Permaisuri Tangguh Pangeran Cacat

Permaisuri Tangguh Pangeran Cacat
Bab 39


__ADS_3

Dua hari berlalu dimana Ming Yue setiap pagi melatih adik-adik nya dengan dasar ilmu bela diri,ia fokus melatih mereka seharian karna mereka mengatakan ingin berlatih seharian, dengan izin Yuan Zi akhir nya Ming Yue menuruti ke inginan mereka untuk melatih mereka sampai ia lupa hal penting dimana ia harus pergi ke kediaman bangsawan Wang.


Di kota sendiri telah heboh tentang Permaisuri serta pangeran pertama yang sudah lumpuh juga putra dan putri nya yang kembar yang di usir dari istana, juga gelar mereka yang di cabut dan entah kemana pergi nya Permaisuri juga para pengeran dan putri yang katanya tidak ada di desa pengasingan.


Nyonya Wu yang kebetulan ada di kota tertegun sejenak, fikiran nya langsung fokus pada warga pendatang yang sekarang ada di desa mereka.


"Cih ternyata buangan dari istana"gumam nya segera pulang kembali ke desa untuk memberi kabar pada warga desa juga para Tetua.


Setiba nya di desa Nyonya Wu segera mengatakan apa yang ia dengar di kota tadi pada suami nya.


"Benarkah mereka anggota Kekaisaran"tanya Xu Damo terkejut.


"Benar,,Nyonya Wei seorang permaisuri dan anak nya pangeran dan putri"jawab Nyonya Wu.


"Aku yakin mereka telah melakukan kesalahan hingga di keluarkan dari istana"sambung nya.


Xu Damo mengangguk setuju dengan perkataan istri nya itu"kita harus melaporkan nya pada Tetua kemungkinan mereka telah membuat dosa besar hingga mereka di keluarkan dari istana"kata Xu Damo.


"Ya ayo kita temui para Tetua"ajak Nyonya Wu pada suami nya.


Mereka pun segera melaporkan hal itu pada para Tetua yang berkumpul di balai desa jadilah warga kembali heboh di buat berita yang beredar tersebut.


"Kita harus mengusir mereka Ketua Klan karna mereka pasti melakukan dosa hingga di usir dari Istana"kata Nyonya Wu.


"Saya setuju Ketua Klan,,jika mereka masih tinggal di sini bisa jadi desa ini juga akan mendapatkan kesialan"sahut Nyonya Ling.


"Benar lebih baik kita mengusir mereka".


Mereka memprovokasi Ketua klan dan para Tetua lain hingga menjadi ricuh,Ketua Klan dan para Tetua lain nya sama terkejut jika ada anggota kekaisaran di desa mereka sekarang.


"Lebih baik kita tanyakan dulu apakah benar"kata Kepala Desa menenangkan.


"Apa lagi yang harus di tanyakan kepala desa sudah jelas itu mereka".Xu Damo berkata keras.


"Benar dari yang di sebutkan mereka di kota sudah jelas jika itu adalah mereka"sahut Nyonya Wu.


"Baiklah ayo kita ke sana"ajak Tetua Klan.


Meski mereka anggota kerajaan tapi kalau gelar mereka sudah di cabut dan di usir dari Istana berarti sama dengan mereka semua status nya. Jadilah mereka kembali datang ramai-ramai ke kediaman Nyonya Wei.

__ADS_1


"Keluar kalian keluarga pendosa"teriak Nyonya Wu keras di depan pagar.


"Benar keluar kalian,,segera pergi dari desa ini kami tidak mau desa ini menjadi sial"teriak Xu Damo.


Suana kembali ricuh karna warga berteriak, Ming Yue dan lain nya yang sedang berlatih jadi terhenti.


"Ayo kita lihat kesana"kata Nyonya Wei.


Mereka semua segera melangkah ke halaman depan dimana semua warga ada di sana.


"Pergi kalian dari desa ini,dasar keluarga pendosa"kata Nyonya Wu saat mereka semua ada di halaman.


"Apa maksud kalian"tanya Nyonya Wei tidak mengerti.


