
"Ya,, aku memiliki pasukan khusus itu di lembah gunung kerajaan"jawab Yuan Zi,ia percaya pada istri nya maka dari itu ia tidak ingin merahasiakan nya.
"Bagus,,berapa jumlah mereka"tanya Ming Yue.
"Ada seratus ribu"jawab Ming Yue.
"Bukan kah kamu tidak memiliki pendukung kuat bagaimana bisa suami ku memiliki pasukan khusus sebanyak itu"tanya Ming Yue heran.
"Pasukan itu sebenarnya adalah pasukan milik kakek kaisar,sebelum ia meninggalkan dunia ini kakek mempercayakan pasukan itu pada orang kepercayaan nya dan menyerahkan nya pada ku suatu saat ini,,aku juga baru tahu dua tahun yang lalu karna seseorang membawa ku ke sana dari situ aku tahu".
"Pasukan itu tidak ada yang mengetahui nya selain kakek mu dan kakek ku, Mungkin kakek sudah menebak jika akan seperti ini nanti maka dari itu kakek dan kakek mu membuat pasukan itu"sambung Yuan Zi
"Kamu mengetahui sesuatu"tanya Yuan Zi menatap istri nya.
"Lui mengatakan pada ku mungkin akan terjadi perang di kerajaan juga kemungkinan perang sesama kekaisaran,berita tentang kejadian di istana menyebar luas hingga ke kerajaan lain, Mereka juga sedang mempersiapkan pasukan untuk menyerang merebut kekaisaran di bawah kuasa mereka"jawab Ming Yue.
"Aku juga sudah menebak nya"kata Yuan Zi menghela nafas lelah.
"Maka dari itu kita juga akan semakin dalam bahaya ke dapan nya jika mereka mulai memperbutkan tahta di istana karna mungkin akan ada yang mencari kita baik itu kerajaan lain maupun kerajaan sendiri, bagaimana pun jika misalnya mereka semua mati kami masih lah keturunan kaisar"sambung Yuan Zi.
"Aku mengerti dalam beberapa hari aku akan melatih mereka khusus"kata Ming Yue di angguki Yuan Zi.
"Oh iya apa kamu tahu tentang pendekar aliran jatah itu juga"tanya Ming Yue.
"Ya aku tahu,,mereka sulit di temukan karna itu cukup misteri tapi yang aku dengar mereka sangat kuat"jawab Yuan Zi.
"Aku rasa di masa depan kita akan berhapadan dengan mereka juga"kata Ming Yue.
"Mungkin karna mereka juga pernah sekali datang ke istana entah apa yang mereka lakukan dan keluar dengan keadaan terluka".
__ADS_1
"Untuk apa mereka datang ke istana?".
"Aku tidak tahu pasti karna itu di rahasiakan oleh kaisar".
"Kata mu mereka kuat kenapa malah kalah dengan kaisar"tanya Ming Yue heran.
"Ayah kaisar memiliki penjaga bayangan kuat seperti tentara kematian mereka memiliki kekuatan seperti dewa yang tidak terkalahkan"jawab Yuan Zi.
"Lalu tentang perebutan kekuasaan itu bagaimana jika kaisar sendiri memiliki penjaga bayangan begitu"tanya Ming Yue yang mulai pusing.
"Itu tidak ada hubungan nya dengan kaisar karna jika yang menjadi kaisar selanjutnya penjaga banyangan itu akan menjadi penjaga bayangan kaisar yang baru itu sudah seperti turun menurun"jawab Yuan Zi.
"Artinya kakek kaisar dulu juga memiliki penjaga bayangan itu"tanya Ming Yue di angguki Yuan Zi.
"Ohh bagus lah jika begitu aku bisa dengan menghadapi nya dari usia nya bukan dia sudah tua berarti kekuatan nya itu juga dapat melemah"kata Ming Yue dengan santai.
"Apa tentara milik mu juga sekuat penjaga bayangan itu secara otomatis dia kan penjaga bayangan kakek kaisar dulu"tanya Ming Yue.
