
"Apakah kau sudah mendengarnya? Pertarungan 1000 roh kali ini sudah semakin menggila! Hampir setiap hari, para roh akan bertarung di berbagai kerajaan dan kota hingga membuat para penjaga serta prajurit kesulitan!", kata seorang pria di sebuah pondok kayu pada bagian pinggir ladang pertanian.
Saat ini, 5 orang pria muda berkumpul di pondok tersebut. Mereka sedang memakan makan siang mereka sambil berbicara mengenai hal-hal yang mengejutkan baru-baru ini. Berdasarkan lumpur pada tubuh mereka, dapat diketahui bahwa mereka adalah anak muda yang bekerja di ladang pertanian dekat pondok tersebut.
Mendengar apa yang temannya bicarakan, seorang pria lain yang sibuk memakan makan siangnya mulai berhenti "Aku sudah mendengarnya! 1 tahun telah berlalu sejak pertarungan 1000 roh resmi di mulai, tidak aneh jika kekacauan sudah terjadi di seluruh dunia akibat kekuatan para roh tersebut. Lagipula tidak peduli seberapa kuat prajurit ataupun penyihir, mereka sama sekali bukan lawan roh".
Pria yang berbicara di awal tadi lanjut menjawab "Walaupun aku mendengar para roh membawa kekacauan akibat pertarungan mereka, tapi setiap orang yang terpilih sebagai tuan mereka mampu mengendalikan kekuatan para roh! Banyak orang yang menjadi tuan roh menggunakan kekuatan mereka untuk menjadi kaya ataupun berkuasa, benar-benar membuat iri! Jika aku menjadi tuan dari seorang roh juga, aku pasti tidak perlu lagi tinggal di desa kecil seperti ini dan bisa pergi menuju kota-kota besar supaya mendapatkan kekuasaan ataupun kekayaan menggunakan kekuatan roh".
Temannya yang lain langsung berkata "Jangan terlalu banyak bermimpi, setiap roh akan saling membunuh hingga menjadi pemenang akhir di Gunung Emas! Selama kita berani mengikuti pertarungan 1000 roh, kita pasti mati terbunuh oleh musuh yang lain! Daripada hidup dengan kemungkinan besar mati setiap hari, bukankah lebih baik hidup di kedamaian desa seperti kita sekarang? Setelah mengumpulkan cukup uang dari ladang, kita dapat menemukan seorang wanita di desa dan menikah lalu mempunyai keluarga! Hidup damai seperti itu jauh lebih baik daripada berada di medan perang. Bagaimana pendapatmu Myro? Sebagai orang yang pernah melalui perang, kau pasti mempunyai jawaban sepertiku bukan?".
4 orang di pondok segera menatap ke arah seorang pria muda berusia sekitar 20 tahun di dekat mereka.
Berbeda dari 4 orang yang lain, pria muda bernama Myro ini mempunyai rambut hitam pendek serta tanda luka goresan di wajahnya.
Aura menakutkan bisa dirasakan pada seluruh tubuhnya, selama ada seorang prajurit dari medan perang yang merasakan aura tersebut, mereka pasti tahu bahwa aura milik Myro ini adalah aura seorang prajurit yang telah melalui medan perang berdarah.
Tanpa melalui medan perang hidup dan mati, tidak mungkin memiliki aura tajam seperti yang dirasakan pada tubuh Myro sekarang.
Pria yang mempunyai aura menakutkan itu bernama lengkap Myro Aras, seorang prajurit dari Kerajaan Barga.
Myro pernah duduk di posisi kapten 10 orang hingga akhirnya Kerajaan Barga dikalahkan oleh Kerajaan Talem, desa dimana Myro berada sekarang merupakan bagian dari Kerajaan Talem.
Setelah kerajaannya kalah, Myro yang hanya seorang kapten 10 prajurit kehilangan semua pasukannya di medan perang.
Bahkan Myro terluka berat akibat perang, untungnya ia berhasil melewati pengepungan musuh dan pergi ke desa tempat dimana ia berada sekarang.
Ketika Myro datang penuh luka, ia bersembunyi di desa agar tidak diketahui penduduk sambil menyembuhkan lukanya.
__ADS_1
Saat luka sudah sembuh, Myro menunjukkan dirinya di desa dan dianggap sebagai tentara bayaran yang memutuskan pensiun oleh para penduduk.
Desa ini kekurangan tenaga kerja, terutama mengolah ladang.
Karena hal tersebut, mereka menerima Myro serta memberikannya tempat tinggal.
Melihat penduduk desa tidak bertanya banyak mengenai identitasnya sebab Kerajaan Talem menjadi damai setelah mengalahkan Kerajaan Barga yang membuat penduduk tidak lagi curiga terhadap pendatang, Myro akhirnya bergabung sebagai penduduk desa.
Setiap hari, Myro bekerja mengolah ladang dan membantu penduduk desa sehingga para penduduk semakin ramah terhadap Myro.
