
Hari kedua shooting, Reynard hanya pergi sendiri. Dia sengaja tidak mengajak Raisa. Karena kebetulan Raisa sedang tidak enak badan.
Sejak tadi Reynard tidak fokus saat shooting, hingga dia harus mengulang lagi beberapa adegan.
"Cut ... cut ... Rey, ada apa denganmu? Fokus dong, kita semua kepanasan nih," ucap Pak Sutradara.
"Maaf, Pak. Perasaan saya sedang tidak enak," ucap Reynard.
"Jika ada masalah jangan di bawa ke kerjaan, kita semua loh yang rugi," ucapnya.
"Maaf, Pak."
"Kita istirahat dulu," ucap Pak Sutradara kepada semua kru. Lalu menatap Reyanrd yang sedang berdiri di hadapan Siska. "Rey, nanti kita lanjut lagi dan saya tidak mau ada masalah seperti ini lagi."
"Oke, Pak." kata Reynard.
Semua yang ada di lokasi shooting bergegas pergi untuk beristirahat.
Siska melihat Reynard yang sedang duduk sendirian sambil memainkan ponselnya.
"Ekhm, bolehkah aku gabung duduk disini?"
Reynard hanya menatap sekilas ke arah Siska, lalu dia kembali fokus menatap layar ponselnya. Sebenarnya Reynard sedang mencoba untuk menghubungi nomor Istrinya. Namun tidak ada jawaban juga.
Siska duduk di depan Reynard. Dia menopang dagunya dengan ke dua tangannya, sambil memandang Reynard. Reynard hanya cuek, menganggap Siska seperti tidak ada disana.
Setelah berulang-ulang mencoba untuk menghubungi istrinya, akhirnya istrinya mengangkat juga panggilan telfonnya.
"Hallo, sayang. Kamu kemana saja? Kok baru angkat?" tanya Reynard dari balik telfon.
__ADS_1
"Maaf, Mas. Tadi aku dari dapur, ponselku aku tinggal di kamar."
"Tapi kamu tidak apa-apa kan?"
"Tidak kok. Aku baik-baik saja, Mas." ucap Raisa.
"Syukurlah, aku khawatir sekali takut terjadi apa-apa denganmu."
Hanya lima belas menit mereka bertelfonan. Reynard memilih untuk menyudahinya, karena Pak Sutradara sudah memanggil mereka untuk kembali ke lokasi shooting.
Kali ini Reynard terlihat lebih fokus. Dia juga bisa melakukan semua adegan dan dialognya dengan benar.
°°°
Setelah selesai bertelfonan dengan suaminya, Raisa memilih untuk pergi ke supermarket depan.
Saat ini dia sudah sampai di depan supermarket. Namun dia tak sengaja bertabrakan dengan seorang wanita yang terlihat lebih muda darinya. Untung saja Raisa tidak jatuh ke lantai.
"Tidak apa-apa kok," ucap Raisa.
Raisa menatap penampilan wanita itu terlihat seperti wanita baik-baik. Apalagi wanita itu menggunakan hijab, dan memakai seragam seperti yang di pakai oleh karyawsn supermarket itu.
"Kamu karyawan disini?" tanya Raisa.
"Benar, saya baru bekerja hari ini."
"Pantas saja saya sering kesini tapi baru lihat."
"Kenalin Kak nama saya Nadia. Oh iya Kakak ini Raisa artis terkenal itu yah. Wajahnya mirip sekali," ucapnya, sambil menatap wajah Raisa.
__ADS_1
"Iya, kebetulan saya tinggal di komplek perumahan di belakang supermarket ini," ucap Raisa.
"Saya mau minta foto tapi tidak bawa kamera."
"Pakai ponsel saya saja, nanti saya upload ke sosial media saya dan tag kamu."
"Oke, Kak. Kakak ternyata baik sekali yah, jadi makin kagum," ucapnya.þ
"Tidak juga," Raisa tersenyum menatap Nadia.
Raisa mengambil ponselnya lalu mulai berfoto. Dia juga bertanya nama sosial media Nadia, biar mereka bisa saling followan.
Setelah berbelanja, Raisa segera pulang.
Saat ini Raisa sudah sampai di rumah. Dia langsung duduk di sofa yang ada di ruang keluarga. Raisa mengambil ponsel miliknya dan melihat foro-fotonya tadi. Ternyata hasil jepretannya bagus. Apalagi dia dan Nadia sama-sama cantik.
Raisa sudah saling follow dengan Nadia. Dia mengupload foto degan caption teman baru. Padahal mereka baru bertemu. Namun Raisa seolah tahu jika Nadia itu wanita baik-baik.
Baru juga sepuluh menit dia mengunggah foto itu, namun sudah ada yang berkomentar. Dan ternyata dari fansnya. Namun saat ada pemberitahuan komentar baru, ternyata itu Lee young min.
Le young min berkomentar jika dia ingin berkenalan dengan wanita yang berfoto bersama Raisa.
'Tidak salah nih,' gumam Raisa sambil membaca komentar Lee young min. Ternyata Lee young min minta untuk di kenalkan dengan Nadia.
Raisa masih heran, ternyata Lee young min menyukai wanita berhijab.
°°°
Sambil menunggu novel ini Up, bisa sambil baca novel saya yang lain. Karena saya menulis 2 novel sekaligus & harus membagi waktu Up. Udah terlalu ngantuk, maaf babnya tidak panjang.
__ADS_1
Novel saya yang lain ada di bawah ini😊😊