
"Ya sudah, obrolan kita sambung lagi. Malam minggu nanti Abang ke sini ya kamu izin sama pak Jhon." Kata Raid saat ia merenggangkan pelukannya, pada Dara.
"Iya bang, tapi tentu saya tadi hanya Abang yang boleh tau. Apa Abang bisa pegang janji? saya tidak ingin abang malu di ejek saudara dan teman-teman abang."Kata Dara.
"Iya. Abang akan jaga rahasia ini hanya kita yang tau. Abang pulang ya sayang," Kata Raid, lalu mencium kening dan kedua pipinya Dara.
Dara terkejut mendengar dan mendapatkan serang dari Raid. Ia tidak menyangka kalau pertemuan di bus kota, akan menjadi cerita kisah cintanya bersama Raid. Tidak di sangka ternyata di cintai lebih indah dari pada mencintai.
Dara berjanji dalam dirinya, akan membalas cintanya Raid yang tulus mencintainya. Raid memang tidak setampan Arta, namun mencintai dirinya yang apa adanya. Dara juga sudah ambil keputusan sebelum bertemu dengan Raid. Dia akan menerima siapapun yang mencintai dirinya setulus hatinya.
Lalu Dara ingat dengan sholat istikharah yang sedang ia lakukan sudah berjalan 3 hari. Apa itu artinya ini adalah jawaban dari Allah SWT, bahwa Raid lah sebagai gantinya Arta. Pemuda yang baik apa adanya, tidak mengatakan apa yang ia tidak miliki.
"Sayang masuk ya, Abang pulang ini sudah malam." Pamitnya lalu mencium keningnya Dara dan berjalan keluar pagar.
Dara mengikuti Raid dan akan mengunci pintu pagarnya. "Abang tahukan jalan keluarnya?" tanya Dara yang khawatir pacar nya nyasar.
"Gampang, nanti kalau bingung tanya sama satpam." Jawab Raid dengan senyum manis.
"Ya udah hati-hati ya bang."Kata Dara, sambil tersenyum manis juga.
"Iya, dada sayang." melambaikan tangan dan berjalan ke arah jalan yang tadi di laluinya bersama Dara.
Dara mengunci pintu pagarnya dan berjalan menuju meja ambil tas selempang miliknya. Lalu masuk dan mengunci pintu kawat dan kayu. Tangannya menarik korden jendela, lalu mematikannya lampu ruangan tamu dan tengah. Dara berhenti di dapur mengambil air minum, baru ke atas menuju kamarnya.
Tentu ia juga menutup pintu dapur yang ia lalui untuk ke kamar. Sampai di kamar Dara meletakkan tas dan air minum. Kemudian mengambil handuk, untuk mandi karena merasa lengket seharian pergi belum mandi. Setelah mandi Dara langsung sholat isya lebih dulu, baru mengqado sholat maghrib.
__ADS_1
Karena tadi di jalan ia tidak sempat sholat maghrib, kebetulan di rumah Raid masih canggung untuk numpang sholat maghrib. Apa lagi sudah dekat dengan sholat isya, ia malu untuk melaksanakan sholat maghrib. Setelah selesai ia minum, dan langsung tidur karena malam semakin larut. Sebelum pulas dalam tidurnya, Dara mengingat kata-kata manis Raid sebelum pulang. Hal itu membuat Dara tersenyum sendiri, kini ia tidur dengan senyum.
Sementara Raid saat keluar dari rumah pak Jhon tadi bertemu dengan satpam tadi. Yang berjaga-jaga di pos ronda yang tepat di gang rumah majikannya Dara.
"Baru pulang ya bang?"tanya satpam itu.
"Iya nih pak, saya permisi ya." Kata Raid, yang langsung jalan keluar komplek perumahan itu.
Di awasi dari jauh oleh satpam, dan ia pun memberi tahu dengan HT nya ke satpam penjaga gerbang utama. Setiap satpam melihat Raid yang berjalan santai dan gagah.
