PERTARUNGAN 1000 ROH

PERTARUNGAN 1000 ROH
BAB 5 : DIKEJAR


__ADS_3

Melihat ke arah senjata miliknya dulu sewaktu berperang, Myro tiba-tiba merasa jantungnya berdetak lebih cepat, ia mengingat banyak sekali tindakan sewaktu ia berperang dulu.


Selain itu, Myro kembali mengingat ketika ia pertama kali bertemu dengan Mili dimana ia saat itu berbaring lemah dan kehilangan banyak darah. Apabila Myro tidak ada waktu itu, sesuatu yang buruk pasti terjadi pada Mili atau bahkan membunuh dirinya.


Kali ini Mili dikejar oleh musuhnya lagi, ada kemungkinan besar ia akan dikalahkan seperti sebelumnya tanpa ada seorangpun yang menolongnya lagi seperti apa yang dilakukan Myro.


Apalagi sewaktu merawat luka milik Mili selama ia kehilangan kesadaran, Myro menemukan sebuah fakta bahwa Mili sedang diracuni yang membuat ia tidak mampu menggunakan seluruh kekuatannya.


Walaupun tubuh roh milik Mili terus menghapus keberadaan racun tersebut, berdasarkan pengamatan Myro, racun tersebut baru akan hilang sepenuhnya setelah 1 minggu. Oleh karena itu, kemungkinan Mili kalah dari kejaran musuh terlalu besar, terutama musuh sama sekali tidak sendiri melainkan ada banyak orang di pihak musuh yang Myro ketahui melalui jejak kaki di hutan.


Menggelengkan kepalanya, Myro tetap berkata keras kepala "Hidup dan matinya bukanlah urusanku, apa yang perlu aku pedulikan adalah mempertahankan hidup damai yang aku miliki sekarang! Apakah aku lupa seberapa menakutkan dan menjijikan nya kehidupan di medan perang?Kalau aku ikut ke masalah Mili, aku pasti akan kembali menuju tempat menakutkan itu lagi".


Menghela nafas sebentar, Myro berjalan untuk membuat bubur lalu beristirahat agar siap pergi berladang besok.


Namun di tengah jalan, Myro menghentikan langkahnya sebab ia mendengar keributan di depan rumahnya.


Membuka pintu rumah, Myro menemukan beberapa prajurit yang tidak dikenal sedang berbicara bersama penduduk desa yang membuat wajah Myro suram.


Kerajaan Talem


Terutama apa yang mereka bicarakan adalah para prajurit ini sepertinya menanyakan penduduk desa tentang seorang wanita muda yang ciri-cirinya mirip seperti Mili. Untungnya beberapa hari yang lalu Myro membawa Mili secara diam-diam sehingga penduduk desa sama sekali tidak mengetahuinya dan menggelengkan kepala mereka terhadap pertanyaan para prajurit.

__ADS_1


"Myro, bagaimana denganmu? Apakah kau pernah menemukan seorang wanita muda berbaju zirah serta membawa tombak di sekitar desa kita? Marquis Bonjer dari Kerajaan Talem nampaknya mencari keberadaan wanita muda tersebut, siapapun yang memberikan petunjuk berguna akan diberi hadiah 50 koin emas", kata seorang pria muda yang sering bersama Myro di ladang serta tetangga Myro.


"50 koin emas?", kata Myro paham, sepertinya sang Marquis bertekad menangkap maupun membunuh Mili yang merupakan roh hingga rela menghabiskan banyak uang. 50 koin emas bukan jumlah yang sedikit, setidaknya uang sebanyak itu mampu membeli sebuah rumah yang cukup besar di ibukota Kerajaan Talem.


Oleh karena itu, tidak aneh jika seluruh penduduk desa sangat bersemangat, mereka mulai bergegas membawa alat berburu untuk mencari petunjuk tentang Mili.


Mereka tidak peduli apa alasan sang Marquis mencari wanita tersebut, baik alasannya benar atau salah, yang mereka pedulikan hanya uang.


Myro menggelengkan kepalanya sedikit, meskipun Mili masih diracuni sehingga tidak dapat memakai kekuatan penuhnya, Myro tetap merasakan seberapa menakutkannya kekuatan roh yang dimiliki Mili.


Ia yakin selama Mili memakai kekuatan miliknya sekarang yang diracuni, seluruh desa mampu ia hancurkan dengan waktu kurang dari semenit.


Seorang prajurit Marquis berjalan mendekati Myro "Bagaimana anak muda? Apakah kau pernah melihat seorang wanita muda aneh di sekitar sini?".


