
"Terimakasih kakak ipar/kakak"ucap si kembar dan Shu Fan.
Shu Fan menahan tangis karna di belikan pakaian baru juga mantel untuk musim dingin untuk nya dan sang nenek.
"Sama-sama"kata Ming Yue.
"Nah ini uang hasil penjualan buah-buahan itu"sambung Ming Yue mengeluarkan uang tersebut.
"Untuk kakak ipar saja"kata Mo Tian di angguki mereka.
"Aiya,,ini uang kalian jadi untuk kalian saja"
"Tapi kami sudah dapat baju dari kakak ipar"
"Anggap saja baju itu hadiah dari ku,jadi uang ini tetap uang kalian,simpan lah untuk uang jajan kalian"ujar Ming Yue membagikan mereka 2 tael perorang dan lebih 1 tael.
"Nah untuk yang 1 tael biar aku yang menyimpan nya dulu besok kalau buah nya di jual lagi lebih 1 tael akan aku bagi 2 untuk kalian 50 koin tembaga biar adil"sambung Ming Yue.
Mereka mengangguk segera menyimpan uang itu di dompet kecil mereka. Nyonya menatap haru dan bangga pada menantu nya yang baik hati.
"Jadi toko buah itu mau mengambil buah yang akan kalian panen kembali"tanya Nyonya Wei.
"Iya bu,,bibi Wen mengatakan jika setiap panen buah semua di bawa ke sana bibi Wen akan membeli nya"jawab Mei Nuan dengan gembira begitu juga Mo Tian,Mu Zian dan Shu Fan.
"Syukurlah,,,sebelum musim dingin kalian bisa mengambil nya tapi sudah musim dingin jangan lagi terlalu bahaya"kata Nyonya di angguki mereka.
"Ibu ke dapur dulu memasak makan malam".
"Ahh aku lupa"gumam Ming Yue pelan.
"Apa"tanya Yuan Zi.
"Membuat kandang untuk hewan yang itu"jawab Ming Yue menunjuk keranjang yang ia bawa tadi berisi ayam pegar dan kelinci yang kini sudau bangun.
Yuan Zi mengangguk mengerti membiarkan istri nya membawa hewan buruan tersebut ke dapur,ia melanjutkan membaca buku sambil kembali.
"Bu apa masih ada tepung putih"tanya Ming Yue.
"Masih,, ibu membeli banyak"jawab Nyonya Wei.
Ming Yue mengangguk segera membawa hewan buruan nya ke belakang,ia membuat kandang kecil untuk sementara setelah itu ia memasuk kan kelinci-kelinci itu ke dalam untuk ayam hanya ada 3 jadi akan memasak untuk makan malam mereka.
Setelah selesai membersihkan ketiga ayam itu Ming Yue membawa nya ke dapur.
"Ibu memasak apa"tanya Ming Yue menatap Nyonya Wei.
__ADS_1
"Belum tau,,ibu baru saja memasak nasi"jawab Nyonya Wei.
"Biar aku yang masak untuk makan malam bu"
"Kamu bisa memasak juga selain membuat sate"tanya Nyonya Wei.
"Bisa bu tapi mungkin tidak seenak masakan ibu kalau membuat sate baru mungkin ibu akan kalah"jawab Ming Yue.
"Baiklah ibu akan mencuci baju saja"
"Okay"
Ming Yue segera mengambil bahan yang ia butuh kan membuat ayam crispy,juga ayam suir pedas dan opor ayam tidak lupa ia membuat sambal nya juga agar lebih enak. Wangi masakan Ming Yue tercium ke luar di mana adik-adik nya bermain.
"Kakak ipar memasak apa sangat wangi"tanya Mei Nuan.
"Ini cobalah"jawab Ming Yue menunjuk kan masakan nya hanya tinggal membuat sambal karna ada tiga kompor jadi cepat.
"Wahh enak kakak ipar"kata Mei Nuan sambil memakan ayam crispy di tangan nya yang baru pertama kali ia makan.