Ming Yue mengangguk ia dapat menyimpulkan jika kaisar sendiri memiliki penjaga banyangan yang berarti kerajaan lain juga seperti itu.
"Kita harus bersiap mulai sekarang kalau bisa kita menambah pasukan juga di sini"kata Ming Yue menatap serius ke arah suami nya.
"Kita tidak memiliki apa-apa untuk mengumpulkan mereka".Mengumpulkan kekuatan harus membutuhkan banyak biaya juga.
"Aku memiliki harta banyak"jawab Ming Yue,mungkin sudah saat nya ia mengatakan ruang dimensi milik nya.
Ia harus percaya juga pada suami nya yang mempercayai nya jika tidak ingin ada masalah di hubungan mereka kedepan nya.
"Kamu percaya pada ku bukan"tanya Ming Yue.
__ADS_1
"Tentu,,kamu istri ku satu-satu nya bagaimana aku tidak percaya pada mu"jawab Yuan Zi.
"Benarkah"goda Ming Yue.
"Bagaimana suatu saat kamu jadi kaisar bukan kah kaisar harus memiliki banyak keturunan yang berarti kamu juga harus memiliki banyak istri agar memiliki banyak keturunan"sambung Ming Yue.
"Aku tahu,, tapi bagi ku cukup kamu saja masalah keturunan itu tergantung takdir mau sedikit atau banyak itu tidak masalah bagiku"kata Yuan Zi. Dari dulu ia memang tidak mau mengikuti jejak ayah nya yang memiliki banyak istri di istana.
Ia tahu bagaimana sakit nya menjadi ibu nya yang harus bersaing bersama istri yang lain untuk melindungi mereka juga diri mereka.
"Terimakasih"ucap Ming Yue senang mendengar nya,ia memeluk Yuan Zi dengan erat.
"Tidak perlu berterima kasih harus nya aku yang berterima kasih karna kamu mau menjadi istri dari pria tak berguna seperti ku"kata Yuan Zi membalas pelukan istri kecil nya.
"Aku memiliki banyak harta di ruang dimensi juga air suci penyembuh"jelas Ming Yue.
"Benarkah"tanya Yuan Zi, Ia tahu istri nya tidak lah sesederhana kelihatan nya namun ia tidak bernyata,bagi nya Ming Yue ada di sisi nya selama nya itu sudah cukup.
"Sebelum kita meninggalkan istana aku merampok istana lebih dulu mengambil semua harta di gudang penyimpanan,aku juga memberi mereka racun penyakit yang tidak akan bisa di sembuhkan kecuali aku sendiri karna penawar nya hanya ada pada ku,bahkan rumah ku saja aku rampok tak tersisa"kata Ming Yue dengan santai dan semangat mengatakan perbuatan nya.
Yuan Zi terdiam mendengar perkataan istri kecil nya ia tidak tahu harus menangis atau tertawa mendengar nya.
"Kenapa diam apa kamu marah aku merampok istana mu"tanya Ming Yue.
"Untuk apa aku marah aku malah mendukung mu hanya saja aku tidak habis dengan mu masih sempat merampok kerajaan"jawab Yuan Zi terkekeh pelan.
"Ia lah jika tidak aku rampok mereka tidak akan memberikan kita uang kan,aku menebak saat tidak ada apapun di kediaman mu maka nya aku rampok saja sekalian aku berikan mereka pelajaran biar saja mereka menderita penyakit yang aku berikan"kata Ming Yue santai.
Ia pun segera bangkit dan duduk di atas tempat tidur begitu juga Yuan Zi. Ming Yue segera mengeluarkan satu kotak penuh tael emas dari ruang dimensi milik nya.
__ADS_1
"Ada banyak di dalam ruang dimensi ku semua harta kerajaan sudah ada di dalam ruang dimensi ku jadi kita bisa menggunakan uang itu untuk menggambil pasukan"jelas Ming Yue menatap Yuan Zi yang terkejut melihat kotak tael emas yang ia keluarkan.