Prajurit itu sama sekali tidak curiga terhadap perkataan Myro, bagaimanapun apa yang bisa dilakukan oleh seorang penduduk desa lemah tanpa kekuatan? Karena alasan tersebut, ia menjawab pertanyaan Myro tanpa ragu sesuai apa yang ia dengar dari atasannya "Wanita yang kami cari merupakan penjahat terkenal yang dicari oleh pihak kerajaan, ia melakukan kejahatan berat yang akan dijatuhi hukuman mati. Selain itu, 2000 prajurit kami telah mengepung seluruh wilayah ini, tidak ada jalan bagi penjahat tersebut untuk melarikan diri sehingga kalian para penduduk jangan khawatir. Selama kalian memiliki petunjuk sekecil apapun tentang wanita itu, harap beritahu kami, Tuan Marquis akan membayar semua kebaikan--".


Sebelum prajurit yang berbicara bersama Myro selesai, seorang prajurit lain muncul dan berteriak memanggil seluruh prajurit di desa tersebut "Semuanya, segera berkumpul! Target telah ditemukan dan Tuan Marquis memberikan perintah penangkapan! Saat ini target sudah berada di bawah pengepungan kita, seluruh prajurit harus berkumpul dan memberikan bantuan!".


Para prajurit yang sibuk saling berbicara mencari informasi dari penduduk desa langsung berhenti, mereka mulai berteriak dan berkumpul lalu meninggalkan desa.


Pria muda yang merupakan tetangga Myro berteriak tidak senang "Padahal aku baru berencana mencari tahu tentang wanita itu 50 koin emas yang seharusnya aku dapatkan berakhir gagal!".

__ADS_1


Myro yang ada di sisi lain mengabaikan tetangganya tersebut, ia sekarang sedang bertarung melawan dirinya sendiri.


Logika Myro memberitahunya untuk mengabaikan Mili yang mungkin hampir tertangkap atau bahkan akan mati supaya kehidupan damai yang ia jalani sekarang tetap bertahan.


Namun di bagian lain, Myro mempunyai sesuatu yang mengganggu hatinya.


Myro yang perlahan-lahan menutup matanya mengingat sosok seorang wanita berambut pirang panjang yang menggunakan gaun berwarna putih layaknya seorang putri berjalan di depan Myro, sedangkan Myro berjalan mengikuti di belakangnya menggunakan pakaian zirah besi prajurit miliknya.


Mereka sedang berjalan di sebuah taman bunga yang sangat tidak sesuai dengan pakaian perang Myro.


Wanita muda yang berjalan penuh rasa senang di taman bunga tersebut berbalik ke arah Myro "Aku dengar dari ayah bahwa kau membenci medan perang, Myro?".


Myro menatap wanita muda yang ceria di depannya itu sebelum berkata "Benar! Nona muda mungkin belum mengetahuinya, tapi medan perang merupakan tempat yang menjijikan, penuh darah serta teriakan penderitaan. Kedamaian yang nona jalani sekarang merupakan hal terbaik, sebagai Ksatria anda, tugas saya adalah menjaga kedamaian milik anda agar tidak hancur oleh api peperangan yang terus membakar".


"Apakah begitu?", kata wanita muda tersebut yang mulai berjalan-jalan lagi di taman bunga "Aku memang belum mengetahui seberapa menakutkannya medan perang karena aku belum pernah kesana, namun kau tahu Myro, ayahku pernah mengatakan sesuatu kepadaku yaitu di medan perang kadang juga terdapat kedamaian, ayah menyebutnya sebagai kedamaian medan perang".


"Kedamaian medan perang?", tanya Myro bingung.


Wanita muda tersebut mengangguk "Itu benar, ayahku pernah mengatakan bahwa di medan perang ada juga kedamaian".


Tiba-tiba gambar wanita muda di depan Myro berubah menjadi kediaman Myro sekarang yaitu rumah kecil di desa.

__ADS_1


Selain itu terdapat Mili yang sedang duduk di tengah rumah, ini adalah kejadian sesaat sebelum Myro akan berpisah dari Mili yaitu dimana ia akan pergi ke ladang setelah makan sarapan pagi miliknya.


Tepat sebelum Myro melangkah pergi, Mili mengangkat kepalanya dan memberikan sebuah senyuman ringan yang menambah kecantikannya "Myro, terima kasih telah membantuku hingga terhindar dari kematian! Apa yang aku katakan mungkin terdengar seperti omong kosong, tapi kalau ada kesempatan di masa depan serta aku berhasil memenangkan pertarungan 1000 roh, aku pasti membalas semua kebaikan yang kau berikan. Sekali lagi, terima kasih Myro!".


__ADS_2