"Berat juga saingan Agus, untuk memastikan bahwa dirinya siapanya." Kata Hadi yang mendukung Agus dengan Dara.
"Bang, baru pulang ya antar neng Dara ya?" tanyanya Hadi.
Raid menoleh pada orang yang bertanya pada nya. "Iya nih bang, abang mengenal pacar saya ya?"tanya Raid.
"Saya memang baru ke sini, mengantar pulang neng Dara. Namun akan sering ke sini, untuk bertemu dengannya. Apa lagi nanti kalau ada sesuatu yang mendadak akan langsung meluncur kemari."Jawab Raid panjang lebar.
Raid tidak mengatakan jika dirinya juga baru bertemu dengan Dara. Karena baginya, itu rahasia dirinya, sedang di korek oleh orang yang mengenal kekasihnya itu. Ada rasa cemburu dengan orang yang lebih dekat dengan sang kekasih.
"Saya permisi bang sudah malam ini." Pamit Raid.
"Emang rumahnya mana bang? jam segini kan sudah tidak ada angkot."tanya Hadi.
"Sini dekat bang di Asem, belakang Bank xxx kembangan. Dekat ini jalan pun jadi bang," jawab Raid.
__ADS_1
Langsung berjalan menuju rumahnya, karena malam sepi juga di tambah tidak ada yang harus di barengannya. Maka ia jalan cepat tidak sampai setengah jam Raid sampai rumah. Saat sampai rumah sudah jam sebelas lewat, karena malam sudah larut.
Tok tok tok
"Assalamualaikum,"ucap Raid yang mengetuk pintu.
"Wa'alaikumsalam," jawab bu Sharifah sambil membuka pintu.
"Emang rumah bosnya Dara jauh tong? katanya cuma di Puri doang?"tanya bu Sharifah.
"Ya lumayan Mak, ini kan yang lama aya pulang jalan. Sudah gak ada angkot lagi, karena sudah malam."Jawab Raid yang masih ngos-ngosan.
Ia mengambil minum karena haus, sejak tadi di rumah baru minum lagi di rumah. Namun di raut wajahnya bisa di lihat, bahwa Raid lagi senang. Bagaimana tidak? kini ia sudah tidak sendiri lagi dan sebentar lagi nikah.
"Roman-romannya lu lagi seneng banget tong?"tanya bu Sharifah pada Raid yang lagi kasmaran, sudah pasti bawaannya pengen senyum terus.
"Mak, aya tadi dah menyatakan perasaan Aya ke Dara."Cerita Raid pada emaknya.
"Terus dia apa mau menerima lu apa adanya tong? emak takut dia cuma mainin perasaan mu doangan. Kapanan dia mah orang cakep juga terlihat orang ada dah." Sebagai orang tua pasti ada perasaan khawatir pada anaknya yang mencintai orang kaya dan cantik akan kecewa.
"Insya Allah Mak, dia orang yang baik. Dia juga mau menerima aya apa adanya, tidak banyak pilih-pilih. Karena dia sudah tidak ingin lagi pacaran dengan orang yang kagak serius." Jawab Raid, menyampaikan pada emaknya apa yang Dara katakan.
"Ya mudah mudahan aja bener apa yang ia bilang ke elu. Emak cuma takut elu kecewa di kemudian hari. Karena lu baru ketemu sama dia, langsung lu pacarin. Tapi tar ada ketidak cocokan sama dia mending putus aja. Jangan di teruskan, yang ada lu yang sengsara tong." Nasehat bu Sharifah untuk anak kesayangannya itu.
"Iya Mak, aya jalani saja dulu. Insya Allah dia baik Mak, bagi aya juga yang penting Dara bisa sayang ama emak juga. Tidak hanya sayang ama aya doang, emak doakan yang terbaik untuk aya dan Dara." Kata Raid, pada emaknya.
__ADS_1
*****Bersambung.....