
"Yang kan ada lagunya, hitam manis hitam manis," Malah nyanyi.
"Ini semueee kau yang salah." Kata anak berpipi chubby itu.
"Butan atu, mama oyeng." Jawabnya itu balita.
"Ya ya, tau aja yang enak-enak."Kata laki-laki dewasa itu.
"Untuk gratis, dan masakan mama tercinta."Ucap remaja itu.
"Mama mau kemana pakai kerudung segala?"tanya remaja itu.
"Mau ke rumah nyai."Jawabnya
"Ayo berangkat," Laki-laki dewasa itu mengajaknya ke rumah orang tuanya.
"Sebentar ya Yang aku mau sholat dulu ini sudah dzuhur. Kalau di sampai sana, aku malas, apa lagi di sana ramai." "Langsung melangkah ke kamar mandi, mau mengambil wudhu. Setelah itu gantian dengan lelaki dewasa itu, yang berwudhu.
"Kakak ambil wudhu dan sholat." Tapi tidak di tanggapi oleh remaja itu.
Perempuan itu menoleh pada anak namun tidak ada, balik kanan dan siap untuk sholat. Itu remaja malah cengengesan, karena kesal maka perempuan cantik itu akan memukulnya. Namun gerakan remaja itu cepat sehingga tidak kena, ia malah meledek mamanya.
__ADS_1
Sadar akan sholat pun langsung berdiri tegak dan akan sholat. Namun mendengar suara adzan subuh, perempuan itu kaget.
......................
Dara membuka mata, melihat jam dinding sudah jam setengah lima pagi. Itu artinya saat ini subuh telah tiba Dara masih bingung. "Kenapa aku mimpi aneh ya, kok seperti nyata. Lalu perempuan itu mirip sekali dengan ku, siapa ya kira-kira." Gumam Dara.
Dara seperti orang yang bingung, di ingat-ingat lagi mimpinya itu. Kemudian ia ingat belum sholat subuh, maka ia menyambar handuk lalu ke kamar mandi.
Setelah selesai selesai, Dara turun membuat sarapan untuk majikannya juga untuk sendiri. Setelah selesai Dara menyapu dan mengepel ruangan lantai bawah. Atas tidak sebab belum bangun, karena hari ini hari libur.
Bertepatan hari kemerdekaan republik Indonesia, maka Dara izin libur. Yang seharusnya dara libur di awal bulan, baru dua minggu dara pergi bersama Agus.
"Bu, hari ini hari libur saya sudah janjian sama suster nya Velisa. Katanya mau ajak saya ke mana ya lupa saya." Izin Dara, pada bu Risa.
"Iya Dara, kemarin ngajakin, tapi saya lupa bilang sama ibu kemarin siang atau malam." Jawab Dara.
"Ya sudah, kebetulan saya juga mau ke rumahnya Grasia. Pulang nya juga belum tahu kapan sore apa malam." Kata bu Risa.
"Baik bu, tapi saya berangkat jam 7:30 ya." Kata Dara.
"Ya sudah sana siap-siap atau mau sarapan dulu."Kata bu Risa.
__ADS_1
"Saya sarapan dulu bu, baru nanti siap-siap." Kata Dara.
Setelah mengatakan itu Dara mengambil piring dan makan. Dengan mie goreng buatan sendiri dan telur ceplok sebagai pelengkap nya kerupuk. Setelah itu ia siap-siap dan berangkat ke pasar Puri indah lebih dahulu.
Ya di pasar Puri indah tempat bertemu dengan teman sekampung. Bukan satu kampung alias satu desa. Dara Ghaisani dan Darapuspita hanya berbeda kelurahan saja.
Sampai pasar itu dara menelpon Darapuspita, namun sudah dua kali tidak di angkatnya. Dara mencoba lagi dan lagi, dengan perasaan kesal. Kenapa temannya ini ingkari janjinya, Dara benci orang yang tidak jelas begini.
Belum juga hp di masukkan ke tasnya, Dara menelpon. Senyum pun mengembang, tapi beberapa detik kemudian hilang. Setelah sambungan telepon terputus, Dara memaki temannya itu.
"Darapuspita kamu tak secantik nama mu. Huff, pagi-pagi sudah di tipu temannya sendiri. Seenaknya sendiri dia, aku sekarang gimana coba. Sudah telanjur izin lagi, dia mencampakkan temannya sendiri demi pacarnya. Nasib...., gini amat ya jadi orang baik selalu diperlakukan tidak baik. Kesel banget aku sama kamu Dara, orang kalau tidak jadi itu kabari dari malam kek." Dara tidak perduli dengan tatapan orang yang melihatnya yang tengah ngedumel.
"Ah mending keliling Jakarta dengan angkutan kota. Ya walau pun cukup berada di dalam mobil bus kota itu lebih baik. Dari pada jalan kaki seperti ini di kira GCG(Gadis Cantik Gila) gak lucu. Walau aku ini hampir gila gara-gara orang yang suka ingkar janji."
Sambil berjalan menyebrang jalan raya depan pasar Puri indah itu. Setelah itu ia menunggu bus kota yang arah tanah Abang. Karena di sana baru bisa dapat mobil, sambil nunggu Dara duduk jongkok.
...****************...
Raid kini sudah ada di pertigaan dan tepatnya di depan minimarket. Dari jauh sudah datang pak Kasiman dan mbak Yani. Akhirnya mereka bertiga sudah siap berangkat dan mobil yang di tunggu pun sudah datang.
"Mbak itu mobil sudah datang," Raid menunjukkan pada mbak Yani.
__ADS_1
"Oh ya benar," mereka bersiap di pinggir jalan.