"Halah,,kami semua sudah tau jika kalian keluarga pendosa dari kekaisaran yang di usir dari istana"jawab Nyonya Sinis.


Seketika mereka semua terdiam dengan pikiran dari mana warga desa tahu soal itu.


"Kami meminta kalian untuk meninggalkan desa ini karna kami tidak mau desa ini ikut sial"kata Xu Damo.


"Benar,,lebih baik kalian meninggalkan desa ini"sahut Xu Tao.


"Kami memang dari istana bukan berarti kami pembawa sial,jika kalian tidak tahu apa yang terjadi lebih baik kalian diam".Yuan Zi menatap mereka semua tajam.


"Semua warga sudah memutuskan untuk mengusir kalian dari desa ini jadi lebih baik kalian meninggalkan desa ini"kata Ketua Klan.


Yuan Zi menatap dingin ke arah Ketua Klan"Tanah ini milik kami dan kami akan tinggal di sini".


"Apa hak kalian mengusir kami dari sini bukan kah kami tinggal di kaki gunung ini jauh dari desa,tanah ini juga kami sudah membeli nya".


"Huhh kalian sombong sekali"dengus Tetua Klan.


"Mau kami sombong atau tidak itu urusan kami"sahut Ming Yue.


"Jika kalian tidak mau meninggalkan desa ini maka seluruh warga di sini akan mengucilkan kalian"sahut Nyonya Wu.


"Silahkan saja tanpa kalian juga kami akan hidup di sini,bukan kah dari awal juga kami tidak membuat masalah kalian selalu mencari masalah"ujar Ming Yue.


"Cih keluarga pendosa tidak tahu diri"maki Nyonya Wu.

__ADS_1


"Jangan ada yang berurusan dengan keluarga pendosa ini,kucilkan saja mereka semua agar mereka meninggalkan desa ini secepat nya"kata Ketua Klan.


Mereka semua pulang kembali dengan memaki keluarga Nyonya Wu terang-terangan,Ming Yue tidak peduli dengan apa yang mereka katakan fokus nya sekarang dari mana mereka tahu berita itu.


"Sialan aku lupa bangsawan Wang"gumam pelan.


"Ibu tidak perlu memikirkan perkataan mereka,kalian juga fokus kalian lebih baik berlatih agar cepat kuat"kata Ming Yue.


"Istri ku benar bu jangan memikirkan nya".


"Tapi bagaimana mereka bisa tahu dan kalau ada yang melapor ke sana bagaimana"kata Nyonya Wei cemas.


"Aku akan menangani masalah ini bu".Ming Yue menatap ibu mertua nya yang cemas.


"Lui"panggil Ming Yue dari pikiran nya karna Lui tidak ada di atas pohon.


"Ada apa".


"Kemari lah ada tugas penting untuk mu".


"Baik sebentar lagi aku datang".


Ming Yue menatap Yuan Zi yang juga menatap nya.


"Jangan khawatir keberadaan kita di sini tidak akan ada yang tahu"kata Ming Yue tahu apa yang di pikirkan suami nya.


"Hmm,,hanya warga desa yang tahu keberadaan kita di sini aku takut warga desa akan melaporkan pada bangsawan Wang jika kita di sini".


"Itu tidak akan terjadi meski pun mereka tahu kita di sini aku pastikan orang di kekaisaran tidak ada yang tahu".


"Terimakasih".


Lui yang datang bertengger di bahu Ming Yue yang sedang berdiri.


"Apa ada masalah"tanya Lui.


"Aku lupa jika ada bangsawan dari ibu kota ke desa ini,,semua orang sudah tahu tentang kami namun belum tau dimana kami tinggal dan seperti apa wajah kami hanya warga desa yang baru mengetahui nya"jawab Ming Yue.


"Pergi lah ke kota sementara waktu untuk memantau di sana kabari aku jika ada informasi penting"sahut Ming Yue.

__ADS_1


"Baik".Lui segera pergi menjalankan tugas nya dari Ming Yue untuk memantau ke kota.


__ADS_2