Pertemuan di bus kota

Pertemuan di bus kota
38.Sudah memilih Dara


__ADS_3

"Iya Mak, aya jalani saja dulu. Insya Allah dia baik Mak, bagi aya juga yang penting Dara bisa sayang ama emak juga. Tidak hanya sayang ama aya doang, emak doakan yang terbaik untuk aya dan Dara." Kata Raid, pada emaknya.


"Ya semoga sesuai dengan harapan lu, ini sudah malam besok lu juga harus kerja. Sekarang kamu ganti baju dengan kaos, biar nyaman tidur. Ini sudah malam, cepat tidur biar besok kagak ke siangan."Kata bu Sharifah yang menyuruh anaknya istirahat, karena sudah malam.


"Iya Mak." Hanya itu jawab nya. Kemudian ia bangun dari duduknya, berjalan ke kamar ambil kaos oblong dan celana pendek. lalu ke kamar mandi untuk membersihkan diri, walau tidak mandi.


Setelah selesai membersihkan diri Raid pun langsung mengelar karpet di ruang tamu untuk tidur. Karena malam ini ada Muza dan anaknya menginap. Jika tidak maka Raid akan tidur di kamar sama emak dan adik bungsunya.


...****************...


Siang hari itu di mes pak Kasiman, Raid sebelum pulang. Raid menyampaikan maksud pembatalan perjodohan dirinya dengan anak pak Kasiman.


"Pak saya minta maaf ya, kalau saya tidak jadi sama anak bapak. Karena saya sudah memilih Dara untuk jadi istri saya nanti. Kan saya belum terlalu dekat juga sama Wina, dan Wina juga cuek kalau sama saya."Ucap Raid pada pak Kasiman.


"Iya tidak apa-apa Id, kalau kamu tidak ada kecocokan. Lagian belum serius ini, tapi kamu juga baru kenal dengan Dara. Apa Dara juga mau menerima kamu apa adanya?" tanya pak Kasiman.

__ADS_1


"Semalam sih begitu pak, cuma ini saya masih jalani dulu. Untuk yang lebih serius lagi, sebelum pernikahan harus ada penilaian kan pak." Jawab Raid.


"Ya sudah, tidak apa-apa mungkin bukan jodoh."Kata pak Kasiman, walau ada rasa kecewanya tetap ia tidak menampakkan pada Raid.


"Pak saya mau pulang dulu ya, waktunya makan siang."Pamit Raid pada pak Kasiman.


"Ya sudah sana, saya juga mau makan siang ini. Nunggu Yani kirim makanan untuk saya." Kata pak Kasiman.


Raid langsung pulang untuk makan siang, yang sudah sangat lapar. Setelah sampai rumah, ia cuci tangan, cuci muka lebih dulu. Lalu ia mengambil makan, ternyata emaknya masak makanan kesukaannya. Yaitu sambal goreng dan tempe goreng itu sudah membuat Raid makan sampai nambah-nambah.


"Sama sambel goreng buatan emak mpok."Jawab Raid dan langsung menyuap kembali.


Mpok yanti penasaran dengan jawaban Raid. Lalu ia mendekati Raid yang lagi makan, dan melihat piring Raid yang hanya berisi nasi, sambel goreng dan tempe. Melihat itu mpok Yanti menggeleng kepala melihat nafsu makan Raid yang hanya dengan lauk apa adanya. Yang ia tau jarang ada yang menerima lauk seadanya ketika pulang kerja capek. Pasti harapan banyak orang makan yang enak dengan empat sehat lima sempurna.


...****************...

__ADS_1


Beberapa hari telah berlalu, saat ini Dara lagi santai karena bertepatan hari sabtu. Dara mengantarkan Sinta dan Ivan pergi berenang ke tempat biasa.


Saat sampai di gerbang blok K, di sana ada satpam Juned, Agus dan Slamat teman satu profesi dengan Agus. Yang memang sudah kenal, dan tau jika Dara dekat dengan Agus. Saat anak-anak jalan lebih dulu, Agus menanyakan tentang keadaan Dara.


"Dara apa benar kalau sudah punya5 pacar?"tanya Agus, dengan menatap wajah cantik Dara.


"Iya mas," jawab dara dengan senyum malunya.


"Kapan jadian, itu cowok mana?" tanya Agus, ingin tau kabar itu langsung dari Dara.


"Kemarin pas hari rabu malam Kamis. Pacarku orang sini, rumah nya di RW 3 mas."Jawab Dara.


"Oh, apa kamu juga sudah lama kenal dengannya?" tanya Agus lagi.


"Belum lama sih, .....

__ADS_1


*****Bersambung.....


__ADS_2