaan terkenal. Sama-sama tampan dan cantik. Mereka adalah pasangan yang sempurna untuk di satukan.


Pernikahan mereka awalnya hanya karena perjodohan. Tapi pada akhirnya, resepsi diadakan karena mereka sama-sama saling mencintai. Bukan karena terpaksa lagi.


~~***Sekian***~~


____________________________________________


Catatan: Baiklah teman-teman. Mungkin ceritanya sampai disini aja. Tapi nanti akan aku sediakan ekstra part untuk kalian semua. Semoga kalian puas dengan apa yang aku tulis ya.

__ADS_1


__ADS_2