Ming Yue tersenyum lebar masakan nya di puji oleh adik ipar nya,Dulu saat ia memasak di sahabat baik nya selalu mengejek masakan nya walaupun ia tetap memakan nya.
"Ming Yue,,kamu memasak apa ini"tanya Nyonya Wei yang juga pertama kali melihat nya.
"Ini ayam suir pedas dan ini opor ayam"sambung Ming Yue.
"Ibu cobalah masakan kakak ipar juga enak"ujar Mei Nuan.
"Iya coba dulu bagaimana rasa nya"kata Ming Yue pada ibu mertua nya.
Nyonya mengangguk segera mencoba masakan Ming Yue yang memang enak juga pertama kali i memakan nya.
"Bagaimana bu,apa yang kurang"tanya Ming Yue sudah seperti akan lomba saja.
"Semua enak hanya saja untuk ayam suir nya jangan buat terlalu pedas tidak baik untuk perut juga tidak semua suka makanan pedas jadi lebih baik untuk cabai nya di pisah jika merasa kurang bisa di tambah"jawab Nyonya Wei di angguki Ming Yue.
"Kalian lebih baik mandi mumpung belum terlalu malam dan itu ada air panas campuran air mandi jika dingin"kata Nyonya Wei.
"Baik" jawab mereka serempak.
Selesai mandi mereka langsung makan malam bersama begitu juga dengan Shu Fan yang akan pulang setelah makan malam juga membawa makanan untuk nenek nya.
Setelah makan dan membersihkan peralatan makan,mereka semua kembali ke kamar untuk istirahat terutaman si kembar yang lelah karna belum terbiasa ke atas gunung namun mereka senang.
"Aku akan membuat kursi roda itu besok setelah dari kota"kata Ming Yue pada Yuan Zi yang berbaring di samping nya.
__ADS_1
"Baik"kata Yuan Zi yang menantikan kursi roda,setidak nya ia jika dengan ada nya kursi roda itu dia tidak akan terlalu merepotkan istri nya lagi.
"Tidur lah sudah malam"
"Ya,, aku juga sudah mengantuk"
"Selamat malam suami ku"kata Ming Yue menutup mata nya untuk tidur.
"Selamat malam istri ku"gumam Yuan Zi dengan wajah sedikit memerah.
Ia memperhatikan wajah cantik istri mungil nya sebentar lalu ikut memejam kan mata menyusul istri nya yang sudah lebih dulu bermimpi indah.
..
Di kediaman Shu Fan ia menyimpan pakaian baru yang di belikan oleh Ming Yue dan berjalan ke kamar nenek nya.
"Nenek"panggil Shu Fan.
"Baru pulang"tanya nenek Shu menatap cucu nya.
"Iya nek"
"Nenek makan dulu ini aku bawakan makan malam untuk nenek"sambung Shu Fan meletak kan nya di atas kasur tipis sang nenek.
"Dari Nyonya Wei lagi"tanya Nenek Shu.
"Iya nek"jawab Shu Fan.
"Mereka keluarga yang baik,jadi bantu lah mereka di sana dengan rajin"kata nenek Shu.
"Baik nek"jawab Shu Fan.
"Aku juga bekerja bersama kakak Ming Yue dan si kembar nek mengambil buah-buahan di hutan dan menjual nya ke kota"jelas Shu Fan.
"Hati-hati kalau ke hutan ada banyak binatang buas di sana"kata nenek Shu.
"Iya nek,,kakak Ming Yue menjaga kami dia bisa bela diri dan kata nya setelah kami sering naik turun ke gunung sebagai latihan awal baru kakak Ming Yue melatih kami bela diri"ujar Shu Fan dengan wajah senang dan mata berbinar.
"Bagus lah jika ada yang mau mengajari mu berlatih lah dengan giat"
"Baik"
"Oh Iya nek ini uang hasil penjualan buah tadi kakak Ming Yue memberikan kami 2 taek perak juga kakak Ming Yue membeli kan kita pakaian baru juga untuk musim dingin"kata Shu Fan membuat nenek Shu yang makan terhenti.
"Sungguh keluarga yang baik"gumam nenek Shu.
__ADS_1