Pertemuan di bus kota

Pertemuan di bus kota
18.Saya jodohkan


__ADS_3

"Ih, pak Siman ini malah ngejek saya. Ya kalau saja saya suka, pasti saya terima pak. Kan saya mau nya yang seumuran atau lebih mudah dari saya. Bukan lebih tua dari umur saya, kalau saya suka juga umurnya lebih tua pun pikir-pikir dulu." Jawab Raid panjang lebar tentang keinginan nya.


"Apa yang membuat mu tidak suka sama Sumi Id?" tanya Bandi yang kini juga lagi main di mes dengan pak Kasiman.


"Dia si baik Ban, tapi saya gak punya perasaan. Lagian kalau saya nikah tanpa perasaan, apa saya bisa bahagia Ban? Bukan saya saja percuma juga kalau saya gak punya perasaan. Yang ada akan saling menyakiti satu sama lainnya." Jawab Raid.


"Ya kalau kamu bisa menerima dia sebagai orang yang mencintai kamu sepenuh hati. Kamu mau ngapain aja dia akan terus menuruti permintaan mu Id." Jawab pak Kasiman.


"Termasuk kalau kamu mencintai perempuan lain, dan minta izin menikah lagi. Dia akan menerima madunya jika dia tidak mau jadi janda untuk yang kedua Id. Jangan kayak pak Kasiman menikah diam-diam dengan mbak Yani."Timpal Bandi dan berbisik saat kalimat terakhir.


Supaya mbak Yani tidak tersinggung karena sudah menjadi istri simpanan pak Kasiman. Mbak Yani adalah perawan tua, yang umurnya pun tidak lah jauh dengan pak Kasiman. Selain berumur mbak Yani gadis yang baik polos dan ada kekurangan (idiot). Kadang ia berpikir dewasa, namun di saat tertentu ia berpikir dirinya seperti anak-anak. Dia juga bekerja dengan majikannya sejak ia berusia 15 tahun.


Pada akhirnya Yani ikut pindah majikannya di perumahan komplek ini. Setelah kerusuhan pada tahun 1998, dan mereka mencari tempat aman. Beberapa bulan kemudian ia menikah dengan pak Kasiman yang di saksikan oleh pak RT perumahan komplek tersebut.


"Id Bandi bisikan apa sih sama kamu?"tanya mbak Yani.


Bandi memberikan kode supaya tidak ngomong pada mbak Yani. Tapi Raid yang polos itu tidak mengerti dengan kode-kode dari Bandi. Dan tidak bisa mengelak lagi, ia pun menepuk keningnya.

__ADS_1


"Kata Bandi, Asal jangan nikah diam-diam dengan perempuan lain. Seperti pak Kasiman sama mbak Yani tanpa ketahuan istri pertama."Raid malah menyampaikan apa yang di katakan Bandi tadi. Bahkan menyampaikan secara detail, membuat pak Kasiman menggelengkan kepala.


"Oh begitu," respon mbak Yani, tidak tersinggung dengan ucapan Bandi.


Hal itu membuat Bandi merasa lega, sebab yang ia pikir mbak Yani akan marah ternyata biasa saja.


"Raid mau tidak kalau saya jodohkan dengan anak saya. Anak saya nanti akan kemari, kalau mau nanti kamu sendiri yang bilang ya?"tanya pak Kasiman.


"Anak yang mana pak, bukannya pak Siman punya anak perempuan dua?" Raid merespon baik niat pak Kasiman.


Ya pak Kasiman memang berniat menjodohkan anaknya dengan Raid. Tadi sempat kecewa saat Raid di lamar Sumi si janda muda anak satu. Tapi tidak di sangka, ternyata Raid menolak Sumi.


Selama ini pak Kasiman memperhatikan kedekatan Raid dan Sumi. Lebih tepatnya Raid yang polos itu merespon baik Sumi. Yang mana dalam setahun ini sering memberikan perhatian khusus, pada pemuda pekerja keras itu.


"Nanti saya coba pak, tapi kalau saya ketemu dengan yang lain. Lebih tepatnya suka dengan yang lain bagaimana?"tanya Raid, karena tidak enak jika sudah terlanjur menjalankan perjodohan itu. Ia takut mengecewakan pak Kasiman, meski pun kenyataan begitu.


"Ya tidak apa-apa Id, mungkin kamu bukan jodoh anak saya. Dan yang lain yang jodoh anak saya."Jawab pak Kasiman.

__ADS_1


"Benar ya? bapak gak akan marah sama saya?" tanya Raid meyakinkan ucapan pak Kasiman.


"Iya.... Raid bin Kamil Amil." Jawab pak Kasiman, dengan geregetan menyebutkan namanya dan bapaknya.


Ya pak Kamil sering di panggil Amil atau bang Amil. Semua penghuni perumahan komplek itu kenal semua.


"Ya sudah kalau begitu, saya mau pulang ya pak."Pamit Raid.


"Kok pulang Id, belum juga ngobrol."Kata Bandi, dengan senyum menggoda Raid.


"Lah kan kita sudah ngobrol dari tadi Ban." Kata Raid, merasa bibirnya ngoceh.


"Kan yang dari tadi cuma bahas jodoh mu. Kita belum ngobrol yang lain Id, memang tujuan mu ke sini ngapain?" tanya Bandi.


"Ya saya mau ngobrol, sama kamu dan pak Kasiman lah." Jawab Raid.


"Dari obrolan kamu itu yang di bahas cuma urusan mu dangan sumi Id. Terus di sambung lagi dengan perjodohan mu sama anak pak Siman."Kata Bandi.

__ADS_1


__ADS_2