Myro meletakkan makan siang yang telah habis miliknya di lantai sebelum berkata "Perang bukan hal yang bagus! Setidaknya tanpa tekad yang kuat, aku menyarankan kalian agar tidak ikut berperang! Apalagi pertarungan 1000 roh lebih berisiko daripada perang, penyihir level 4 ke atas sekalipun dapat terbunuh akibat para roh, belum lagi kita yang hanya penduduk tanpa kekuatan? Kekuatan level 2 milikku sekalipun tidak ada apa-apanya dibandingkan kekuatan roh".
Di dunia ini, baik prajurit ataupun penyihir mempunyai tingkatan kekuatan yang dibagi menjadi terkuat yaitu tingkat 9 dan terlemah yaitu tingkat 1.
Tetapi ada lagi yang lebih lemah dari tingkat 1 yaitu tingkat 0, mereka adalah penduduk yang tidak pernah berlatih bertarung sebelumnya.
Myro yang berada di tingkat 2 setidaknya mampu mengalahkan 100 prajurit bersenjata tingkat 0 memakai tangan kosong, bagaimanapun Myro dulunya merupakan seorang kapten. Tanpa kekuatan ataupun latar belakang, tidak mungkin seorang menjadi kapten.
Dengan 1 tebasan atau kekuatan dari peringkat 4, mereka mampu membunuh ribuan orang tanpa masalah.
Oleh karena itu, sosok yang berada di peringkat 4 mempunyai kesempatan menjadi pemimpin pasukan 1000 orang.
Namun di pertarungan 1000 roh, banyak sekali sosok peringkat 4 ke bawah yang terbunuh di pertarungan.
Bahkan menurut beberapa legenda, terdapat beberapa peringkat 8 atau 9 yang mati di pertarungan roh.
Dibandingkan kekuatan peringkat 8 dan 9, Myro yang berada di peringkat 2 bukan lawan mereka sama sekali, jadi Myro tidak tertarik mengikuti pertarungan 1000 roh.
__ADS_1
Pertarungan 1000 roh merupakan pertarungan antara 1000 sosok kuat yang disebut sebagai roh bersama tuan mereka, jika roh tersebut mempunyai tuan.
Tidak ada yang mengetahui darimana asal para roh ini, tapi mereka muncul setiap ratusan sampai ribuan tahun sekali dan tercatat di buku sejarah sehingga orang-orang banyak mengetahui tentang pertarungan 1000 roh.
Berbeda dari manusia, setiap roh memiliki kekuatan unik mereka sendiri yang bisa membawa bencana ataupun kekacauan besar pada sebuah kota bahkan kerajaan.
Setiap kali 1000 roh muncul, mereka pasti memiliki tujuan yang sama yaitu pergi ke Gunung Emas yang terletak di pusat dunia dan bertarung melawan roh lain.
Setiap kali mereka bertemu roh lain, mereka akan saling bertarung.
Sedangkan alasan kenapa para roh bertarung, banyak orang tidak mengetahui alasannya, begitu juga Myro.
Walaupun pertarungan 1000 roh adalah pertarungan para roh, tapi beberapa roh sering kali memilih tuan mereka sendiri di antara manusia.
Selama mereka menemukan orang yang tepat, roh memutuskan untuk mengakui orang tersebut menjadi tuannya dan membuat kontrak di antara mereka.
Saat orang itu setuju menjadi tuan dari roh, mereka harus mengikuti pertarungan 1000 roh.
Meskipun begitu, Myro pernah membaca sebuah buku bahwa tidak semua roh memiliki tuan. Beberapa roh nampaknya mempunyai kekuatan yang sangat kuat sampai-sampai ia meremehkan untuk mengakui manusia sebagai tuannya, jadi ia tidak akan mengakui siapapun menjadi tuannya hingga sampai ke Gunung Emas untuk pertarungan terakhir tempat dimana semua roh yang masih hidup berkumpul.
Sebenarnya masih ada banyak informasi lain mengenai pertarungan roh, namun Myro hanya seorang kapten 10 pasukan dan sekarang adalah penduduk desa sehingga ia tidak mengetahui apa-apa lagi tentang pertarungan 1000 roh.
Apa yang paling banyak orang-orang ketahui adalah setelah menjadi tuan dari roh, orang itu bisa menggunakan kekuatan roh mereka supaya bertarung sesuai keputusan mereka sebagai tuan.
Oleh karena itu, banyak sekali orang yang berambisi mendapatkan roh dan mengikuti pertarungan 1000 roh.
Mereka berencana mendapatkan kekuatan kesetiaan roh dan mengendalikan kekuatan mereka, baik untuk kekayaan ataupun kekuasaan.
__ADS_1
Tidak diketahui berapa banyak orang dari pangeran, jendral suatu kerajaan, menteri, pedagang kaya sampai penduduk tanpa kekuatan yang mencoba keberuntungan mereka mencari roh serta berusaha membuat roh itu mengakui mereka sebagai tuan.
Namun tidak sedikit juga dari mereka yang gagal lalu mati dibunuh oleh roh karena dianggap mengganggu atau terbunuh oleh manusia lain selama perjalanan.